Rabu, 17 Jun 2026 15:52 WIB

Gaji Tak Dibayar, 32 Eks Pekerja PT DSA Rungkut Gugat Rp 1 Miliar

Karyawan gugat PT Daya Satya Abrasives (DSA)
Karyawan gugat PT Daya Satya Abrasives (DSA)

selalu.id — Sebanyak 32 mantan karyawan PT Daya Satya Abrasives (DSA), perusahaan produsen amplas yang berlokasi di Jalan Rungkut Industri IV No. 32 Surabaya, menuntut pembayaran tunggakan gaji senilai total Rp 1 miliar. Hingga kini, sekitar 75 persen dari jumlah tersebut belum dibayarkan.

 

Baca Juga: Menang di MA, Warga Surabaya Tetap Bayar PBB Rp280 Juta atas Tanah yang Diklaim Pemkot

Kuasa hukum para pekerja, Merine Harie Saputri, S.H., M.Kn., menyatakan bahwa upaya mediasi baik secara bipartit maupun tripartit di Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Surabaya masih menemui jalan buntu. Ia menyoroti absennya direksi perusahaan dalam setiap pertemuan resmi, yang hanya diwakili oleh kuasa hukum.

 

Pihak perusahaan mengakui hanya menunggak gaji sebesar Rp 650 juta untuk 16 orang mantan karyawan. Namun, menurut Merine, perusahaan memiliki persediaan barang senilai lebih dari Rp 2 miliar yang belum dijual, tetapi menolak menjadikannya sebagai bagian dari pelunasan gaji.

 

“Bahkan saat para pekerja menawarkan bantuan menjual barang tersebut, pihak perusahaan tetap menolak. Tidak ada itikad baik, dan mereka enggan bertemu langsung,” ujar Merine saat ditemui di Gedung DPRD Jawa Timur, Rabu (7/5/2025).

Baca Juga: Warga Pulosari Gugat PT Patra Jasa Rp 10 Miliar atas Dugaan Perusakan Rumah

 

Upaya mediasi melalui Disnaker juga belum membuahkan hasil. Meskipun dokumen telah diajukan sejak Selasa lalu, belum ada tindak lanjut resmi dari pihak berwenang. Ketidakpastian tersebut mendorong para mantan karyawan dan kuasa hukumnya untuk menggelar hearing dengan Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi.

 

Hearing ini diharapkan menjadi jalan percepatan penyelesaian sengketa ketenagakerjaan dan mendorong PT DSA untuk memenuhi kewajiban hukumnya.

Baca Juga: Fuad Benardi: DPRD Jatim Pantau Ketat Kasus Pesangon PT DSA

 

Para mantan karyawan mendesak pengawasan lebih ketat dari Disnaker dan pemerintah daerah, serta meminta penyelesaian yang adil sesuai peraturan perundang-undangan. Ketidakhadiran direksi dalam proses mediasi disebut sebagai bukti lemahnya komitmen perusahaan terhadap penyelesaian masalah ketenagakerjaan.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ratusan Mahasiswa Surabaya Geruduk Grahadi, Kritik Kinerja Prabowo-Gibran

Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan tujuh tuntutan yang berisi kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah pusat.

Wali Kota Eri Ancam Copot Kadis hingga Pimpro Proyek Maut di Margorejo Surabaya

Eri memberi waktu hingga besok pada Kepala DSDABM dan pimpinan proyek (pimpro) dan kontraktor untuk evaluasi menyeluruh pada sistem keamanan proyek.

Manajemen AMS Group Pecat Pekerja yang Terlibat Jaringan Narkoba

Manajemen juga menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas peristiwa yang menimbulkan kekhawatiran tersebut. 

Harga Emas Antam Hari Ini: Alhamdulillah Naik Tipis, Jangan Cemberut Lagi Yaa..

Pergerakan harga emas Antam Logam Mulia ini sejalan dengan emas global.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Membahas Pekerjaan, Kesehatan hingga Cinta

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Semua dibahas lengkap.

Pemkab Mojokerto Hibahkan Tanah-Bangunan ke Kementerian Haji dan Umroh

Langkah tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam memperkuat pelayanan publik, khususnya di bidang keagamaan.