Sabtu, 13 Jun 2026 15:24 WIB

Dari Moroseneng ke Dolly, Cak Yebe Beberkan Pusat Prostitusi Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 17 Nov 2025 18:35 WIB
Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko atau Cak Yebe
Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko atau Cak Yebe

selalu.id - Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko atau Cak Yebe menyoroti maraknya praktik prostitusi yang dinilai masih aktif di sejumlah titik Kota Pahlawan. Ia menyebut aktivitas prostitusi kini hadir dalam bentuk konvensional dan digital sehingga semakin sulit dikendalikan.

 

Baca Juga: Pelaku Prostitusi dari Luar Surabaya Dipulangkan, Wali Kota Eri: Dolly Aman

Yona mengatakan pihaknya telah berulang kali meminta Pemerintah Kota Surabaya memperketat pengawasan. Ia menekankan peran Satpol PP dan Bapemkesra yang membawahi lurah serta camat agar mengambil tindakan tegas di lokasi rawan.

 

“Kami berulangkali mengingatkan kepada Pemkot Surabaya melalui Satpol PP serta Bapemkesra yang menaungi lurah dan camat untuk tegas melakukan tindakan jika ada tempat-tempat yang ditengarai digunakan sebagai lokasi prostitusi,” ujarnya, Senin (17/11/2025).

 

Menurut politisi Gerindra itu, beberapa titik tetap beroperasi meski sudah ditertibkan, termasuk kawasan Moroseneng yang membutuhkan patroli intensif Satpol PP Benowo dari pukul 23.00 sampai 04.00 WIB.

 

“Termasuk tempat-tempat pijat tradisional berizin Pelayanan Kesehatan Tradisional dan penginapan yang diduga dipakai untuk layanan prostitusi online,” jelasnya.

 

Kawasan eks lokalisasi Dolly juga kembali masuk pantauan setelah operasi pada 16 November 2025. Dalam penindakan tersebut, petugas mengamankan dua pekerja seks komersial dan dua muncikari di sekitar Gang Dolly Putat Jaya Timur III B. Yona menyebut rumah kos dan wisma di sejumlah titik lain tetap dimanfaatkan untuk aktivitas serupa.

 

“Masih banyak lokasi rumah kos dan wisma yang meskipun tertutup secara formal, tetap digunakan untuk aktivitas prostitusi terselubung,” tegasnya.

Baca Juga: Polisi Ungkap Prostitusi di Putat Jaya, Wali Kota Eri Pastikan Dolly Bersih

 

Yona kembali mengingatkan regulasi yang mengatur sanksi prostitusi seperti Pasal 296 dan 506 KUHP, UU ITE, dan UU Tindak Pidana Perdagangan Orang.

 

“Maraknya praktik prostitusi terselubung baik konvensional maupun melalui platform digital jelas melanggar regulasi,” ucapnya.

 

Ia menilai penanganan tidak bisa diserahkan pada satu lembaga. Konsistensi seluruh perangkat pemerintahan dan kewaspadaan masyarakat menjadi kunci.

Baca Juga: Dua Mucikari Ditangkap, DPRD Sebut Pemkot Surabaya Gagal Awasi Titik-titik Prostitusi

 

“Dibutuhkan kesadaran, komitmen, dan konsistensi semua pihak untuk bersama-sama menciptakan Surabaya bersih dari prostitusi. Tanpa itu semua pasti akan sia-sia,” ujarnya.

 

Yona mengingatkan penutupan Dolly pada masa kepemimpinan Tri Rismaharini sebagai contoh keberhasilan upaya penertiban.

 

“Dampak besar prostitusi adalah merusak moral generasi muda dan citra kota Surabaya. Penutupan Dolly dulu menjadi prestasi yang mengakhiri label Surabaya sebagai kota dengan wisata esek-esek terbesar di Indonesia,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Peringati Harganas ke-33, KB Permanen di Jember Sasar 234 Perempuan dan 25 Laki-laki

Target akseptor MOW di Jember berkisar 250 peserta dan kini hampir seluruhnya telah terpenuhi.

Demi Tingkatkan Layanan ke Masyarakat, Polres Probolinggo Resmikan Gedung SPKT Baru

Kapolres Probolinggo juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas di SPKT agar mengedepankan sikap ramah, responsif, dan berorientasi pada solusi.

Diduga Ada yang Nyontek di Seleksi Direksi PDAM Delta Tirta, Begini Pengakuan Seorang Peserta

"Saya duduk bersebelahan dengan yang diduga pelaku. Selain saya, ada yang duduk di depan dan di belakang yang juga mengetahui kejadian tersebut," ungkap Sigit.

Lagi Asyik Latihan Musik, Motor Pemuda di Mojokerto Dicuri Maling

Sebelum beraksi, pelaku datang dua kali, pertama memantau keadaan dan dua kali motor langsung dibawa kabur.

Surabaya Jadi Percontohan Nasional Program Indonesia-UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Surabaya dipilih sebagai kota pertama pelaksanaan program karena dinilai memiliki komitmen kuat dalam pengelolaan sampah dan pengendalian pencemaran lingkungan.

Antar Penumpang ke Bandara Juanda, Driver Ojol Tewas Tertabrak Mobil

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat berkendara di kawasan bandara yang memiliki lalu lintas kendaraan cukup padat.