Jumat, 05 Jun 2026 21:37 WIB

Pelaku Prostitusi dari Luar Surabaya Dipulangkan, Wali Kota Eri: Dolly Aman

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 23 Nov 2025 12:07 WIB
Susana tahun baru di Prostitusi Dolly saat masih aktif
Susana tahun baru di Prostitusi Dolly saat masih aktif

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan di kawasan eks lokalisasi Dolly dan Moroseneng untuk mencegah bangkitnya praktik prostitusi terselubung.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memastikan aktivitas tersebut bukan terjadi di area inti Dolly, melainkan di rumah-rumah kos di sekitar.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

“Dolly-nya clear, aman. Di sana sudah ada usaha yang berjalan, seperti sentra sepatu. Ini (penindakan praktik asusila) adanya di kos-kosan,” tegas Eri Cahyadi, Minggu (23/11/2025).

Eri mengungkapkan, mayoritas pelaku yang terjaring razia bukan warga Surabaya. Mereka akan dipulangkan setelah menjalani pembinaan di shelter milik Pemkot.

“Kami cek dulu apakah warga Surabaya atau bukan. Kalau warga Surabaya dibina supaya tidak mengulanginya. Kalau bukan, akan kami koordinasikan dengan daerah asal,” ujarnya.

Untuk mencegah praktik serupa, Pemkot bersama DPRD tengah merumuskan Peraturan Daerah (Perda) tentang rumah kos. Aturan baru ini melarang kos campur laki-laki dan perempuan di kawasan permukiman.

“Kalau campur itu nanti bisa ditiru anak-anak kecil. Jadi kos laki-laki harus laki-laki semua, perempuan juga begitu,” jelasnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Eri juga meminta peran aktif warga agar tidak menyewakan kos kepada orang yang dicurigai serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.

“Kami meminta warga ikut menjaga kampungnya dan melaporkan jika ada gelagat prostitusi terselubung,” tegasnya.

Selain pengawasan, Pemkot juga mengevaluasi sentra UMKM dan wisata edukasi di eks Dolly agar kembali ramai dan produktif.

Baca Juga: Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

“Saya perintahkan Dinkopumdag mengevaluasi semua SWK dan UMKM. Kalau sepi, komoditasnya harus disesuaikan dengan kebutuhan pasar,” kata Eri.

Program wisata edukasi juga akan digerakkan bersama Karang Taruna dan pemuda setempat. Bahkan, Pemkot menyiapkan alokasi anggaran Rp5 juta per wilayah pada 2026 untuk mengaktifkan kegiatan Gen Z.

“Kita tidak ingin Pemkot yang menggerakkan, tapi pemuda di sana yang menjalankan supaya mereka ikut memiliki dan menjaga,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.