Senin, 07 Sep 2026 03:47 WIB

Dukung Bulan K3 Nasional 2026

Pelindo Terminal Petikemas Gelar Pelatihan BLS untuk 30 Peserta di Surabaya

Simulasi keterampilan pertolongan pertama efektif, termasuk penanganan henti napas, henti jantung, serta penggunaan peralatan keselamatan dasar. (Dok. Humas Terminal Petikemas Surabaya).
Simulasi keterampilan pertolongan pertama efektif, termasuk penanganan henti napas, henti jantung, serta penggunaan peralatan keselamatan dasar. (Dok. Humas Terminal Petikemas Surabaya).

selalu.id – PT Pelindo Terminal Petikemas melalui Direktorat Operasi menyelenggarakan pelatihan Basic Life Support (BLS) di Ruang Toba, Gedung Customer Service Lantai 2 Terminal Petikemas Surabaya (TPS). 

Kegiatan ini diselenggarakan untuk mendukung Bulan Kesehatan, Keselamatan, dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026.
 
Sebanyak 30 peserta dari berbagai unit kerja di wilayah Surabaya mengikuti pelatihan, antara lain dari PT Pelindo Terminal Petikemas, Terminal Petikemas Surabaya (TPS), Terminal Teluk Lamong (TTL), serta unit kerja terkait lainnya sesuai surat perintah resmi. 

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Peserta terdiri dari personel Health, Safety, Security and Environment (HSSE) hingga petugas operasional yang memiliki peran krusial dalam menangani kondisi darurat di lingkungan kerja.
 
Pelatihan ini membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan pertolongan pertama efektif, termasuk penanganan henti napas, henti jantung, serta penggunaan peralatan keselamatan dasar. Hal ini dianggap penting mengingat dinamika operasional industri kepelabuhanan yang tinggi.
 
Plh Sekretaris Perusahaan TPS, Pragola Jiwa Suryanto menyatakan bahwa pelatihan BLS merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat budaya K3. 

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

"Dinamika operasional industri kepelabuhanan yang sangat tinggi mengharuskan setiap insan perusahaan memiliki kemampuan dasar dalam memberikan pertolongan pertama pada kondisi darurat," katanya kepada selalu.id, Jumat (30/1/2026).
 
Menurut Pragola, kegiatan ini selaras dengan arahan Pelindo Group dalam rangka Bulan K3 Nasional 2026. 

Peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor kunci untuk menciptakan operasional yang aman, andal, dan berkelanjutan. 

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

"Kami akan terus mendorong peningkatan kompetensi pekerja agar standar keselamatan dan keamanan kerja terjaga dengan baik di seluruh area terminal," jelasnya.
 
Pihaknya berharap peserta dapat menerapkan keahlian yang diperoleh dan memperkuat budaya K3, sehingga operasional dapat berjalan secara aman dan berkelanjutan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Gangguan dilaporkan terjadi di sejumlah kawasan, mulai dari Banyu Urip, Lakarsantri, Gunung Sari, Babatan, Wiyung, Manukan, Kedurus, Petemon, dan lainnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.