Selasa, 20 Okt 2026 13:44 WIB

Ketua DPC PDIP Surabaya Dicopot, Gerindra-Golkar Diuntungkan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 05 Mei 2025 12:50 WIB

selalu.id – Pencopotan Adi Sutarwijono dari posisi Ketua DPC PDIP Surabaya memunculkan spekulasi politik, termasuk potensi pergeseran dukungan dari akar rumput PDIP di kota tersebut.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti U-Ditch Tak Kunjung Terealisasi di Lontar

Pengamat politik dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Ken Bimo Sultoni, menilai dinamika ini bisa dimanfaatkan partai lain seperti Gerindra dan Golkar, terutama jika PDIP tidak segera merespons dengan strategi yang tepat.

 

“Setiap keputusan politik dari DPP pasti berdampak, khususnya di daerah. Pak Adi selama ini menjadi representasi PDIP Surabaya, sehingga penggantinya harus mampu mengelola basis massa dan menjaga komunikasi politik yang solid,” ujar Ken Bimo saat dihubungi, Senin (5/5/2025).

 

Ia menambahkan, alasan formal seperti penurunan suara atau kursi PDIP bisa diterima secara rasional. Namun, jika pencopotan dilakukan tanpa transparansi dan komunikasi dengan pengurus akar rumput, hal itu bisa memicu gejolak internal.

 

“Dampak politik bisa signifikan jika PDIP tidak inklusif dan partisipatif dalam mengambil keputusan. Ini bisa menjadi celah bagi partai lain untuk masuk dan menguatkan pengaruh di Surabaya,” jelasnya.

Baca Juga: Gerindra Jatim Siapkan Sanksi Pemecatan hingga PAW Bagi Kadernya yang Pesta Sabu di Surabaya

 

Ken Bimo juga menyoroti isu bahwa pencopotan Adi berkaitan dengan manuver politik Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi melalui pembentukan ‘Kabinet Surabaya Berkah’. Menurutnya, jika benar demikian, langkah tersebut bisa menjadi bumerang bagi PDIP.

 

“Kalau benar Pak Eri mengambil langkah politik yang tidak sejalan dengan Pak Adi, lalu hal itu memicu pencopotan, maka risikonya besar. Kehilangan kepercayaan dari basis akar rumput bisa mengubah peta politik PDIP di Surabaya,” tambahnya.

Baca Juga: Gerindra Soroti Turunnya Anggaran Pertanian, Kehutanan dan Energi di RAPBD Jatim 2027

 

Meski demikian, ia menilai PDIP masih memiliki pilar elektoral yang kuat di Surabaya. Namun, kekuatan itu hanya akan bertahan jika partai segera memperbaiki komunikasi politik, baik di tingkat elite maupun simpatisan akar rumput.

 

“Jika tidak segera direspons dengan tepat, partai seperti Gerindra dan Golkar bisa memanfaatkan momentum ini. Mereka punya basis massa di Surabaya dan bisa mengambil peluang dari ketidakharmonisan PDIP,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ritual Malam Anggoro Kasih di Sendang Agung, Warga Sidoarjo Jaga Nilai Luhur Budaya Jawa

Hari dan pasaran itu diyakini memiliki makna spiritual khusus.

Bupati Subandi: Pokir DPRD Sidoarjo Harus Selaras Regulasi dan Kebutuhan Rakyat

Tujuannya agar setiap usulan pembangunan tidak hanya jadi wacana, tetapi benar-benar sesuai aturan, prioritas, dan mampu dirasakan masyarakat.

150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker

"Bisa juga menyebabkan atrofi kulit dan gangguan sistem pelepasan hormon yang tahapan berikutnya bisa berdampak berupa penyakit kanker," ungkap Kepala BPOM RI.

Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Senin (19/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026) pagi. Pembaca tertarik pada pemberitaan

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.