Selasa, 20 Okt 2026 08:41 WIB

Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 02 Feb 2026 09:44 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Dok. Humas Pemkot Surabaya).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Dok. Humas Pemkot Surabaya).

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta para pengusaha segera melapor jika lahan usahanya digunakan untuk parkir oleh oknum tanpa izin. 

Laporan tersebut diarahkan ke Satgas Anti-Preman dan Mafia Tanah untuk ditindaklanjuti.

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Eri mengungkapkan masih ada kemungkinan praktik penggunaan lahan milik pelaku usaha yang dimanfaatkan sebagai area parkir tanpa persetujuan pemilik.

Menurutnya, pengusaha tidak perlu menghadapi persoalan itu sendiri dan diminta segera melapor jika menemukan kasus serupa.

“Kalau ada lahan usaha yang dipakai parkir oleh oknum tanpa izin, silakan lapor ke Satgas Anti-Preman,” tegas Eri, Senin (2/2/2026). 

Ia menjelaskan, Satgas Anti-Preman dan Mafia Tanah Surabaya melibatkan unsur kepolisian dan TNI bersama pemerintah daerah. 

Laporan yang masuk disebut akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

"Saya dengan Cak Ji (Wakil Wali Kota Armuji) tidak bisa jalan sendiri, pasti bergabung dengan keamanan. Lalu kemudian kalau pengusaha tidak lapor, gimana bisa mengerti kalau lahannya ditempati. Jadi tolong laporkan itu biar diambil (ditindaklanjuti),” jelas Eri. 

Eri mengaitkan persoalan tersebut dengan upaya penataan sistem parkir di Surabaya yang saat ini mulai diarahkan ke sistem pembayaran non-tunai dan penertiban parkir liar. 

"Jadi nggak bisa langsung, seperti QRIS misalnya, sempat diprotes warga. Akhirnya, kami alihkan non tunai pakai e-tol. Nah, akhirnya kami sudah sediakan dua (metode pembayaran) pilihan, pakai QRIS dan e-tol, juga parkir berlangganan,” katanya. 

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

Menurutnya, pembenahan sistem diperlukan agar pengelolaan parkir tidak memicu persoalan baru di lapangan.

Di sisi lain, Eri menekankan pentingnya partisipasi pelaku usaha dalam menyampaikan laporan. 

Tanpa laporan, pemerintah mengaku kesulitan mendeteksi adanya dugaan penguasaan lahan parkir secara tidak sah.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.