Selasa, 03 Feb 2026 06:04 WIB

Kasus Penahanan Ijazah di Surabaya, Pakar Hukum Soroti Pelanggaran Berat

Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surabaya, Satria Unggul Wicaksana Prakasa
Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surabaya, Satria Unggul Wicaksana Prakasa

selalu.id — Praktik penahanan ijazah karyawan oleh CV Sentoso Seal di Surabaya menimbulkan persoalan hukum serius. Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Surabaya, Satria Unggul Wicaksana Prakasa, menegaskan tindakan tersebut melanggar Perda Provinsi Jawa Timur Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan, khususnya Pasal 42 yang melarang pengusaha menahan dokumen asli pekerja sebagai jaminan.

 

Baca Juga: Kasus Ijazah Ditahan Rp 3 Juta, Azhar Kahfi Advokasi Langsung Siswi SMA di Surabaya

Menurut Satria, perusahaan juga dapat dijerat Pasal 370 KUHP tentang penggelapan, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. "Penahanan ijazah merupakan bentuk maladministrasi dan pelanggaran hak asasi pekerja," ujarnya, Rabu (23/4/2025).

 

Kasus ini mencuat setelah Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, menerima laporan warga melalui kanal YouTube pribadinya pada 25 Maret 2025. Pada 9 April 2025, Armuji bersama seorang korban, Nila Handiani, mendatangi gudang CV Sentoso Seal.

 

Tindakan ini kemudian memicu laporan balik dari pemilik perusahaan, Jan Hwa Diana, ke Polda Jawa Timur atas tuduhan pencemaran nama baik. Meskipun Diana telah meminta maaf kepada Armuji pada 14 April 2025, proses hukum terkait penahanan ijazah tetap berlanjut.

Baca Juga: UD Sentosa Seal Sita 108 Ijazah, Jan Hwa Diana Dijerat Pasal Penggelapan

 

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kota Surabaya pada Selasa (22/4/2025) resmi menyegel gudang CV Sentoso Seal di Pergudangan Margomulyo Suri Mulia Permai, Blok H-14, Surabaya. Penyegelan dipimpin Wali Kota Eri Cahyadi dan dihadiri Kapolres Tanjung Perak AKBP Wahyu Hidayat. Penyegelan dilakukan setelah pemeriksaan dokumen perizinan menunjukkan ketidaklengkapan administrasi.

 

Baca Juga: Penahanan Ijazah Karyawan Sentosa Seal, Polda Jatim Siapkan Penetapan Tersangka

CV Sentoso Seal hanya mengantongi Surat Keterangan Rencana Kota (SKRK) tahun 2012 dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) tahun 2013, tetapi tidak memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Tanda Daftar Gudang (TDG) yang diwajibkan dalam sistem Online Single Submission (OSS).

 

Ketidaklengkapan perizinan ini menjadi dasar penyegelan, selain pelanggaran ketenagakerjaan. Pihak berwenang menyatakan akan terus menyelidiki kasus ini dan menindak tegas pihak-pihak yang terlibat.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.