Selasa, 20 Okt 2026 03:43 WIB

Surabaya Darurat Curanmor, DPRD Surabaya Desak Patroli Ditingkatkan di Jam Rawan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 08 Jun 2025 12:08 WIB

Selalu.id– Maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Surabaya mendapat sorotan serius dari Komisi A DPRD Kota Surabaya. 

Anggota Komisi A, Tubagus Lukman Amin, menyebut Surabaya saat ini berada dalam kondisi “darurat curanmor” seiring meningkatnya aksi kejahatan yang dinilai semakin nekat, terutama menjelang momen-momen besar seperti Hari Raya.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

Menurut Tubagus, Pemkot Surabaya sebenarnya telah memiliki sistem pengamanan yang cukup lengkap, mulai dari Satpol PP yang tersebar hingga tingkat kelurahan, hingga dukungan dari aparat TNI dan Polri. 

Namun ia menegaskan, kunci utama tetap terletak pada keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Di tingkat RW sebenarnya sudah ada program seperti Jogo Kampung dan siskamling. Tapi ini perlu terus digerakkan. Pelaku curanmor sekarang makin berani, meski sudah ada CCTV tetap nekat beraksi,” ujarnya, Minggu (8/6/2025).

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

Ketua Fraksi PKB ini juga menyebut modus kejahatan kini makin oportunistik. Pelaku kerap memanfaatkan kelengahan sekecil apapun untuk melancarkan aksinya. 

“Begitu ada kesempatan, langsung disikat. Ini butuh gerakan bersama. Polisi RW, Satpol PP, semua harus terlibat aktif. Tapi yang paling penting adalah peran masyarakat itu sendiri,” tegasnya.

Ia menyoroti bahwa dalam waktu singkat, puluhan pelaku berhasil ditangkap. Namun, kasusnya terus bermunculan dan bahkan ada pelaku yang berulang. “Februari lalu saja, dalam waktu tak sampai dua bulan sudah ada 41 pelaku yang ditangkap. Tapi hingga April-Mei ini, kasusnya belum juga mereda,” ungkap Tubagus.

Baca Juga: 40 Rumah di Jalan Ubi Surabaya Terancam Kehilangan Akses Jalan, DPRD Bilang Begini

Untuk itu, ia mendorong adanya koordinasi yang lebih erat antara seluruh unsur pengamanan kota mulai dari kepolisian, TNI, Satpol PP, hingga elemen masyarakat di tingkat RT dan RW.

“Satpol PP harus lebih masif melakukan patroli, terutama di jam-jam rawan dan titik-titik yang sering terjadi tindak kriminal. Kolaborasi ini penting agar masyarakat merasa aman,” pungkasnya.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).