Selasa, 03 Feb 2026 23:15 WIB

Terminal Petikemas Surabaya Raih Penghargaan Gold di Indonesia Regulatory Compliance Award 2025

Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2025
Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2025

selalu.id – Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Pada ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards (IRCA) 2025 yang diselenggarakan Hukumonline di Jakarta, 9 Mei 2025 lalu, TPS berhasil meraih penghargaan “Notable Enterprise in Regulatory Compliance (Gold)” di sektor Transportation (Storage and Logistic).

 

Baca Juga: Pelindo Petikemas Luruskan Kabar Antrean Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak 

Penghargaan bergengsi ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan keberhasilan TPS dalam menerapkan prinsip kepatuhan dan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). Acara Regulatory Roundtable Series dan Awards Night tersebut dihadiri oleh para pelaku bisnis dan pakar hukum dari berbagai sektor.

 

Hukumonline, sebagai penyelenggara, menilai TPS sebagai perusahaan yang tidak hanya sekadar memenuhi kewajiban hukum, tetapi juga mengintegrasikan kepatuhan sebagai strategi bisnis yang berlandaskan integritas. Hal ini tercermin dari komitmen TPS untuk bertransformasi menjadi Terminal Petikemas dengan kinerja kelas dunia.

 

Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Palupi, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan tersebut. “Penghargaan ini merupakan bukti nyata komitmen kami dalam menjaga keberlanjutan bisnis TPS sebagai bagian dari keluarga besar Pelindo dan SubHolding Terminal Petikemas (SPTP),” ujarnya.

 

Erika menerangkan bahwa kepatuhan terhadap regulasi dan prinsip GCG merupakan fondasi utama dalam operasional perusahaan. Penerapan standar kepatuhan sebagai budaya perusahaan, yang mengutamakan transparansi dan integritas, memastikan seluruh kegiatan bisnis minimal sesuai dengan regulasi yang berlaku.

 

Baca Juga: Pelindo Terminal Petikemas Gelar Pelatihan BLS untuk 30 Peserta di Surabaya

Keberhasilan TPS meraih penghargaan ini merupakan hasil dari penerapan standar kepatuhan secara berkelanjutan. Salah satu strategi yang diterapkan adalah penerbitan Pedoman Pemeriksaan Kepatuhan Hukum Atas Dokumen Perusahaan, yang menjadi acuan dalam proses pemeriksaan kepatuhan internal. "Pedoman ini secara berkala diperbarui untuk menyesuaikan dengan dinamika regulasi dan bisnis," imbuhnya.

 

Lebih lanjut, manajemen TPS aktif terlibat dalam berbagai program kepatuhan, menjadi role model bagi seluruh pekerja dalam menjalankan tugas dengan integritas dan kepatuhan. Dalam upaya mendukung sosialisasi dan pengelolaan peraturan, baik internal maupun eksternal, TPS memanfaatkan berbagai platform digital.

 

Platform Portaverse milik PT Pelabuhan Indonesia (Persero) digunakan untuk pembelajaran berbasis web dan mobile, memfasilitasi sharing knowledge antar entitas di Group Pelindo. Sementara untuk pengelolaan peraturan internal, TPS menggunakan E-regulation dan TPSshare.

Baca Juga: TPS Surabaya Dukung Pemberdayaan Petani Mangrove Lewat Program Restorasi Pesisir

 

Senada, Direktur Utama TPS, Wahyu Widodo, menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan untuk beroperasi berdasarkan prinsip tata kelola yang baik, transparansi, dan akuntabilitas. Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa implementasi kepatuhan dan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik berperan penting dalam mendukung keberlanjutan bisnis.

 

"Kepatuhan hukum dan integritas adalah bagian integral dari pengelolaan bisnis TPS. Kami akan terus menjaga dan mengembangkan kebijakan-kebijakan yang mendukung tata kelola perusahaan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab,” tegas Wahyu.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.