Senin, 19 Okt 2026 06:49 WIB

Pemkot Surabaya Anggarkan Rp 5 Juta per RW, Arif Fathoni: Investasi SDM untuk Tangkal Hoaks

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 15 Jan 2026 20:38 WIB
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni
Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni

selalu.id - Program anggaran kepemudaan senilai Rp5 juta di setiap rukun warga (RW) yang digulirkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dipastikan bukan sekadar dana bagi-bagi. 

DPRD Kota Surabaya memasang target jelas terkait pemuda harus menjadi penangkal hoaks sekaligus motor penggerak UMKM kampung.

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, menegaskan bahwa anggaran tersebut merupakan investasi sumber daya manusia, bukan bantuan modal usaha perorangan.

“Ini bukan person to person. Basisnya kelompok dan leading sektornya Karang Taruna. Dana ini harus menghasilkan kapasitas, bukan sekadar habis untuk kegiatan,” ujar Arif Fathoni, Kamis (15/1/2026).

Politisi yang akrab disapa Mas Toni ini menyoroti tantangan besar yang dihadapi generasi muda di era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Menurutnya, teknologi bisa menjadi alat kemajuan, namun juga berpotensi memicu manipulasi informasi jika tidak diimbangi literasi digital.

“AI itu pisau bermata dua. Bisa membantu, tapi juga bisa menghancurkan kebhinekaan kalau disalahgunakan. Karena itu, pemuda harus dibekali literasi digital agar mampu menangkal hoaks,” tegasnya.

Melalui program ini, Karang Taruna di setiap RW didorong bertransformasi menjadi Agent of Truth atau agen kebenaran. Output-nya jelas, yakni hadir di ruang-ruang edukasi warga, seperti forum sinau bareng, untuk mengedukasi masyarakat agar terbiasa melakukan saring sebelum sharing.

“Pemuda harus menjadi pelurus informasi di lingkungannya. Itu bagian dari ketahanan sosial kita,” kata Mas Toni.

Baca Juga: GMNI Surabaya Raya dan RLD Gelar Pelatihan Jurnalistik, Asah Nalar Kritis Hadapi Hoaks

Selain literasi digital, dana Rp5 juta per RW juga diarahkan untuk menguatkan ekonomi kampung melalui digital marketing dan digital branding. Namun Mas Toni meluruskan bahwa dana tersebut bukan modal tunai untuk membuka usaha baru.

“Bukan dikasih Rp5 juta lalu disuruh buka warung. Fokusnya pelatihan dan peningkatan skill. Anak muda sekarang tidak bisa lepas dari gadget, maka harus diarahkan ke hal positif, bukan pinjol atau judol,” ujarnya.

Lewat pelatihan tersebut, pemuda diharapkan mampu mendampingi pelaku UMKM lokal agar produknya naik kelas dan mampu bersaing di pasar digital.

“Minimal ada satu pemuda di RW yang bisa membantu UMKM setempat promosi lewat media sosial. Ini simbiosis mutualisme,” imbuhnya.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

Untuk memastikan program berjalan efektif, DPRD Surabaya menekankan monitoring ketat dan indikator output yang terukur. Camat sebagai kuasa pengguna anggaran (KPA) diminta melakukan evaluasi berkala, minimal setiap tiga bulan.

“Harus jelas output-nya. Berapa UMKM yang dipromosikan? Bagaimana kualitas kontennya? Apakah ada peningkatan eksposur produk lokal,” tegas Mas Toni.

Ia menambahkan, skema pelaksanaan anggaran sebaiknya disusun bertahap melalui roadmap bulanan, mulai dari penguatan literasi digital, pelatihan pemasaran digital, hingga evaluasi berbasis kebutuhan wilayah.

“Tujuannya bukan menghabiskan anggaran, tapi membangun kapasitas. Anak muda Surabaya harus kita siapkan menjadi agen kebenaran dan motor penggerak ekonomi lokal,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.