Rabu, 22 Jul 2026 12:35 WIB

Vaksin Jadi Syarat Wajib, Jemaah Umrah Diimbau Siap Sejak Dini

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 25 Jun 2025 14:40 WIB
Memahami Regulasi Umrah 2025/1447
Memahami Regulasi Umrah 2025/1447

selalu.id – Perjalanan umrah tahun 2025 membawa penyesuaian regulasi kesehatan. Pemerintah Arab Saudi menetapkan kewajiban vaksinasi meningitis dan polio bagi seluruh jemaah, menyusul temuan kasus penularan setelah kepulangan jemaah ke Indonesia.

Hal itu disampaikan dalam seminar bertajuk Memahami Regulasi Umrah 2025/1447 yang digelar Forum Komunikasi Pengusaha Travel Umrah Haji (FK Patuh) Jawa Timur di Deka Hotel Surabaya, Rabu (25/6/2025).

Baca Juga: Tak Perlu Jauh, Jamaah Haji dan Traveller dari Pasuruan Kini Bisa Vaksin di RSUD Grati

Ketua FK Patuh Jatim, Ahmad Bajuri, mengatakan bahwa dua jenis vaksin kini menjadi syarat wajib keberangkatan.

“Kalau tahun lalu vaksin polio belum wajib, sekarang sudah jadi keharusan. Ini karena ada jemaah yang pulang ke Indonesia terpapar polio,” kata Bajuri.

Ia juga mengingatkan bahwa sistem pemeriksaan vaksin akan diperketat, termasuk di bandara keberangkatan. Jemaah diminta tidak menggunakan kartu vaksin palsu.

“Kalau ketahuan palsu atau belum vaksin, bisa gagal berangkat. Pemeriksaannya ketat,” tegasnya.

Baca Juga: Disertasi Doktor Unair Ungkap Disharmonisasi Pengaturan Hak Atas Tanah Pasca UU Cipta Kerja

Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan RSUD dr Soetomo, dr Ari Baskoro, menjelaskan bahwa risiko penyakit menular meningkat karena jemaah berasal dari berbagai negara, termasuk kawasan endemis seperti Afrika dan Timur Tengah.

“Meskipun Indonesia tidak endemis meningitis atau polio, risiko tetap tinggi karena kondisi berdesakan, seperti di Mina yang hanya 0,8 meter persegi per orang,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa vaksin berfungsi sebagai pencegahan, bukan pengobatan, dan idealnya diberikan satu bulan sebelum keberangkatan agar antibodi terbentuk secara optimal.

Baca Juga: Pengabdian Dr. Etty Harjanti Diapresiasi Pemprov Jatim dengan Lecana Jer Basuki Mawa Beya Perak

“Dua minggu sebelum keberangkatan masih boleh, tapi idealnya satu bulan,” ujarnya.

dr Ari juga menambahkan bahwa tidak ada kewajiban karantina bagi jemaah umrah, kecuali jika sedang sakit. Ia menekankan bahwa vaksinasi penting untuk membangun imunitas, terutama bagi jemaah lanjut usia yang lebih rentan tertular.

“Kalau usia 60 tahun ke atas, sistem imun sudah lemah. Potensi tertular lebih tinggi,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.