Minggu, 01 Feb 2026 13:53 WIB

Hilang Lima Hari dan Ditemukan di Madura, Begini Penjelasan Kusnadi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 09 Jun 2025 17:38 WIB
Kusnadi (dok Polsek Balongbendo)
Kusnadi (dok Polsek Balongbendo)

selalu.id – Mantan Ketua DPRD Jawa Timur, Kusnadi, akhirnya memberikan klarifikasi usai dinyatakan hilang selama lima hari. Ia membantah kabar penculikan dan menjelaskan bahwa dirinya pergi ke Pamekasan, Madura, untuk mencari pengobatan alternatif sekaligus menghindari lebaran sendirian.

 

Baca Juga: DPC PDIP Magetan Buka Rekrutmen Anggota Baru, Sasar Generasi Muda

“Terus terang saya tidak diculik, tidak menghilang, tidak melarikan diri, dan tidak dianiaya. Saya memang pergi dengan teman ke Madura karena ingin cari obat alternatif. Saya tinggal di pesantren, malah dikasih makan sate dan gulai pas lebaran haji,” kata Kusnadi kepada wartawan, Senin (9/6/2025).

 

Kusnadi menjelaskan bahwa dua minggu sebelum keberangkatan, seorang temannya dari Pamekasan datang ke tempat tinggalnya di peternakan ayam di Balongbendo, Sidoarjo. Teman tersebut berniat membuka Warung Madura dan kerap menginap meskipun hanya tidur di kursi.

 

“Waktu itu saya mikir, masa lebaran saya sendirian di kandang ayam? Saya juga sedang bosan karena dua tahun terakhir berjuang melawan kanker getah bening. Saya sudah 17 kali kemo dan kondisi tubuh sering gatal luar biasa, apalagi kalau menjelang kemo lagi,” ujarnya.

 

Karena alasan kesehatan dan kebutuhan batin, Kusnadi ikut temannya pulang ke Pamekasan. Di sana, ia tinggal beberapa hari di sebuah pesantren dan menjalani pengobatan tradisional. Ia mendapat doa, serta dibekali air, minyak, dan salep herbal.

 

Terkait tidak adanya kabar selama lima hari, Kusnadi menjelaskan bahwa ponselnya tertinggal di mobil saat keberangkatan dan baru dikembalikan pada Sabtu malam. Saat itu, kondisi ponselnya sudah mati kehabisan daya.

 

“Itu HP saya ditaruh di belakang jok mobil. Saya lupa ngambil pas turun. Baru Sabtu malam dikembalikan, kondisinya sudah mati. Saya pinjam charger teman, tapi colokannya beda. Baru tadi malam jam 11 bisa ngecas,” ungkapnya.

Baca Juga: Gila! Ternyata Begini Alur Suap Dana Hibah Pokir DPRD Jatim

 

Setelah ponselnya aktif kembali, ia segera membaca pemberitaan dan langsung menghubungi anaknya.

 

“Pagi-pagi buta dia langsung jemput ke Pamekasan. Saya sadar, saya salah karena tidak memberi kabar. Tapi bukan tidak mau, memang keadaannya seperti itu,” katanya.

 

Kusnadi juga menepis dugaan penculikan dan menegaskan bahwa orang yang menjemputnya adalah teman lama, bukan orang asing.

Baca Juga: Pengakuan Istri Siri Kusnadi dalam Kasus Korupsi Pokir DPRD Jatim: Dapat Rumah hingga Mobil Mewah

 

“Saya kenal baik dengan mereka. Kami memang tidak satu angkatan, tapi dulu satu organisasi kemahasiswaan. Mereka bantu saya selama di sana,” katanya.

 

Ia menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga, masyarakat, dan aparat kepolisian atas kegaduhan yang terjadi.

 

“Saya mohon maaf kepada semua pihak. Terutama anak saya yang sampai panik. Ini jadi pelajaran buat saya. Sekali lagi saya tegaskan: saya sehat, saya tidak diculik, dan saya tidak ingin menyulitkan siapa pun,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.

Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Selain pembangunan baru, pemkot juga melakukan normalisasi saluran dengan pengerukan sedimentasi menggunakan alat berat serta tenaga satuan tugas (Satgas).

Konflik Lahan di Jember Masih Rawan, DPRD Dorong Peran Posbakum Desa

Konflik tersebut tidak hanya terjadi di kawasan pedesaan, tetapi juga merambah wilayah perkotaan dan berpotensi memicu gesekan sosial di tengah masyarakat.

Surabaya Mulai Kewalahan Tampung Hujan Ekstrem, 12 Sistem Drainase Diperbesar

Pada 2026, DSDABM melakukan intervensi terhadap 12 dari total 30 sistem drainase yang ada di Surabaya.

Hadapi Hujan Februari 2026, Surabaya Tambah 5 Rumah Pompa Baru

Lima rumah pompa baru akan dibangun di beberapa lokasi rawan, di antaranya sekitar Gereja Bethany, kawasan Semolo, Nginden, serta Teluk Betung.

Pemkot Surabaya Putus 2 Kontraktor Proyek Pompa Air Karena Wanprestasi

Dua proyek itu berada di Jalan Ahmad Yani dekat Taman Pelangi serta kawasan Tengger Kandangan Surabaya.