Sabtu, 05 Sep 2026 10:22 WIB

Hadapi Perubahan PPDB 2025, Dispendik Surabaya Gelar Simulasi Online

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 22 Apr 2025 15:27 WIB
PPDB
PPDB

selalu.id - Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh, menyatakan bahwa sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2025 akan lebih modern dengan konsep paperless dan berbasis online untuk menciptakan proses pendaftaran yang lebih praktis dan transparan.

Mengantisipasi perubahan tersebut, Dispendik menyiapkan simulasi interaktif PPDB secara online guna membantu orang tua memahami proses dan jalur pendaftaran dengan lebih mudah.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Simulasi ini akan ditayangkan melalui website resmi dan media sosial Dispendik. Tujuannya, agar orang tua tidak bingung saat memilih jalur pendaftaran, termasuk dalam menentukan zonasi domisili.

“Nanti kita siapkan simulasi. Misalnya, orang tua ingin memilih jalur Domisili 1, bisa lihat langsung mekanismenya. Begitu juga Domisili 2, semuanya ada contohnya,” terang Yusuf, Selasa (22/4/2025).

Simulasi tidak hanya menampilkan visualisasi alur pendaftaran, tetapi juga skenario berdasarkan wilayah, kelurahan, hingga persentase kuota di jalur afirmasi, prestasi, mutasi, dan domisili.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Selain itu, Dispendik juga akan menggelar sosialisasi langsung ke sekolah-sekolah dan kelurahan agar informasi PPDB menjangkau semua lapisan masyarakat.

Posko bantuan akan tersedia di sekolah dasar (SD) untuk mendampingi orang tua yang mengalami kesulitan akses layanan online.

“Kalau orang tua kesulitan akses internet atau sinyal, bisa ke SD terdekat. Tidak perlu datang ke sekolah tujuan, semua bisa dibantu di SD yang sudah kami siapkan,” jelas Yusuf.

Baca Juga: Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Ia menambahkan, meskipun proses pendaftaran berbasis digital, keputusan tetap sepenuhnya berada di tangan orang tua.

“Teman-teman di sekolah hanya membantu teknis. Pilihan sekolah tetap ditentukan orang tua. Kami tidak ingin ada kasus salah pilih karena terburu-buru atau kurang memahami mekanisme,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.