Kamis, 04 Jun 2026 13:20 WIB

Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 02 Feb 2026 09:44 WIB
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Dok. Humas Pemkot Surabaya).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Dok. Humas Pemkot Surabaya).

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta para pengusaha segera melapor jika lahan usahanya digunakan untuk parkir oleh oknum tanpa izin. 

Laporan tersebut diarahkan ke Satgas Anti-Preman dan Mafia Tanah untuk ditindaklanjuti.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Eri mengungkapkan masih ada kemungkinan praktik penggunaan lahan milik pelaku usaha yang dimanfaatkan sebagai area parkir tanpa persetujuan pemilik.

Menurutnya, pengusaha tidak perlu menghadapi persoalan itu sendiri dan diminta segera melapor jika menemukan kasus serupa.

“Kalau ada lahan usaha yang dipakai parkir oleh oknum tanpa izin, silakan lapor ke Satgas Anti-Preman,” tegas Eri, Senin (2/2/2026). 

Ia menjelaskan, Satgas Anti-Preman dan Mafia Tanah Surabaya melibatkan unsur kepolisian dan TNI bersama pemerintah daerah. 

Laporan yang masuk disebut akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

"Saya dengan Cak Ji (Wakil Wali Kota Armuji) tidak bisa jalan sendiri, pasti bergabung dengan keamanan. Lalu kemudian kalau pengusaha tidak lapor, gimana bisa mengerti kalau lahannya ditempati. Jadi tolong laporkan itu biar diambil (ditindaklanjuti),” jelas Eri. 

Eri mengaitkan persoalan tersebut dengan upaya penataan sistem parkir di Surabaya yang saat ini mulai diarahkan ke sistem pembayaran non-tunai dan penertiban parkir liar. 

"Jadi nggak bisa langsung, seperti QRIS misalnya, sempat diprotes warga. Akhirnya, kami alihkan non tunai pakai e-tol. Nah, akhirnya kami sudah sediakan dua (metode pembayaran) pilihan, pakai QRIS dan e-tol, juga parkir berlangganan,” katanya. 

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Menurutnya, pembenahan sistem diperlukan agar pengelolaan parkir tidak memicu persoalan baru di lapangan.

Di sisi lain, Eri menekankan pentingnya partisipasi pelaku usaha dalam menyampaikan laporan. 

Tanpa laporan, pemerintah mengaku kesulitan mendeteksi adanya dugaan penguasaan lahan parkir secara tidak sah.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.