Kamis, 04 Jun 2026 21:32 WIB

Jam Malam Anak Dinilai Efektif, Wali Kota Eri Soroti Peran Kampung Pancasila

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 16 Jul 2025 17:56 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id — Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut kebijakan jam malam bagi anak-anak di Surabaya semakin efektif dalam membentuk karakter dan mendukung kesiapan belajar pelajar.

 

Baca Juga: Kenakalan Remaja di Surabaya Tahun Ini Disebut Turun, Apa Iya?

Menurutnya, efektivitas ini tak lepas dari peran aktif Kampung Pancasila dan Satgas di setiap lingkungan yang menjaga keamanan serta membimbing generasi muda.

 

“Alhamdulillah, efektivitasnya sungguh luar biasa. Saya mengucapkan terima kasih kepada Satgas Kampung Pancasila di setiap perkampungan atas upaya menjaga kerukunan,” kata Wali Kota Eri, Rabu (16/7/2025).

 

Ia menegaskan, dengan lingkungan yang terjaga, anak-anak dapat tumbuh sebagai pribadi berkarakter kebangsaan dan keagamaan yang kuat, serta berakhlakul karimah.

 

Eri juga menekankan bahwa pembentukan karakter anak bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi hasil sinergi semua elemen masyarakat.

 

“Jam malam ini bukan larangan, tapi pembatasan agar anak-anak melakukan kegiatan positif dan terhindar dari hal-hal negatif, tentunya dengan pemantauan orang tua,” jelasnya.

 

Wali Kota Eri turut mengapresiasi peran aktif orang tua di Surabaya dalam membimbing anak-anak mereka.

 

“Alhamdulillah, peran orang tua dalam membimbing anak-anaknya juga sangat luar biasa. Terima kasih kepada seluruh orang tua di Kota Surabaya,” ujarnya.

Baca Juga: 26 Pelajar Terlibat Demo Ricuh, Wali Kota Surabaya Ketatkan Jam Malam

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Yusuf Masruh, mendukung penuh penerapan jam malam. Ia meyakini, kebijakan ini dapat mengoptimalkan proses belajar anak.

 

Menurutnya, kebijakan ini sejalan dengan program Kementerian Pendidikan tentang Tujuh Praktik Pembiasaan Anak Indonesia Hebat.

 

“Jika kita menerapkan jam malam, anak-anak akan terbiasa tidur lebih awal. Harapannya, mereka akan lebih segar saat pembelajaran,” paparnya.

 

Baca Juga: Razia Jam Malam Anak di Surabaya Libatkan TNI-Polri

Yusuf menilai, dampak positif jam malam terlihat pada perkembangan kognitif dan emosional anak.

 

“Kalau anak-anak segar, perkembangan kognitif dan emosional mereka akan optimal. Sebaliknya, jika tidur terlalu larut, organ tubuh tidak akan mendukung,” tambahnya.

 

Dispendik juga mendorong kolaborasi erat antara orang tua dan sekolah, termasuk dalam membiasakan anak-anak tidur lebih awal.

 

“Kolaborasi ini menjadi kunci menciptakan generasi pelajar yang unggul dan berkarakter,” tutupnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Gugat MK Soal Masa Berlaku SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.