Kamis, 22 Okt 2026 05:27 WIB

Dua Mucikari Ditangkap, DPRD Sebut Pemkot Surabaya Gagal Awasi Titik-titik Prostitusi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 13 Okt 2025 18:37 WIB

selalu.id - Penangkapan dua mucikari di kawasan Klakahrejo, Benowo, oleh Polrestabes Surabaya mendapat sorotan dari DPRD Kota Surabaya. Ketua Komisi A, Yona Bagus Widyatmoko (Cak Yebe), menyebut keberhasilan aparat kepolisian itu bukan prestasi, melainkan tamparan keras bagi Pemerintah Kota Surabaya.

 

Baca Juga: Pelaku Prostitusi dari Luar Surabaya Dipulangkan, Wali Kota Eri: Dolly Aman

Menurut politisi Gerindra tersebut, tindakan Polrestabes Surabaya menunjukkan bahwa fungsi pengawasan Pemkot, Satpol PP, dan Forkopimcam setempat belum berjalan maksimal.

 

“Operasi tangkap tangan mucikari di Benowo oleh Polrestabes bukan prestasi, tapi tamparan keras untuk Pemkot Surabaya,” tegas Cak Yebe di ruang Komisi A DPRD Surabaya, Senin (13/10/2025).

 

Ia menjelaskan, kasus ini bermula dari hasil sidak anggota dewan di kawasan Sememi Jaya I dan II (Moroseneng), wilayah yang disebut masyarakat sebagai titik rawan prostitusi terselubung.

 

“Awalnya rekan kami di dewan melakukan sidak dan menemukan indikasi praktik prostitusi. Temuan itu sudah kami sampaikan dan minta Pemkot segera menegakkan aturan,” ujarnya.

 

Namun, kata dia, saat Forkopimcam Benowo bersama Satpol PP Surabaya menggelar razia pertama, petugas tidak menemukan bukti apa pun. Hal itu menimbulkan kecurigaan di kalangan dewan.

Baca Juga: Dari Moroseneng ke Dolly, Cak Yebe Beberkan Pusat Prostitusi Surabaya

 

“Kami curiga razia pertama itu bocor. Ketika tim kami dan rekan media turun, buktinya cukup kuat. Tapi begitu Forkopimcam datang, semua hilang. Ini seolah ada yang menutup-nutupi,” ujarnya.

 

Kecurigaan itu semakin kuat setelah Polrestabes Surabaya justru berhasil menangkap dua mucikari, beberapa pekerja seks, dan pemilik wisma dalam razia berikutnya.

 

“Kalau aparat penegak hukum bisa menemukan pelaku, sementara Forkopimcam tidak, ini aneh. Artinya ada yang salah dalam koordinasi atau informasi bocor ke pelaku. Razia itu harusnya mendadak, bukan diumumkan,” kata Cak Yebe.

Baca Juga: Benowo Jadi Fokus Perbaikan, Pemkot Surabaya Tutup Total Drainase untuk Pekerjaan Besar

 

Ia menilai Satpol PP dan jajaran kecamatan seharusnya lebih tanggap tanpa menunggu desakan dari DPRD. Menurutnya, aparat penegak perda tidak boleh menutup mata terhadap penyakit sosial yang masih tumbuh di berbagai titik Surabaya.

 

“Satpol PP jangan berlagak tuli. Mereka harus cepat tanggap. Jangan menunggu Dewan turun dulu baru bergerak. Kalau terus begini, kesannya menutup,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Antisipasi Kekeringan, Pemkab Mojokerto Salurkan 84 Tangki Air Bersih ke Trawas dan Ngoro

Langkah Pemkab Mojokerto ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan memastikan kebutuhan air bersih terpenuhi hingga musim hujan.

Polda Jatim Luncurkan Polisi Jogo Sekolah, Bentengi Siswa dari Bullying dan Narkoba

Irjen Dekananto memastikan Polisi Jogo Sekolah tidak akan berhenti sebagai kegiatan seremonial belaka, melainkan memberi manfaat nyata bagi pendidikan di Jatim.

DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Langkah ini didorong pengalaman pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak yang menuai protes setelah aturan tersebut disahkan.

Sindikat Pengoplos LPG Subsidi Digulung Polres Pasuruan, 8 Orang Diamankan

Nilai penjualan ditaksir mencapai Rp300 juta dengan proyeksi keuntungan pihak B-P hingga Rp1 miliar, yang kini masih terus didalami penyidik.

Pemkab Sidoarjo Jemput Bola Layanan Usaha, Minta Perusahaan Rekrut 80% Pekerja Lokal

Pemkab Sidoarjo meminta dunia usaha memberikan prioritas kepada warga ber-KTP Sidoarjo dalam perekrutan tenaga kerja melalui layanan one desk stop service.

DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Praktik tersebut dinilai sangat merugikan dan menghambat masa depan siswa untuk melanjutkan studi maupun melangkah ke dunia kerja.