Selasa, 03 Feb 2026 22:12 WIB

Polisi Gerebek Hotel Sparkling Surabaya, Diduga Ada Prostitusi Terselubung

Foto: Sparkling Hotel Surabaya
Foto: Sparkling Hotel Surabaya

selalu.id – Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya menggerebek Hotel Sparkling di Jalan Kayoon, Genteng, Surabaya, Sabtu (2/8/2025) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

 

Baca Juga: Pelaku Prostitusi dari Luar Surabaya Dipulangkan, Wali Kota Eri: Dolly Aman

Penggerebekan dilakukan atas dugaan praktik prostitusi terselubung yang terjadi di dalam hotel tersebut. Saat ini, pihak kepolisian masih mendalami kemungkinan adanya Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dalam kasus ini.

 

"Benar, ada penggerebekan di Hotel Sparkling. Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan untuk menelusuri dugaan TPPO," kata Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Rina Shanty Dewi Nainggolan kepada selalu.id, Senin (4/8/2025).

 

Baca Juga: Dari Moroseneng ke Dolly, Cak Yebe Beberkan Pusat Prostitusi Surabaya

Salah satu resepsionis hotel, Antok, juga membenarkan adanya penggerebekan. Namun ia mengaku tidak mengetahui detail kejadian lantaran tidak sedang bertugas saat itu.

 

"Saya kurang paham detailnya. Saat kejadian saya sedang tidak bertugas, petugas yang berjaga malam masih berada di Polres," ujarnya saat ditemui di lokasi, Minggu (3/8/2025).

Baca Juga: Dua Mucikari Ditangkap, DPRD Sebut Pemkot Surabaya Gagal Awasi Titik-titik Prostitusi

 

Hingga kini, polisi belum merinci jumlah korban maupun pihak yang diamankan dalam operasi tersebut. Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap jaringan yang diduga terlibat dalam praktik perdagangan manusia dan prostitusi di hotel tersebut.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.