Kamis, 22 Okt 2026 22:10 WIB

Produksi Rokok Indonesia Alami Penurunan di 2024

Foto: Ilustrasi rokok
Foto: Ilustrasi rokok

selalu.id - Produksi rokok Indonesia pada Maret 2024 atau bulan Ramadan mencapai 27,88 miliar batang. Jumlah ini terbilang kecil jika dibandingkan dengan data historis saat Ramadan sebelum pandemi Covid-19.

Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, menunjukkan produksi rokok pada Maret yang mencapai 27,88 miliar atau naik 6,29 persen dibandingkan Februari tahun ini month to month (mtm). Namun, produksi tersebut turun 5,33 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu secara year on year (yoy).

Sebagai catatan, Maret 2024 adalah periode Ramadhan dimana produksi rokok biasanya mencapai salah satu puncaknya. Perusahaan akan menggenjot produksi rokok untuk memenuhi tingginya permintaan selama Lebaran.

Data historis sebelum pandemi Covid-19 (2017-2019) menunjukkan produksi rokok pada Ramadan selalu di atas 30 miliar batang. Pada periode tersebut Ramadhan jatuh pada awal atau pertengahan Mei.

Pada awal Pandemi 2020, produksi rokok bahkan masih menembus 29,5 miliar batang pada April di mana terdapat awal Ramadan. Produksi rokok baru melandai pada Ramadan 2021-2022. Produksi rokok kembali naik pada Ramadan 2023 (akhir Maret) yakni 29,45 miliar batang.

Namun, produksinya menurun pada Ramadhan tahun ini menjadi 27,88 miliar batang. Secara keseluruhan, produksi rokok pada Januari-Maret 2024 atau kuartal I -2024 mencapai 71,50 miliar batang. Jumlah tersebut adalah yang terendah kedua dalam enam tahun terakhir.

Jumlah produksi rokok pada kuartal I-2024 hanya lebih baik dibandingkan Januari-Maret 2023 tetapi kalah jauh dibandingkan kuartal I-2019 (79 miliar batang), kuartal I-2020 (79 miliar batang), kuartal I-2021 (74,61 miliar batang), dan kuartal I-2022 (85,69 miliar batang). 

Baca Juga: Cukai Eksesif Naik, Produktifitas Industri Rokok Susut

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir cukup besar.

Polda Jatim Amankan 11 Orang Diduga Pembuat Onar saat Demo di Grahadi Surabaya

Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti cairan tiner, minuman keras jenis arak, senjata keling (knuckle), hingga beberapa telepon seluler.

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.

Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

Muhammad Saifuddin mengungkapkan, dari target awal 3.000 santri penerima beasiswa pada 2026, baru sekitar 700 santri yang terealisasi.

Kanwil Kemenag Jatim Luncurkan Aplikasi El-Santri pada Hari Santri 2026, Ini Kegunaannya

Syaikhul Hadi menekankan pentingnya sikap adaptif dan inovatif agar ilmu yang dimiliki mampu menjawab tantangan zaman. 

Soal Isu Kredit Fiktif Rp690 Juta, BRI Nganjuk Tegaskan Sesuai Prosedur

BRI Nganjuk juga telah memanggil pihak keluarga terkait untuk duduk bersama. Ruang mediasi dibuka guna mencari jalan keluar terbaik sesuai regulasi.