Kamis, 04 Jun 2026 05:41 WIB

Kasus Jenazah Wanita dalam Kardus di Gresik Terungkap, Polisi Tangkap 1 Tersangka

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu
Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu

selalu.id – Seorang perempuan ditemukan tewas terbungkus kardus di Gresik, Jawa Timur. Korban diketahui bernama Sevi Ayu Claudia (30), seorang driver ojek online asal Sidoarjo. Polisi berhasil menangkap pelaku, pria berinisial SR (36), di tempat kontrakannya di Dusun Bibis, Desa Menganti, Kecamatan Menganti, Gresik, pada Senin pagi (28/7) sekitar pukul 07.15 WIB.

 

Baca Juga: Melihat Dari Dekat Penganiayaan hingga Pembunuhan Istri dan Mertua di Mojokerto

Kepala Polres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, menyampaikan bahwa korban dan pelaku telah saling mengenal sejak 2021 karena memiliki profesi yang sama. Konflik antara keduanya bermula dari janji korban pada 2023, yang menyebut bisa membantu SR menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dengan imbalan Rp5 juta.

 

“Namun janji itu tak pernah terealisasi. Tersangka terus menagih uangnya, namun korban selalu mengulur waktu dengan jawaban ‘besok, besok, dan besok’,” ujar Rovan saat konferensi pers, Selasa (29/7/2025).

 

Kekecewaan dan tekanan ekonomi membuat SR menyusun rencana pembunuhan. Ia memancing korban dengan dalih pekerjaan lepas di toko fotokopi miliknya, Fotocopy Jaya Makmur, yang berlokasi di Perum Griya Bhayangkara Permai, Sidoarjo.

 

Pada Sabtu sore (26/7) sekitar pukul 16.45 WIB, korban datang ke lokasi tanpa memberi tahu siapa pun. SR lalu mengajak Sevi masuk ke ruang kerja. Di ruangan itu, SR memukul bagian belakang kepala korban dengan alat pemotong kertas. Sevi sempat melawan, tetapi terus dihantam hingga tak sadarkan diri dan meninggal di tempat.

 

Baca Juga: Langkah Serius Pemkot dalam Atasi Kemacetan Jalur Penghubung Surabaya-Gresik

Berdasarkan hasil autopsi sementara, tim forensik menemukan cairan berwarna putih pada tubuh korban. Sampel telah dikirim ke laboratorium untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui jenis cairan tersebut.

 

Kepolisian mulai melakukan penyelidikan setelah keluarga korban cemas karena Sevi tidak pulang hingga malam. Ibunya, tante, dan sepupu mencoba menghubungi korban sejak pukul 22.00 WIB, tetapi tak mendapat respons. Sevi diketahui berpamitan kepada ibunya sekitar pukul 16.00 WIB tanpa menyebutkan tujuan.

 

Korban belum menikah dan tidak memiliki anak. Tragedi ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga dan orang terdekat.

Baca Juga: Tak Sampai Setengah Hari, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Sekuriti di Sukomanunggal

 

Kapolres Gresik mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan. “Laporkan melalui hotline Lapor Kapolres atau datang langsung ke kantor polisi terdekat. Respons cepat adalah bagian dari komitmen kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat,” kata Rovan.

 

Kasus ini kini dalam pendalaman lebih lanjut oleh Satreskrim Polres Gresik. Tersangka SR dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.