Minggu, 01 Nov 2026 11:26 WIB

Tegas! Pemkot Surabaya Ancam Tutup RHU yang Tidak Patuhi Prokes

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 27 Jan 2022 00:36 WIB
Balai kota Surabaya
Balai kota Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya membuat surat edaran yang menyerukan tempat usaha serta Rumah Hiburan Umum (RPH) agar tetap mengikuti protokol kesehatan selama operasional usahanya. Ini dilakukan lantaran banyak tempat usaha yang mulai kendor menerapkan prokes.

Surat edaran bernomor 300/262/436.7.18/2022 tertanggal 24 Januari 2022 tersebut dikeluarkan oleh Satpol PP

Baca Juga: Melihat dari Dekat Pasar Induk Surabaya: Fasilitas Lengkap, Bebas Biaya Sewa Lapak

"Jadi saya buat surat edaran itu, mengingatkan kembali kepada seluruh pengusaha," kata Kepala Satpol PP, Eddy Christijanto, saat dihubungi selalu.id pada Selasa (25/1/2022) malam.

Eddy menjelaskan dalam surat edaran tersebut, ada tiga hal aturan yang diwajibkan kepada seluruh pengelola usaha. Yakni pertama kegiatan usaha harus menerapkan protokol kesehatan

"Yang kedua mengoptimalkan QR bercode pedulindungi. Saat ini kan yang pakai QR pedulindungi selama ini jarang dipakai. Cuma dipajang itu aja,"ujarnya

Yang ketiga adalah pemberlakuan jam operasional. Untuk tempat usaha yang buka jam 10.00 WIB pagi, wajib tutup pukul 22.00 WIB. Sedangkan, yang buka pukul 18.00 WIB, wajib tutup pukul 00.00 WIB.

"Kami mengingatkan kembali agar lebih displin. Semuanya kegiatan usaha mulai PKL, kafe, minimarket, mal, restoran termasuk RHU kita berikan surat edaran mengingatkan kembali," jelasnya.

Baca Juga: Pelaku yang Loncat ke Sungai Usai Bacok Pemobil di Surabaya Belum Ditemukan

Eddy menceritakan, dirinya pernah masuk ke salah satu mal yang ada di Surabaya dan mendapati berkurangnya kedisiplinan masyarakat terkait prokes, salah satunya penggunaan PeduliLindungi.

"Ada penemuan ketika kita masuk di salah satu mal, ada yang tidak pakai PeduliLindungi bisa masuk," terangnya.

Eddy menegaskan, jika ditemukan tempat usaha yang tidak mematuhi aturan sesuai surat edaran, maka Pemkot Surabaya tidak segan menindak hingga menutup tempat usaha tersebut.

Baca Juga: Cekcok Berujung Pembacokan di Surabaya, 1 Pelaku Belum Ditemukan usai Lompat Sungai

"Nanti kami tindak kalau melakukan pelanggaran. Sanksi sesuai perwali 67,"tegas Eddy.

Eddy juga menjelaskan bahwa Pemkot Surabaya akan terus menggelar swab hunter yang menyasar tempat-tempat ramai.

"Kita lakukan tiap malam minggu (swab hunter) seluruh wilayah di 31 kecamatan di Surabaya," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Harga Emas Antam Hari Ini: Jual dan Beli Turun Bunda, Ini Rinciannya 

Pergerakan harga emas Antam Logam Mulia umumnya dipengaruhi oleh harga emas global serta nilai tukar rupiah.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Waspada Orang Kedua, Tapi Keberuntungan dan Uang Masih Oke

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Sah! Hairul Syapril Sholeh Nahkoda Baru IKAPMII Jember 2026–2031

Kepengurusan baru ini diharapkan menjadi momentum memperkuat soliditas alumni sekaligus meningkatkan peran IKAPMII dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah

Bantu Pemulihan Pasokan Air Bersih, SIER Salurkan Dua Tandon Air bagi Warga Terdampak Kebakaran Gunung Arjuno

selalu.id - PT Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui program Tanggung Jawab

Bupati Jember Gus Fawait Turun Gunung Sosialisasikan Layanan Bunga Desaku

Gus Fawait menegaskan bahwa pengurusan administrasi kependudukan, khususnya Kartu Tanda Penduduk (KTP), tidak dipungut biaya.

Melihat Tradisi Tedak Sinten di Nganjuk, Sebar Uang Koin hingga Jadi Rebutan

selalu.id - Warga Dusun Kepuhtelu, Desa Balongrejo, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk masih melestarikan tradisi adat Jawa Piton-Piton atau yang juga dikenal