Kamis, 04 Jun 2026 20:57 WIB

Surabaya Darurat Curanmor, DPRD Surabaya Desak Patroli Ditingkatkan di Jam Rawan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 08 Jun 2025 12:08 WIB

Selalu.id– Maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Surabaya mendapat sorotan serius dari Komisi A DPRD Kota Surabaya. 

Anggota Komisi A, Tubagus Lukman Amin, menyebut Surabaya saat ini berada dalam kondisi “darurat curanmor” seiring meningkatnya aksi kejahatan yang dinilai semakin nekat, terutama menjelang momen-momen besar seperti Hari Raya.

Baca Juga: Polemik Pajak Rumah Kos di Surabaya Tuai Protes

Menurut Tubagus, Pemkot Surabaya sebenarnya telah memiliki sistem pengamanan yang cukup lengkap, mulai dari Satpol PP yang tersebar hingga tingkat kelurahan, hingga dukungan dari aparat TNI dan Polri. 

Namun ia menegaskan, kunci utama tetap terletak pada keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Di tingkat RW sebenarnya sudah ada program seperti Jogo Kampung dan siskamling. Tapi ini perlu terus digerakkan. Pelaku curanmor sekarang makin berani, meski sudah ada CCTV tetap nekat beraksi,” ujarnya, Minggu (8/6/2025).

Baca Juga: Bahagianya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polda Jatim

Ketua Fraksi PKB ini juga menyebut modus kejahatan kini makin oportunistik. Pelaku kerap memanfaatkan kelengahan sekecil apapun untuk melancarkan aksinya. 

“Begitu ada kesempatan, langsung disikat. Ini butuh gerakan bersama. Polisi RW, Satpol PP, semua harus terlibat aktif. Tapi yang paling penting adalah peran masyarakat itu sendiri,” tegasnya.

Ia menyoroti bahwa dalam waktu singkat, puluhan pelaku berhasil ditangkap. Namun, kasusnya terus bermunculan dan bahkan ada pelaku yang berulang. “Februari lalu saja, dalam waktu tak sampai dua bulan sudah ada 41 pelaku yang ditangkap. Tapi hingga April-Mei ini, kasusnya belum juga mereda,” ungkap Tubagus.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas

Untuk itu, ia mendorong adanya koordinasi yang lebih erat antara seluruh unsur pengamanan kota mulai dari kepolisian, TNI, Satpol PP, hingga elemen masyarakat di tingkat RT dan RW.

“Satpol PP harus lebih masif melakukan patroli, terutama di jam-jam rawan dan titik-titik yang sering terjadi tindak kriminal. Kolaborasi ini penting agar masyarakat merasa aman,” pungkasnya.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Wabup Mimik ajak Pelajar Sidoarjo Bijak Gunakan Teknologi

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menegaskan bahwa nilai utama yang harus dimiliki setiap manusia adalah kebermanfaatan bagi sesama.

Perawat RS Waluyo Jati Probolinggo yang Ngaku Dibegal Itu Ternyata Hoaks, Alasannya Bikin Emosi

Diketahui sebelumnya, Nugroho, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, itu mengaku dibegal pada Senin (1/6/2026) malam.