Jumat, 05 Jun 2026 23:53 WIB

Kasus Ijazah Ditahan Rp 3 Juta, Azhar Kahfi Advokasi Langsung Siswi SMA di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 17 Sep 2025 16:21 WIB
Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Surabaya, Azhar Kahfi
Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Surabaya, Azhar Kahfi

selalu.id – Kasus penahanan ijazah kembali terjadi di Surabaya. Aini (nama samaran), siswi SMA Tanwir Surabaya asal Dupak Masigit, Kecamatan Bubutan, terancam tidak bisa menerima ijazah asli karena menunggak biaya sekolah Rp 3,1 juta.

 

Baca Juga: UD Sentosa Seal Sita 108 Ijazah, Jan Hwa Diana Dijerat Pasal Penggelapan

Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Surabaya, Azhar Kahfi, turun tangan mengadvokasi kasus ini pada Senin dan Selasa, 15-16 September 2025.

 

Pada kunjungan pertama, Azhar hanya bertemu seorang guru yang tidak berwenang mengambil keputusan. Pertemuan kedua akhirnya mempertemukannya dengan Kepala Sekolah SMA Tanwir, Yuni.

 

“Meski ada subsidi, ijazah asli tidak bisa diberikan selama tunggakan belum dilunasi. Yang bisa kami berikan hanya fotokopi legalisir,” kata Yuni.

 

Azhar menegaskan aturan pemerintah melarang sekolah menahan ijazah dengan alasan apapun. Berdasarkan Permendikbud Nomor 58 Tahun 2024, sekolah swasta maupun negeri tidak boleh menjadikan ijazah sebagai jaminan.

 

Baca Juga: Penahanan Ijazah Karyawan Sentosa Seal, Polda Jatim Siapkan Penetapan Tersangka

“Sekolah swasta memang bergantung pada iuran, tapi hak siswa atas ijazah mutlak. Itu pintu untuk melanjutkan pendidikan atau masuk dunia kerja,” ujarnya.

 

Politisi yang dikenal dengan tagline Aku Koncomu itu menyatakan akan mengawal kasus ini hingga selesai. Ia juga siap membawa persoalan ini ke sidang paripurna DPRD Surabaya agar praktik penahanan ijazah tidak terulang.

 

“Tidak boleh ada lagi anak Surabaya yang ijazahnya ditahan karena alasan ekonomi. Pemkot dan sekolah harus cari solusi lain,” tegasnya.

Baca Juga: Geledah UD Sentoso Seal, Polda Jatim Temukan Ijazah Mantan Karyawan

 

Azhar menambahkan, kasus Aini hanya satu dari banyak aduan yang ia terima saat reses. Data BPS Jatim 2023 mencatat angka kemiskinan di Surabaya masih 4,2 persen atau sekitar 122 ribu jiwa. Kondisi ini membuat banyak keluarga kesulitan membayar biaya sekolah.

 

“Ini masalah struktural. Diperlukan sinergi Pemkot, DPRD, dan sekolah agar tidak ada lagi siswa yang terhalang mengakses masa depan hanya karena tunggakan,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.