Jumat, 05 Jun 2026 02:09 WIB

Hadapi Perubahan PPDB 2025, Dispendik Surabaya Gelar Simulasi Online

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 22 Apr 2025 15:27 WIB
PPDB
PPDB

selalu.id - Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh, menyatakan bahwa sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2025 akan lebih modern dengan konsep paperless dan berbasis online untuk menciptakan proses pendaftaran yang lebih praktis dan transparan.

Mengantisipasi perubahan tersebut, Dispendik menyiapkan simulasi interaktif PPDB secara online guna membantu orang tua memahami proses dan jalur pendaftaran dengan lebih mudah.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Simulasi ini akan ditayangkan melalui website resmi dan media sosial Dispendik. Tujuannya, agar orang tua tidak bingung saat memilih jalur pendaftaran, termasuk dalam menentukan zonasi domisili.

“Nanti kita siapkan simulasi. Misalnya, orang tua ingin memilih jalur Domisili 1, bisa lihat langsung mekanismenya. Begitu juga Domisili 2, semuanya ada contohnya,” terang Yusuf, Selasa (22/4/2025).

Simulasi tidak hanya menampilkan visualisasi alur pendaftaran, tetapi juga skenario berdasarkan wilayah, kelurahan, hingga persentase kuota di jalur afirmasi, prestasi, mutasi, dan domisili.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Selain itu, Dispendik juga akan menggelar sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah dan kelurahan agar informasi PPDB menjangkau semua lapisan masyarakat.

Posko bantuan akan tersedia di sekolah dasar (SD) untuk mendampingi orang tua yang mengalami kesulitan akses layanan online.

“Kalau orang tua kesulitan akses internet atau sinyal, bisa ke SD terdekat. Tidak perlu datang ke sekolah tujuan, semua bisa dibantu di SD yang sudah kami siapkan,” jelas Yusuf.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Ia menambahkan, meskipun proses pendaftaran berbasis digital, keputusan tetap sepenuhnya berada di tangan orang tua.

“Teman-teman di sekolah hanya membantu teknis. Pilihan sekolah tetap ditentukan orang tua. Kami tidak ingin ada kasus salah pilih karena terburu-buru atau kurang memahami mekanisme,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.