Kamis, 04 Jun 2026 18:59 WIB

Pengabdian Dr. Etty Harjanti Diapresiasi Pemprov Jatim dengan Lecana Jer Basuki Mawa Beya Perak

  • Penulis : Ading
  • | Rabu, 15 Okt 2025 08:42 WIB
Dr. Etty Melani Harjanti, Ketua Yayasan Karya Mulia Surabaya
Dr. Etty Melani Harjanti, Ketua Yayasan Karya Mulia Surabaya

selalu.id – Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan Piagam Tanda Kehormatan Lencana Jer Basuki Mawa Beya Perak kepada Dr. Etty Melani Harjanti, Ketua Yayasan Karya Mulia Surabaya, atas dedikasinya di bidang sosial dan pendidikan inklusif. Penghargaan tersebut diberikan pada peringatan Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur, Sabtu (12/10/2025).

 

Baca Juga: Disertasi Doktor Unair Ungkap Disharmonisasi Pengaturan Hak Atas Tanah Pasca UU Cipta Kerja

Dr. Etty merupakan alumni Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) angkatan 1973 dan putri dari almarhum Prof. Harjono, Sp.OG., dan Sri Rahadjeng, pendiri Sekolah Luar Biasa (SLB) Tunarungu Karya Mulia Surabaya. Ia menerima penghargaan itu dengan rasa haru dan syukur.

 

“Dari kecil saya sudah berada di lingkungan sosial seperti ini, sehingga terbiasa dan tumbuh rasa sayang kepada mereka yang membutuhkan,” ujarnya dalam wawancara yang dikutip dari Jawa Pos.

 

Sebagai Ketua Yayasan Pembina Anak-Anak Tunarungu Karya Mulia, Dr. Etty melanjutkan pengabdian kedua orang tuanya. Ia mengakui mengelola sekolah sosial bukan hal mudah, sebab sebagian besar peserta didik berasal dari keluarga menengah ke bawah. Namun semangatnya untuk memberikan kesempatan pendidikan setara tidak pernah surut.

 

Ia membuat sejumlah inovasi pendidikan, menyesuaikan kurikulum dengan potensi masing-masing anak, serta menyediakan fasilitas penunjang keterampilan seperti salon, percetakan, mesin jahit, dan komputer. “Kami siapkan mereka agar siap di dunia kerja. Siswa SMA juga kami fasilitasi program PKL. Pendidikan karakter kami tanamkan sejak dini,” jelasnya.

Baca Juga: FK UNAIR dan LUMC Belanda Perkuat Kerja Sama Akademik dan Riset Kesehatan

 

Menurut Dr. Etty, kebahagiaan terbesarnya adalah melihat siswa berkembang dan mandiri. “Masuk TK mereka belum bisa bicara. Ketika akhirnya bisa mengucapkan satu kata saja, itu sudah merupakan prestasi dan kebahagiaan luar biasa bagi orang tua,” ujarnya.

 

Banyak alumni Karya Mulia kini bekerja di berbagai sektor, seperti hotel, minimarket, dan perusahaan swasta. “Saya bahagia ketika mendengar anak-anak diterima bekerja di berbagai tempat. Bahkan ada yang gajinya lebih besar dari gurunya. Alhamdulillah,” ungkapnya.

 

Baca Juga: Vaksin Jadi Syarat Wajib, Jemaah Umrah Diimbau Siap Sejak Dini

Selain mengelola sekolah, Dr. Etty aktif dalam kegiatan sosial bersama Swayanaka, BK3S, dan berbagai komunitas lansia. “Setiap hari selalu ada kegiatan yang bermanfaat. Semua dijalani dengan rasa syukur,” tuturnya.

 

Dedikasi Dr. Etty Harjanti dinilai mencerminkan nilai pengabdian dan semangat sosial yang diwariskan keluarganya. Sosoknya menjadi teladan bagi dunia pendidikan dan sosial di Jawa Timur.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Wabup Mimik ajak Pelajar Sidoarjo Bijak Gunakan Teknologi

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menegaskan bahwa nilai utama yang harus dimiliki setiap manusia adalah kebermanfaatan bagi sesama.

Perawat RS Waluyo Jati Probolinggo yang Ngaku Dibegal Itu Ternyata Hoaks, Alasannya Bikin Emosi

Diketahui sebelumnya, Nugroho, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, itu mengaku dibegal pada Senin (1/6/2026) malam.

Pecah Ban, Pikap Terguling di Tol SuMo 1 Tewas 2 Luka

pikap berwarna putih itu oleng lantaran sopir tidak bisa mengendalikan dan sempat menabrak guardrail atau pembatas jalan sisi kanan dan terguling.

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.