Jumat, 05 Jun 2026 20:54 WIB

Gebyar HTTS 2025 di Surabaya: Aksi Kreatif Serukan Generasi Muda Bebas Rokok

Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) 2025,
Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) 2025,

selalu.id – Dalam rangka memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia (HTTS) 2025, Research Group Tobacco Control Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya serta mitra lintas sektor menggelar Gebyar HTTS 2025 di Taman Bungkul, Minggu (1/6/2025).

 

Baca Juga: Cukai Eksesif Naik, Produktifitas Industri Rokok Susut

Mengusung tema “Surabaya Bersinergi Wujudkan Generasi Muda Hebat Tanpa Rokok”, kegiatan ini diikuti lebih dari 500 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum hingga mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi.

 

Rangkaian acara dimulai dengan senam sehat, dilanjutkan pertunjukan seni dan edukasi oleh mahasiswa dan komunitas mitra. Sejumlah aksi kreatif juga digelar, seperti kampanye membawa kemasan rokok raksasa (giant cigarette packaging), papan tanda bertuliskan "Protecting Children from Tobacco Industry Interference", aksi tukar rokok dengan pisang, cek kesehatan, tes fungsi paru (faal paru), hingga layanan konseling berhenti merokok.

 

Tak hanya itu, orasi publik juga digelar di area Car Free Day untuk mengajak masyarakat tidak merokok di ruang terbuka dan menyampaikan dampak rokok terhadap kesehatan, sosial, dan ekonomi. Kegiatan ini merupakan puncak rangkaian lomba poster tingkat SMP bertema "Lindungi Generasi, Wujudkan Indonesia Emas 2045", yang diikuti 60 siswa dari berbagai sekolah di Surabaya.

 

Gebyar HTTS 2025 juga dilaksanakan serentak di sejumlah kota/kabupaten di Jawa Timur melalui kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi, yakni Universitas Wiraraja (Sumenep), Universitas Islam Darussalam (Ponorogo), Universitas STRADA (Kediri), Universitas Jember (Jember), Universitas Negeri Malang (Malang), Universitas Trunojoyo (Bangkalan), STIKes Bakti Husada (Madiun), Universitas NU Pasuruan (Pasuruan), IIK NU Tuban (Tuban), dan Universitas Ibrahimy (Situbondo).

 

Tema global HTTS 2025 dari WHO, "Unmasking the Appeal: Exposing Industry Tactics on Tobacco and Nicotine Products", menyoroti pentingnya advokasi untuk menghentikan penargetan terhadap anak muda oleh industri tembakau. Upaya ini menekankan perlunya kontribusi dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah dalam melindungi generasi muda dari taktik manipulatif industri tembakau.

 

Baca Juga: Produksi Rokok Indonesia Alami Penurunan di 2024

Pemerintah Kota Surabaya sendiri telah memiliki landasan hukum pengendalian tembakau melalui Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2019 dan Peraturan Wali Kota Nomor 110 Tahun 2021 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Namun, implementasinya membutuhkan dukungan aktif dari masyarakat yang sadar akan bahaya rokok dan pengaruh industri.

 

Dekan FKM Universitas Airlangga, Prof. Dr. Santi Martini, dr., M.Kes., mengajak anak muda Surabaya berperan aktif dalam kampanye pengendalian tembakau.

“Generasi muda yang kuat dan sehat lahir dari kesadaran kolektif untuk hidup tanpa rokok. Mari terus berkolaborasi menciptakan lingkungan bersih dan bebas asap rokok,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Nanik Sukristina, S.KM., M.Kes., menegaskan pentingnya Perda KTR sebagai instrumen regulasi yang memperkuat perlindungan terhadap masyarakat, khususnya anak-anak dan remaja.

Baca Juga: Catat! Pemkot Surabaya Juga Bakal Larang Penjualan Rokok Eceran di Tahun 2023

“Perda KTR bukan sekadar aturan, melainkan komitmen bersama untuk melindungi kesehatan publik,” katanya.

 

Ketua kegiatan, Dr. Arief Hargono, drg., M.Kes., menyampaikan apresiasi atas dukungan para mitra yang telah menyukseskan acara ini.

“Gebyar HTTS 2025 membuktikan bahwa sinergi lintas sektor sangat mungkin diwujudkan untuk menyelamatkan generasi muda dari bahaya rokok. Semoga menjadi inspirasi gerakan serupa di daerah lain,” pungkasnya.

 

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

izin yang telah diterbitkan diduga tidak mencantumkan ketentuan jam operasional sebagaimana diatur dalam peraturan daerah.

Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Surabaya dipilih sebagai lokasi awal karena telah memiliki berbagai inisiatif pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.