Minggu, 15 Feb 2026 11:41 WIB

Pemkot Surabaya Anggarkan Rp 5 Juta per RW, Arif Fathoni: Investasi SDM untuk Tangkal Hoaks

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 15 Jan 2026 20:38 WIB
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni

selalu.id - Program anggaran kepemudaan senilai Rp5 juta di setiap rukun warga (RW) yang digulirkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dipastikan bukan sekadar dana bagi-bagi. 

DPRD Kota Surabaya memasang target jelas terkait pemuda harus menjadi penangkal hoaks sekaligus motor penggerak UMKM kampung.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Paskibraka 2026, Ini Syaratnya bagi Pelajar Kelas X 

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, menegaskan bahwa anggaran tersebut merupakan investasi sumber daya manusia, bukan bantuan modal usaha perorangan.

“Ini bukan person to person. Basisnya kelompok dan leading sektornya Karang Taruna. Dana ini harus menghasilkan kapasitas, bukan sekadar habis untuk kegiatan,” ujar Arif Fathoni, Kamis (15/1/2026).

Politisi yang akrab disapa Mas Toni ini menyoroti tantangan besar yang dihadapi generasi muda di era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Menurutnya, teknologi bisa menjadi alat kemajuan, namun juga berpotensi memicu manipulasi informasi jika tidak diimbangi literasi digital.

“AI itu pisau bermata dua. Bisa membantu, tapi juga bisa menghancurkan kebhinekaan kalau disalahgunakan. Karena itu, pemuda harus dibekali literasi digital agar mampu menangkal hoaks,” tegasnya.

Melalui program ini, Karang Taruna di setiap RW didorong bertransformasi menjadi Agent of Truth atau agen kebenaran. Output-nya jelas, yakni hadir di ruang-ruang edukasi warga, seperti forum sinau bareng, untuk mengedukasi masyarakat agar terbiasa melakukan saring sebelum sharing.

“Pemuda harus menjadi pelurus informasi di lingkungannya. Itu bagian dari ketahanan sosial kita,” kata Mas Toni.

Baca Juga: Target Suara Golkar Naik 20 Persen, Arif Fathoni Gelar Ziarah Wali Lima di Dapil 3 Surabaya

Selain literasi digital, dana Rp5 juta per RW juga diarahkan untuk menguatkan ekonomi kampung melalui digital marketing dan digital branding. Namun Mas Toni meluruskan bahwa dana tersebut bukan modal tunai untuk membuka usaha baru.

“Bukan dikasih Rp5 juta lalu disuruh buka warung. Fokusnya pelatihan dan peningkatan skill. Anak muda sekarang tidak bisa lepas dari gadget, maka harus diarahkan ke hal positif, bukan pinjol atau judol,” ujarnya.

Lewat pelatihan tersebut, pemuda diharapkan mampu mendampingi pelaku UMKM lokal agar produknya naik kelas dan mampu bersaing di pasar digital.

“Minimal ada satu pemuda di RW yang bisa membantu UMKM setempat promosi lewat media sosial. Ini simbiosis mutualisme,” imbuhnya.

Baca Juga: Dispendik Surabaya Buka Seleksi Dewan Pendidikan 2026–2030, Ini Jadwal dan Syaratnya

Untuk memastikan program berjalan efektif, DPRD Surabaya menekankan monitoring ketat dan indikator output yang terukur. Camat sebagai kuasa pengguna anggaran (KPA) diminta melakukan evaluasi berkala, minimal setiap tiga bulan.

“Harus jelas output-nya. Berapa UMKM yang dipromosikan? Bagaimana kualitas kontennya? Apakah ada peningkatan eksposur produk lokal,” tegas Mas Toni.

Ia menambahkan, skema pelaksanaan anggaran sebaiknya disusun bertahap melalui roadmap bulanan, mulai dari penguatan literasi digital, pelatihan pemasaran digital, hingga evaluasi berbasis kebutuhan wilayah.

“Tujuannya bukan menghabiskan anggaran, tapi membangun kapasitas. Anak muda Surabaya harus kita siapkan menjadi agen kebenaran dan motor penggerak ekonomi lokal,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Komitmen Green Party, PKB Jatim Kampanye Anti-Plastik Sekali Pakai

Gus Halim menuturkan, isu lingkungan memang menjadi perhatian serius PKB sejak awal.

PKB Jatim Peremajaan Struktur, Dominasi Anak Muda Hadapi Dinamika Politik

Gus Halim menilai, peta pemilih ke depan akan didominasi kalangan muda dengan karakter dan dinamika yang berbeda.

Siapkan Ruang Ekspresi Pemuda, Pemkab Jember Akan Bangun Sirkuit Balap Motor

Gus Fawait mengatakan, bahwa pembangunan sirkuit bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan bagian dari strategi pembinaan kepemudaan.

Adaptasi Teknologi Informasi, PMI Kota Mojokerto Perkuat Layanan Kemanusiaan

​Dalam forum tersebut, Ning Ita memaparkan laporan kinerja sepanjang tahun 2025 yang menunjukkan peningkatan efektivitas layanan.

Brigjen Dekananto Eko Purwono Dianugerahi Satyalancana Wira Karya, Ini Rekam Jejaknya

Salah satu prestasi menonjol yang diingat publik adalah keberhasilannya menyatukan elemen suporter sepak bola di Jawa Timur pada awal November 2023.

DPD Golkar Surabaya Buka Ruang Gagasan SOKSI, Siapkan Agenda Program Berbasis Pekerja

Akmar menyebut SOKSI memiliki posisi strategis dalam sejarah dan perkembangan Partai Golkar.