Senin, 07 Sep 2026 04:35 WIB

FK UNAIR dan LUMC Belanda Perkuat Kerja Sama Akademik dan Riset Kesehatan

  • Penulis : Ading
  • | Sabtu, 04 Okt 2025 15:05 WIB

selalu.id – Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) menerima kunjungan resmi dari Leids Universitair Medisch Centrum (LUMC) Belanda di Ruang Sidang A FK UNAIR, Senin (6/10/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penguatan kerja sama akademik dan penelitian antara kedua institusi yang telah terjalin selama bertahun-tahun.

 

Baca Juga: Disertasi Doktor Unair Ungkap Disharmonisasi Pengaturan Hak Atas Tanah Pasca UU Cipta Kerja

Kunjungan tersebut juga menjadi ajang perkenalan dekan baru dari masing-masing fakultas kedokteran. Prof. Dr. Eighty Mardiyan Kurniawati, dr., Sp.OG., Subsp.Urogin-RE, Dekan FK UNAIR periode 2025–2030 sekaligus dekan perempuan pertama FK UNAIR, secara resmi menyambut Prof. dr. Marlies Reinders, Profesor Ilmu Penyakit Dalam dan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Leiden.

 

Kedua pemimpin perempuan ini diharapkan membawa semangat baru dalam memperkuat kolaborasi global, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan.

 

“Kami merasa terhormat menerima kunjungan dari LUMC yang telah menjadi mitra kerja sama kami selama bertahun-tahun. Melalui pertemuan ini, kami berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat semakin diperkuat, tidak hanya dalam bidang akademik dan penelitian, tetapi juga dalam pengembangan layanan kesehatan yang berdampak bagi masyarakat luas,” ujar Prof. Eighty.

 

Ia menambahkan, hubungan antara FK UNAIR dan LUMC merupakan wujud komitmen universitas dalam internasionalisasi pendidikan.

 

“FK UNAIR berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi lintas negara. Dengan dukungan LUMC, kami percaya kerja sama ini akan membawa manfaat besar bagi pengembangan pendidikan kedokteran di Indonesia,” tambahnya.

 

Dalam kesempatan yang sama, LUMC juga menegaskan komitmennya untuk memperluas kerja sama lintas fakultas di Universitas Airlangga, tidak hanya dengan FK, tetapi juga dengan Fakultas Vokasi dan Fakultas Kesehatan Masyarakat.

 

Di FK UNAIR, kemitraan lama kedua institusi kembali diperkuat melalui penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) yang mencakup empat bidang utama:

 

1. Pertukaran mahasiswa,

 

Baca Juga: Pengabdian Dr. Etty Harjanti Diapresiasi Pemprov Jatim dengan Lecana Jer Basuki Mawa Beya Perak

 

2. Pertukaran staf pengajar dan peneliti,

 

 

3. Diskusi kasus pasien di bidang penyakit dalam, ortopedi, bedah saraf, obstetri, dan ginekologi,

 

 

4. Kolaborasi penelitian dan pengembangan akademik antara Indonesia dan Belanda.

 

Baca Juga: Vaksin Jadi Syarat Wajib, Jemaah Umrah Diimbau Siap Sejak Dini

 

 

Selain itu, LUMC juga menjalin kemitraan dengan rumah sakit pendidikan di Surabaya, yaitu RS Universitas Airlangga dan RSUD Dr. Soetomo, untuk peningkatan mutu layanan kesehatan dan penelitian klinis.

 

Delegasi LUMC turut melakukan kunjungan kehormatan ke Rektorat Universitas Airlangga guna memperkuat sinergi di tingkat universitas. Sebagai rangkaian kegiatan, pada Selasa (7/10/2025), Prof. Annemeike dari LUMC yang juga menjabat sebagai Adjunct Professor di FK UNAIR dijadwalkan memberikan kuliah tamu (Guest Lecture) bagi mahasiswa dan dosen.

 

Kedua institusi menegaskan komitmen untuk terus memperluas kerja sama di bidang akademik, riset, dan pelayanan kesehatan yang berdampak positif bagi masyarakat.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.