Senin, 02 Feb 2026 23:18 WIB

Surabaya Bakal Reaktivasi Siskamling dan Tangkal Curanmor Lewat Satgas RW

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 27 Mei 2025 14:06 WIB
Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi
Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi

Pemerintah Kota Surabaya menggagas pembentukan satuan tugas (satgas) keamanan di tingkat Rukun Warga (RW) sebagai upaya menekan angka pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Program ini mengadopsi konsep Siskamling berbasis pendekatan Kampung Tangguh yang pernah efektif saat pandemi COVID-19.

 

Baca Juga: Sikapi Isu Penculikan Anak, Wali Kota Eri Terbitkan Surat Edaran Pencegahan

Sebagai tahap awal, Pemkot menunjuk 500 RW sebagai proyek percontohan. Nantinya, satgas RW akan bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang melibatkan kolaborasi antara pemerintah, kepolisian, dan TNI.

 

Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Azhar Kahfi, menyambut baik rencana ini. Ia menilai penguatan pengawasan di tingkat kampung sangat penting untuk merespons potensi tindak kriminal.

 

“Keamanan lingkungan tidak mengenal waktu. Karena itu, keberadaan Satgas RW penting untuk menjaga kewaspadaan selama 24 jam,” ujar Kahfi, Selasa (27/5/2025).

 

Namun ia mengingatkan, rekrutmen anggota satgas harus dilakukan selektif, dengan pelatihan yang memadai.

 

“Jangan asal rekrut. Harus ada pelatihan agar mereka bisa mengenali potensi kejahatan dan tahu cara melapor yang benar ke aparat,” tegasnya.

 

Politisi Fraksi Gerindra ini juga menyoroti pentingnya dasar hukum agar peran Satgas RW tidak tumpang tindih dengan aparat resmi seperti Satpol PP, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

 

Baca Juga: Jam Malam Anak Dinilai Efektif, Wali Kota Eri Soroti Peran Kampung Pancasila

“Struktur kerja harus jelas. Jangan sampai terjadi tumpang tindih kewenangan. Harus ada cantolan hukum dan modul pelatihan yang mengacu pada prinsip praduga tak bersalah,” katanya.

 

Selain itu, Kahfi mendorong partisipasi aktif masyarakat, mulai dari pemasangan CCTV secara mandiri, ronda malam, hingga pengawasan lingkungan berbasis komunitas.

 

“Biasanya warga baru waspada setelah kejadian. Padahal jika sistem antisipatif dibangun sejak awal, potensi kriminal bisa ditekan,” ungkapnya.

 

Namun ia mengakui belum ada alokasi anggaran untuk pengadaan CCTV pada tahun ini. “Mudah-mudahan tahun depan bisa masuk dalam pembahasan. Harapannya bisa disalurkan ke kampung-kampung yang paling membutuhkan,” ujarnya.

Baca Juga: Surabaya Darurat Curanmor, DPRD Surabaya Desak Patroli Ditingkatkan di Jam Rawan

 

Menurutnya, pengadaan CCTV harus dibarengi dengan sistem pemantauan yang terpusat dan terorganisasi.

 

“Siapa yang akan memantau rekaman CCTV kalau tidak ada relawan resmi? Relawan tanpa insentif biasanya tidak bertahan lama,” katanya. Jika pemantauan teknologi belum optimal, ronda malam dinilai bisa menjadi alternatif efektif.

 

“Yang paling penting adalah keterlibatan aktif dari masyarakat,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.