Minggu, 01 Feb 2026 23:19 WIB

Pria Tewas Dengan Luka Bacok di Wonokusumo Surabaya, Identitas Belum Diketahui

Kapolsek Semampir, Kompol Herry Iswanto sedang memeriksa jasad korban.
Kapolsek Semampir, Kompol Herry Iswanto sedang memeriksa jasad korban.

selalu.id – Seorang pria ditemukan tewas dalam kondisi bersimbah darah di pertigaan kawasan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Surabaya, pada Minggu (18/1) dini hari sekitar pukul 04.10 WIB. Korban tergeletak dalam posisi terlentang dengan luka bacok di bagian perut dan sudah tidak bernyawa ketika ditemukan warga sekitar.

Kapolsek Semampir, Kompol Herry Iswanto, mengonfirmasi peristiwa dugaan pembunuhan tersebut. Menurutnya, petugas segera bergerak ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah menerima laporan dari warga.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

“Begitu menerima laporan tentang adanya orang tergeletak dengan kondisi tidak baik, kami bersama tim piket fungsi langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan area dan melakukan pemeriksaan awal,” ujar Kompol Herry.

Pemeriksaan awal di lapangan menyatakan korban meninggal dunia di tempat. Hingga saat ini, identitas korban masih belum dapat dipastikan karena tidak ditemukan dokumen pengenal pada tubuhnya. Namun, petugas menemukan satu unit sepeda motor Honda Stylo berwarna abu-abu dengan nomor polisi L 5506 DAM yang terparkir menggunakan standar samping tidak jauh dari lokasi kejadian, yang diduga merupakan kendaraan milik korban.

Proses pengolahan TKP melibatkan berbagai pihak terkait, antara lain personel Pamapta Polres Pelabuhan Tanjung Perak, tim Identifikasi Forensik (Inafis), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Semampir. Selama penyelidikan awal, petugas juga telah mengumpulkan keterangan dari tiga orang saksi, termasuk penjaga warung kopi dan warga sekitar yang berada di lokasi saat kejadian.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Putus 2 Kontraktor Proyek Pompa Air Karena Wanprestasi

Sekitar pukul 06.15 WIB, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans milik Pemerintah Kota Surabaya ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jawa Timur untuk menjalani pemeriksaan visum et repertum guna mengetahui penyebab kematian secara pasti.

Kasus ini kini menjadi tanggung jawab Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Polisi sedang mendalami berbagai kemungkinan motif kejadian serta melakukan upaya maksimal untuk menemukan pelaku yang diduga melarikan diri setelah peristiwa terjadi.

“Kami masih melakukan penyelidikan mendalam terkait motif dan juga sedang mencari jejak pelaku dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal,” tambah Kompol Herry.

Baca Juga: Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Iptu Suroto, membenarkan penemuan korban tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh proses penyelidikan masih berlangsung dan pihaknya juga terus berupaya mengungkap identitas korban melalui berbagai jalur.

“Penyelidikan terhadap kasus ini masih berjalan terus sesuai prosedur hukum. Selain itu, tim juga sedang melakukan berbagai upaya untuk mengetahui siapa korban sebenarnya,” pungkasnya.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.