Sabtu, 06 Jun 2026 06:08 WIB

Vaksin Jadi Syarat Wajib, Jemaah Umrah Diimbau Siap Sejak Dini

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 25 Jun 2025 14:40 WIB
Memahami Regulasi Umrah 2025/1447
Memahami Regulasi Umrah 2025/1447

selalu.id – Perjalanan umrah tahun 2025 membawa penyesuaian regulasi kesehatan. Pemerintah Arab Saudi menetapkan kewajiban vaksinasi meningitis dan polio bagi seluruh jemaah, menyusul temuan kasus penularan setelah kepulangan jemaah ke Indonesia.

Hal itu disampaikan dalam seminar bertajuk Memahami Regulasi Umrah 2025/1447 yang digelar Forum Komunikasi Pengusaha Travel Umrah Haji (FK Patuh) Jawa Timur di Deka Hotel Surabaya, Rabu (25/6/2025).

Baca Juga: Tak Perlu Jauh, Jamaah Haji dan Traveller dari Pasuruan Kini Bisa Vaksin di RSUD Grati

Ketua FK Patuh Jatim, Ahmad Bajuri, mengatakan bahwa dua jenis vaksin kini menjadi syarat wajib keberangkatan.

“Kalau tahun lalu vaksin polio belum wajib, sekarang sudah jadi keharusan. Ini karena ada jemaah yang pulang ke Indonesia terpapar polio,” kata Bajuri.

Ia juga mengingatkan bahwa sistem pemeriksaan vaksin akan diperketat, termasuk di bandara keberangkatan. Jemaah diminta tidak menggunakan kartu vaksin palsu.

“Kalau ketahuan palsu atau belum vaksin, bisa gagal berangkat. Pemeriksaannya ketat,” tegasnya.

Baca Juga: Disertasi Doktor Unair Ungkap Disharmonisasi Pengaturan Hak Atas Tanah Pasca UU Cipta Kerja

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan RSUD dr Soetomo, dr Ari Baskoro, menjelaskan bahwa risiko penyakit menular meningkat karena jemaah berasal dari berbagai negara, termasuk kawasan endemis seperti Afrika dan Timur Tengah.

“Meskipun Indonesia tidak endemis meningitis atau polio, risiko tetap tinggi karena kondisi berdesakan, seperti di Mina yang hanya 0,8 meter persegi per orang,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa vaksin berfungsi sebagai pencegahan, bukan pengobatan, dan idealnya diberikan satu bulan sebelum keberangkatan agar antibodi terbentuk secara optimal.

Baca Juga: Pengabdian Dr. Etty Harjanti Diapresiasi Pemprov Jatim dengan Lecana Jer Basuki Mawa Beya Perak

“Dua minggu sebelum keberangkatan masih boleh, tapi idealnya satu bulan,” ujarnya.

dr Ari juga menambahkan bahwa tidak ada kewajiban karantina bagi jemaah umrah, kecuali jika sedang sakit. Ia menekankan bahwa vaksinasi penting untuk membangun imunitas, terutama bagi jemaah lanjut usia yang lebih rentan tertular.

“Kalau usia 60 tahun ke atas, sistem imun sudah lemah. Potensi tertular lebih tinggi,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.