Sabtu, 14 Feb 2026 07:49 WIB

TPS Surabaya Dukung Pemberdayaan Petani Mangrove Lewat Program Restorasi Pesisir

selalu.id - Terminal Petikemas Surabaya, anak usaha Pelindo Terminal Petikemas, meluncurkan program keberlanjutan bertajuk Menanam Harapan Menjaga Keberlanjutan. Program ini difokuskan pada pemulihan ekosistem pesisir sekaligus pemberdayaan ekonomi petani mangrove.

Melalui kerja sama dengan Kelompok Petani Mangrove Kompak Mandiri Lestari, TPS mendukung pembibitan 10.000 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata. Kegiatan tersebut menjadi sumber penghasilan tambahan bagi petani di tengah ketidakpastian pendapatan akibat perubahan musim dan kondisi lingkungan pesisir.

Baca Juga: Peringati Bulan K3 Nasional 2026, TPK Perawang Perkuat Budaya Keselamatan Kerja

Salah satu anggota kelompok, Moch. Toha, yang juga berprofesi sebagai nelayan pesisir, menyampaikan manfaat program tersebut. “Kalau melaut tidak selalu bisa setiap hari. Dengan pembibitan mangrove, kami tetap punya penghasilan yang lebih pasti untuk biaya sekolah anak dan kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Baca Juga: Pacu Arus Peti Kemas, Pelindo Optimis Ekspor Indonesia Menguat di 2026

Ketua Kelompok Kompak Mandiri Lestari, Shodiq Machfudz, mengatakan program pembibitan mangrove tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan, tetapi juga membangun rasa percaya diri kelompok. “Kami merasa dipercaya sebagai mitra. Mangrove yang kami rawat menjadi bagian dari masa depan keluarga kami,” katanya.

TPS memberikan pendampingan teknis agar proses pembibitan berjalan sesuai standar. Sekretaris Perusahaan TPS, Erika A. Palupi, menyebut keberhasilan program diukur dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat. “Keberlanjutan sejati adalah ketika lingkungan pulih dan masyarakatnya sejahtera. Kami ingin petani memiliki pendapatan yang lebih baik dan masa depan yang pasti,” jelasnya.

Baca Juga: Tingkatkan Layanan Terminal Peti Kemas, Pelindo Datangkan Alat Bongkar Muat Baru

Selain berfungsi sebagai penahan abrasi dan penyerap karbon, mangrove juga memiliki nilai ekonomi jangka panjang. Bibit hasil pembibitan ditargetkan siap tanam pada April 2026 dan akan didistribusikan untuk rehabilitasi kawasan pesisir Surabaya serta wilayah lain yang membutuhkan. TPS juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak dengan menjadikan petani mangrove sebagai mitra utama.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Daftar Shio yang Diprediksi Paling Hoki di Tahun Kuda Api

Menurut kalender lunar, dipandang oleh pakar feng shui sebagai masa yang sangat dinamis dan penuh perubahan.

BPKH Perlu Ruang Lebih Banyak Kelola Dana Haji dengan Prinsip Kehati-hatian

Saleh menekankan perlunya pembenahan dengan meninjau kembali seluruh pasal terkait kewenangan dan tanggung jawab BPKH dalam undang-undang.

Harga Cabai di GPM Surabaya Turun hingga 50 Persen Jelang Ramadan

Antiek Sugiharti menyebut cabai yang dijual kepada warga merupakan hasil panen langsung kelompok tani (Poktan) binaan Pemkot.

Santri asal Sidoarjo Meninggal Dunia Diduga Tersengat Listrik di Mojokerto

Korban sempat terjatuh ke kolam tandon air di lantai 4 gedung pondok. Korban diketahui bernama KAW (13), warga Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo.

Strategi Pemkot Surabaya Jaga Stabilitas Harga Pangan Jelang Ramadan

Antiek Sugiharti mengatakan panen ini merupakan hasil tanam sejak Oktober 2025 yang memang dipersiapkan untuk mengantisipasi lonjakan harga jelang HBKN.

Potret Bersih-bersih Sampah di Kawasan Wisata Bromo Jelang Liburan dan Ramadan

Hasilnya, total sampah yang terkumpul sebanyak sekitar 1 ton, yang dimuat dalam 2 truk dan 3 mobil jenis pikap.