Kamis, 03 Sep 2026 17:00 WIB

JKN Jadi Syarat Haji, BPJS dan Kemenag Edukasi Calon Jemaah Surabaya

Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi calon jemaah haji
Sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi calon jemaah haji

selalu.id – BPJS Kesehatan Cabang Surabaya bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Surabaya menggelar sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi calon jemaah haji dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), Rabu (7/5/2025). Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh jemaah haji, baik reguler maupun khusus, mendapatkan perlindungan kesehatan selama proses ibadah hingga kepulangan ke tanah air.

 

Baca Juga: Operasional Kepulangan Jemaah Haji Jatim di Debarkasi Surabaya Tuntas

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Hernina Agustin Arifin, menekankan pentingnya kepesertaan aktif JKN bagi calon jemaah. “Perlindungan kesehatan JKN mencakup seluruh proses, mulai dari sebelum keberangkatan hingga pasca kepulangan. Bahkan anggota keluarga jemaah pun turut memperoleh manfaat,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan, dalam kondisi darurat kesehatan di embarkasi maupun debarkasi, jemaah dapat dirujuk ke rumah sakit sesuai prosedur yang berlaku. Dengan status kepesertaan aktif, jemaah dapat lebih tenang dan fokus menjalankan ibadah tanpa khawatir biaya pengobatan.

 

Sementara itu, Kepala Kemenag Kota Surabaya, Muhammad Muslim, mengapresiasi kolaborasi ini. Menurutnya, perlindungan JKN sangat membantu jemaah yang mengalami gangguan kesehatan sebelum keberangkatan maupun setelah kembali dari ibadah haji. “Ini sangat meringankan beban jemaah dan pengurus,” katanya.

 

Baca Juga: JKN di Jalan Persimpangan: Menguji Janji Tiga Reformasi

Kemenag Surabaya juga mendorong seluruh KBIHU untuk aktif memastikan calon jemaah telah menjadi peserta JKN yang aktif. Pihaknya siap memfasilitasi pertemuan lanjutan antara BPJS Kesehatan dan KBIHU untuk memperdalam pemahaman teknis program tersebut.

 

Dalam sosialisasi tersebut, peserta juga diminta memanfaatkan aplikasi Mobile JKN untuk melakukan skrining kesehatan mandiri dan mengakses riwayat medis. Data ini penting jika jemaah membutuhkan perawatan di Arab Saudi. Verifikasi kepesertaan JKN akan dilakukan saat pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi meningitis melalui aplikasi P-Care atau V-Claim dengan NIK atau nomor peserta JKN.

 

Baca Juga: Hari ke-10, Debarkasi Surabaya Terima 14.781 Jemaah Haji

Salah satu pengurus KBIHU Surabaya, Ali As’ad, menyambut baik program ini dan mengimbau masyarakat segera mendaftar sebagai peserta JKN. Ia menekankan bahwa JKN kini menjadi salah satu persyaratan bagi calon jemaah haji. “Dengan demikian, jaminan kesehatan jemaah dapat terpenuhi sebelum dan sesudah ibadah haji,” ujarnya.

 

BPJS Kesehatan berharap program ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya jaminan kesehatan serta memberikan rasa aman bagi jemaah haji dalam menjalankan ibadah.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ketika Peziarah Terusik dengan Markanya Anjal dan Pengemis di Kawasan Sunan Ampel Surabaya

Aduan tersebut mengalir deras ke hotline Lapor Cak Eri. Sejumlah peziarah mengaku kerap diresahkan oleh aksi anjal yang meminta uang dengan berbagai macam cara.

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.

Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026 Arif Fathoni mengatakan, antusiasme sekolah dan pelajar untuk mengikuti kompetisi tersebut cukup tinggi.

Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Majelis hakim dijadwalkan bakal memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV pada persidangan pekan depan guna mencocokkan fakta lapangan.

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.