Sabtu, 13 Jun 2026 16:48 WIB

Pelaku Prostitusi dari Luar Surabaya Dipulangkan, Wali Kota Eri: Dolly Aman

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 23 Nov 2025 12:07 WIB
Susana tahun baru di Prostitusi Dolly saat masih aktif
Susana tahun baru di Prostitusi Dolly saat masih aktif

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan di kawasan eks lokalisasi Dolly dan Moroseneng untuk mencegah bangkitnya praktik prostitusi terselubung.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, memastikan aktivitas tersebut bukan terjadi di area inti Dolly, melainkan di rumah-rumah kos di sekitar.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Nasional Program Indonesia-UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

“Dolly-nya clear, aman. Di sana sudah ada usaha yang berjalan, seperti sentra sepatu. Ini (penindakan praktik asusila) adanya di kos-kosan,” tegas Eri Cahyadi, Minggu (23/11/2025).

Eri mengungkapkan, mayoritas pelaku yang terjaring razia bukan warga Surabaya. Mereka akan dipulangkan setelah menjalani pembinaan di shelter milik Pemkot.

“Kami cek dulu apakah warga Surabaya atau bukan. Kalau warga Surabaya dibina supaya tidak mengulanginya. Kalau bukan, akan kami koordinasikan dengan daerah asal,” ujarnya.

Untuk mencegah praktik serupa, Pemkot bersama DPRD tengah merumuskan Peraturan Daerah (Perda) tentang rumah kos. Aturan baru ini melarang kos campur laki-laki dan perempuan di kawasan permukiman.

“Kalau campur itu nanti bisa ditiru anak-anak kecil. Jadi kos laki-laki harus laki-laki semua, perempuan juga begitu,” jelasnya.

Baca Juga: Ternyata, Ini Penyebab Aliran Air di Tambaksari Surabaya Tidak Lancar

Eri juga meminta peran aktif warga agar tidak menyewakan kos kepada orang yang dicurigai serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.

“Kami meminta warga ikut menjaga kampungnya dan melaporkan jika ada gelagat prostitusi terselubung,” tegasnya.

Selain pengawasan, Pemkot juga mengevaluasi sentra UMKM dan wisata edukasi di eks Dolly agar kembali ramai dan produktif.

Baca Juga: Masa Depanku Direnggut: Kisah Sedih Gadis Surabaya Dilecehkan sang Pelatih

“Saya perintahkan Dinkopumdag mengevaluasi semua SWK dan UMKM. Kalau sepi, komoditasnya harus disesuaikan dengan kebutuhan pasar,” kata Eri.

Program wisata edukasi juga akan digerakkan bersama Karang Taruna dan pemuda setempat. Bahkan, Pemkot menyiapkan alokasi anggaran Rp5 juta per wilayah pada 2026 untuk mengaktifkan kegiatan Gen Z.

“Kita tidak ingin Pemkot yang menggerakkan, tapi pemuda di sana yang menjalankan supaya mereka ikut memiliki dan menjaga,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Semarak Piala Dunia 2026, Warga Desa Medali di Mojokerto Pasang 48 Bendera Kontestan

Sebanyak 48 bendera yang berlaga di piala dunia itu didapatkan dari anggaran yang diperoleh dari iuran secara sukarela.

Sekretariat DPRD Jatim Kembangkan Tanaman Hidroponik, Sri Wahyuni Mengapresiasi

Di area depan ruangan Fraksi PDI-P, terlihat deretan tanaman hidroponik yang ditanam menggunakan media pipa paralon tersusun rapi.

Peringati Harganas ke-33, KB Permanen di Jember Sasar 234 Perempuan dan 25 Laki-laki

Target akseptor MOW di Jember berkisar 250 peserta dan kini hampir seluruhnya telah terpenuhi.

Demi Tingkatkan Layanan ke Masyarakat, Polres Probolinggo Resmikan Gedung SPKT Baru

Kapolres Probolinggo juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas di SPKT agar mengedepankan sikap ramah, responsif, dan berorientasi pada solusi.

Diduga Ada yang Nyontek di Seleksi Direksi PDAM Delta Tirta, Begini Pengakuan Seorang Peserta

"Saya duduk bersebelahan dengan yang diduga pelaku. Selain saya, ada yang duduk di depan dan di belakang yang juga mengetahui kejadian tersebut," ungkap Sigit.

Lagi Asyik Latihan Musik, Motor Pemuda di Mojokerto Dicuri Maling

Sebelum beraksi, pelaku datang dua kali, pertama memantau keadaan dan dua kali motor langsung dibawa kabur.