Minggu, 06 Sep 2026 20:00 WIB

Vaksin Jadi Syarat Wajib, Jemaah Umrah Diimbau Siap Sejak Dini

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 25 Jun 2025 14:40 WIB
Memahami Regulasi Umrah 2025/1447
Memahami Regulasi Umrah 2025/1447

selalu.id – Perjalanan umrah tahun 2025 membawa penyesuaian regulasi kesehatan. Pemerintah Arab Saudi menetapkan kewajiban vaksinasi meningitis dan polio bagi seluruh jemaah, menyusul temuan kasus penularan setelah kepulangan jemaah ke Indonesia.

Hal itu disampaikan dalam seminar bertajuk Memahami Regulasi Umrah 2025/1447 yang digelar Forum Komunikasi Pengusaha Travel Umrah Haji (FK Patuh) Jawa Timur di Deka Hotel Surabaya, Rabu (25/6/2025).

Baca Juga: Tak Perlu Jauh, Jamaah Haji dan Traveller dari Pasuruan Kini Bisa Vaksin di RSUD Grati

Ketua FK Patuh Jatim, Ahmad Bajuri, mengatakan bahwa dua jenis vaksin kini menjadi syarat wajib keberangkatan.

“Kalau tahun lalu vaksin polio belum wajib, sekarang sudah jadi keharusan. Ini karena ada jemaah yang pulang ke Indonesia terpapar polio,” kata Bajuri.

Ia juga mengingatkan bahwa sistem pemeriksaan vaksin akan diperketat, termasuk di bandara keberangkatan. Jemaah diminta tidak menggunakan kartu vaksin palsu.

“Kalau ketahuan palsu atau belum vaksin, bisa gagal berangkat. Pemeriksaannya ketat,” tegasnya.

Baca Juga: Disertasi Doktor Unair Ungkap Disharmonisasi Pengaturan Hak Atas Tanah Pasca UU Cipta Kerja

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan RSUD dr Soetomo, dr Ari Baskoro, menjelaskan bahwa risiko penyakit menular meningkat karena jemaah berasal dari berbagai negara, termasuk kawasan endemis seperti Afrika dan Timur Tengah.

“Meskipun Indonesia tidak endemis meningitis atau polio, risiko tetap tinggi karena kondisi berdesakan, seperti di Mina yang hanya 0,8 meter persegi per orang,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa vaksin berfungsi sebagai pencegahan, bukan pengobatan, dan idealnya diberikan satu bulan sebelum keberangkatan agar antibodi terbentuk secara optimal.

Baca Juga: Pengabdian Dr. Etty Harjanti Diapresiasi Pemprov Jatim dengan Lecana Jer Basuki Mawa Beya Perak

“Dua minggu sebelum keberangkatan masih boleh, tapi idealnya satu bulan,” ujarnya.

dr Ari juga menambahkan bahwa tidak ada kewajiban karantina bagi jemaah umrah, kecuali jika sedang sakit. Ia menekankan bahwa vaksinasi penting untuk membangun imunitas, terutama bagi jemaah lanjut usia yang lebih rentan tertular.

“Kalau usia 60 tahun ke atas, sistem imun sudah lemah. Potensi tertular lebih tinggi,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.