Rabu, 05 Agu 2026 07:15 WIB

Wali Kota Eri Datangi Rumah Ibu Ojol Viral, Ajak Ubah Nasib Lewat Padat Karya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 29 Jan 2026 12:36 WIB
Foto: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengunjungi rumah Anna Indrawati, warga Jalan Indrapura Pasar, RT 04 RW 11, Kelurahan Perak Utara, Kecamatan Pabean Cantikan, Rabu (28/1/2026)
Foto: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengunjungi rumah Anna Indrawati, warga Jalan Indrapura Pasar, RT 04 RW 11, Kelurahan Perak Utara, Kecamatan Pabean Cantikan, Rabu (28/1/2026)

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengunjungi rumah Anna Indrawati, warga Jalan Indrapura Pasar, RT 04 RW 11, Kelurahan Perak Utara, Kecamatan Pabean Cantikan, Rabu (28/1/2026) kemarin. 

 

Baca Juga: Uji Coba Perlinsos Digital Surabaya Tembus 99,94 Persen, Puluhan Ribu Bansos Salah Sasaran juga Sukses Ditekan

Kunjungan itu dilakukan setelah kisah Anna yang bekerja sebagai pengemudi ojek online (ojol) sambil membawa anak balitanya viral di media sosial.

 

Dalam pertemuan tersebut, Eri menawarkan solusi berupa pekerjaan melalui Program Padat Karya Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, tidak hanya untuk Anna tetapi juga untuk suaminya.

 

“Saya tadi ngobrol, mau tidak mengubah hidup? Saya sampaikan, ayo suaminya ikut Padat Karya, ternyata mau. Lalu Bu Anna saya tawari pekerjaan menjahit dari rumah,” kata Eri.

 

Menurut Eri, penghasilan Anna dan suaminya sebagai pengemudi ojol selama ini hanya cukup untuk kebutuhan harian. Sementara mereka harus menghidupi anak yang duduk di bangku kelas X SMA dan seorang balita. Kondisi itu membuat Anna kerap membawa anak balitanya saat bekerja.

 

Melihat situasi tersebut, Eri berharap pasangan suami istri itu dapat beralih pekerjaan agar memiliki penghasilan lebih stabil sekaligus bisa merawat anak di rumah.

 

“Saya datang memastikan yang suami sudah masuk Padat Karya, yang ibu bisa bekerja dari rumah sambil menjaga anaknya. Kebetulan anaknya juga sedang sakit,” ujarnya.

 

Eri menegaskan, Pemkot Surabaya tidak ingin warganya hanya bergantung pada bantuan sosial, melainkan didorong untuk mandiri melalui kesempatan kerja dan pendampingan.

Baca Juga: DPRD Minta Pemkot Surabaya Tak Tunggu Laporan Warga untuk Normalisasi Saluran Air

 

“Saya beri waktu empat bulan untuk bisa mengubah kondisi ekonominya. Nanti akan ada pendampingan supaya pendapatannya lebih sejahtera dan bisa jadi inspirasi warga lain,” katanya.

 

Selain memberikan pekerjaan, Pemkot Surabaya juga menyiapkan pendampingan bagi keluarga tersebut. Eri meminta Ketua RT dan RW setempat turut memantau perkembangan kondisi keluarga Anna.

 

“Karena yang paling tahu kondisi warganya adalah RT dan RW. Kalau ada yang kesulitan, putus sekolah, atau keluarga miskin, mereka yang paling paham,” ujarnya.

 

Baca Juga: Pakar Hukum Ingatkan Pemkot Surabaya Cermat Terbitkan Izin Acara Besar Pasca-Kericuhan Konser SUBEC

Di bidang kesehatan, Pemkot Surabaya juga memastikan balita Anna mendapatkan perawatan melalui puskesmas dan RSUD dr. Mohamad Soewandhie. Biaya pengobatan difasilitasi melalui kepesertaan BPJS Kesehatan.

 

“Pengobatan rutin sudah berjalan dan akan terus dipantau. Puskesmas juga akan hadir memastikan kondisi anaknya,” kata Eri.

 

Sementara itu, Kader Surabaya Hebat (KSH) setempat, Sulistyowati, mengatakan kondisi ekonomi keluarga Anna memang menurun setelah suaminya terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK). Sejak itu, keduanya beralih menjadi pengemudi ojol.

 

“Dulu sering konsultasi soal bantuan sekolah, lalu kami teruskan ke kelurahan dan akhirnya dapat bantuan. Sekarang juga sudah menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) setelah pendataan,” ujarnya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Penyelundupan Narkotika Rp3 Miliar Jaringan Internasional di Bandara Juanda Digagalkan

Kini seluruh barang bukti beserta tersangka diserahkan ke Polresta Sidoarjo guna pengembangan dan proses hukum lebih lanjut. Tersangka terancam hukuman mati.

Soekarno Cup 2026 Bergulir di Jatim: Diikuti 16 Tim se-Indonesia, Final Digelar di GBT

Mengusung semangat persatuan dari ujung timur hingga ujung barat Indonesia, turnamen ini siap menyatukan talenta-talenta muda dari Papua hingga Sumatera Utara.

Diduga Palsukan Surat BPJS dan Tunggak Gaji Rp3,6 Miliar, PT Kelola Mina Laut Dipolisikan

Surat rekayasa itu disinyalir digunakan untuk membobol atau mencairkan hak BPJS Ketenagakerjaan para buruh yang seharusnya belum jatuh tempo.

Tergerus Pasar Digital, Pedagang Kampung Bendera Darmokali Surabaya Menangis Omzet Anjlok

Para pedagang pun menyuarakan harapan agar masyarakat Kota Pahlawan tetap bersedia membeli secara langsung ke Kampung Bendera Darmokali bukan beli di online.

Pria di Gangsir Pasuruan Tewas usai Ditangkap Polisi, Keluarga Tuntut Keadilan

Keluarga menegaskan, jika ditemukan indikasi pelanggaran prosedur oleh oknum petugas, proses hukum tegas harus ditegakkan.

Potret Sentuhan Kemanusiaan Polisi untuk Korban KMP Mutiara Sentosa II

Pelayanan itu dilakukan agar proses evakuasi hingga penanganan pascakejadian berlangsung efektif dan seluruh korban dapat segera memperoleh pelayanan terbaik.