Kamis, 06 Agu 2026 20:23 WIB

Tegas! Eri Cahyadi: Bukan Diana, tapi CV Sentosa Seal yang Ditindak

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 22 Apr 2025 15:48 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa langkah penyegelan gudang milik CV Sentosa Seal bukan ditujukan kepada individu, termasuk Jan Hwa Diana, melainkan kepada entitas perusahaan secara keseluruhan.

 

Baca Juga: Wali Kota Eri Geram dengan Kinerja Camat di Tiga Kecamatan, Ini Alasannya

Eri menekankan bahwa penyegelan ini tidak terkait pemeriksaan terhadap individu tertentu dalam dugaan penahanan ijazah milik 15 mantan karyawan.

 

“Saya tidak menyasar perorangan. TDG (Tanda Daftar Gudang) ini kami lihat dari perusahaannya, bukan dari siapa orangnya. Karena yang bertanggung jawab adalah lembaga, bukan satu-dua orang yang belum tentu terkait langsung,” ujar Eri, Selasa (23/4/2025).

 

Ia menjelaskan bahwa dalam sebuah perusahaan, tanggung jawab hukum dan operasional melekat pada jabatan, terutama direktur, bukan pada personal yang belum jelas keterlibatannya.

 

“Siapa yang bertanggung jawab? Direkturnya. Karena secara legal, direktur yang bertanggung jawab atas jalannya perusahaan,” katanya.

 

Eri juga mengingatkan publik agar tidak gegabah menyebut nama seseorang tanpa dasar yang kuat. Menurutnya, penyebutan nama secara prematur dapat menimbulkan salah tafsir hingga fitnah.

Baca Juga: Kejati Jatim Serahkan Aduan Dugaan Pemborosan APBD Surabaya 2025 ke Inspektorat

 

“Kalau ternyata nama yang disebut bukan penanggung jawab, itu bisa menimbulkan salah paham. Kami tegaskan, yang kami tindak adalah perusahaannya,” tegas Ketua APEKSI itu.

 

Terkait dugaan penahanan ijazah, Eri menegaskan bahwa Pemkot Surabaya tidak akan mentolerir praktik tersebut. Ia menyebut ijazah adalah hak pribadi yang tidak boleh ditahan, karena dapat menghambat masa depan seseorang.

 

Baca Juga: Pertama Kali Digelar Malam, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Wisata dan Okupansi Hotel

"Jangan sekali-sekali menahan ijazah anak-anak Surabaya. Ijazah itu penting untuk masa depan mereka. Ini bukan persoalan kecil,” ujarnya.

 

Pemkot Surabaya juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian dan Dinas Tenaga Kerja, untuk menindaklanjuti dugaan penahanan ijazah dan pelanggaran izin operasional oleh perusahaan tersebut.

 

"Kalau ada perusahaan yang tidak taat aturan dan membuat gaduh Surabaya, saya pastikan akan saya tutup,” pungkas Eri.

Editor : Ading
Berita Terbaru

DPRD Surabaya Minta Polemik RM Ayam Goreng Ny Suharti Tuntas dengan Transparan dan Humanis

Fathoni menilai, persoalan ini sudah menyita perhatian masyarakat luas sehingga tidak lagi bisa diselesaikan sekadar sebagai urusan internal Pemkot Surabaya.

60 Remaja di Sidoarjo Idap HIV: Tujuh Meninggal, 53 Berjuang Hidup

Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina meminta masyarakat tidak merespons angka ini dengan kepanikan.

Tekan Penularan HIV pada Remaja, Pemkab Sidoarjo Geser Fokus ke Edukasi dan Promotif

Guna membendung penularan vertikal ini, layanan skrining berdasarkan siklus hidup terus diperkuat, termasuk lewat program triple eliminasi.

Bukan Sekadar Tuan Rumah, DPRD Surabaya Ingin Porprov Jatim 2027 Berbasis Sportainment dan Dongkrak UMKM

Menurut Fathoni, Porprov Jatim 2027 bukan sekadar pertandingan olahraga. Ini adalah momentum untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.

Tiga Direksi PDAM Surabaya Resmi Berganti, Berikut Namanya

Tantangan terbesar direksi baru bukan hanya menjaga kondisi keuangan perusahaan tetap sehat, tetapi juga memastikan pelayanan publik berjalan optimal.

Bahan Baku Tisu PT SPS di Sukoanyar Mojokerto Terbakar, 7 Mobil Pemadaman Dikerahkan

Kapolsek Ngoro, Kompol Heru Purwandi mengatakan awal mula kebakaran pabrik produksi tisu itu dari lahan tebu lalu merembet ke area bahan baku tisu.