Selasa, 03 Feb 2026 10:25 WIB

Buntut Sidak Penahanan Ijazah, Wawali Surabaya Akan Gugat Balik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 11 Apr 2025 17:12 WIB
Wawali Armuji
Wawali Armuji

selalu.id – Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, menyatakan akan melaporkan balik pemilik perusahaan CV Sentosa Seal di kawasan Margomulyo atas tuduhan pencemaran nama baik. Langkah ini menyusul laporan terhadap dirinya ke Polda Jawa Timur buntut dari inspeksi mendadak (sidak) yang ia lakukan ke perusahaan tersebut.

 

Baca Juga: Akui Dipanggil Polisi, Armuji Tegaskan Tak Terlibat Kasus Bimtek DPRD Surabaya

Laporan terhadap Armuji diterima polisi pada Kamis (10/4) malam pukul 19.30 WIB, berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/477/IV/2025/SPKT/POLDA JAWA TIMUR. Laporan itu diajukan oleh pemilik perusahaan bernama Diana, yang menilai unggahan akun Instagram dan TikTok milik Armuji mencemarkan nama baiknya.

 

Menanggapi laporan tersebut, Armuji menyatakan siap memberi klarifikasi jika dipanggil polisi. Ia juga menyatakan akan mengambil langkah hukum serupa terhadap pihak pelapor. “Iya, lapor balik,” kata Armuji saat dikonfirmasi, Jumat (11/4/2025).

 

Ia menyebut akan melaporkan pemilik CV Sentosa Seal, DN, pekan depan atas dugaan pencemaran nama baik. “Minggu depan, iya (pencemaran nama baik),” tambahnya.

 

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, membenarkan adanya laporan terhadap Armuji. Ia menyatakan saat ini laporan tersebut masih didalami oleh Direktorat Siber Polda Jatim. “Benar ada laporan. Masih didalami oleh Direktorat Siber Polda Jatim. Dari pihak ibu-ibu yang rumah atau gudangnya didatangi yang bersangkutan,” ujarnya.

 

Baca Juga: Mediasi Selesai, Begini Isi Surat Pernyataan Armuji ke Madas

Perseteruan ini bermula dari sidak yang dilakukan Armuji ke perusahaan CV Sentosa Seal pada Kamis (10/4/2025), setelah menerima laporan warga terkait dugaan penahanan ijazah milik salah satu mantan karyawan perempuan. Namun dalam kunjungan tersebut, Armuji justru mendapat respons tidak menyenangkan.

 

Dalam video yang diunggah di media sosial, Armuji terlihat mengetuk pintu gudang dan memperkenalkan diri. Namun dari dalam, terdengar suara seseorang yang menyebut dirinya pemilik perusahaan dan menuduh Armuji sebagai penipu. “Sampean penipu, saya gak kenal sampean. Penipu!” ujar pemilik perusahaan saat dihubungi Armuji melalui telepon di lokasi.

 

Menurut Armuji, ia datang dalam kapasitas sebagai pejabat publik yang merespons laporan warga. Ia menilai tuduhan terhadap dirinya tidak bisa ditoleransi. “Saya datang baik-baik karena ada laporan warga soal ijazah yang ditahan. Tapi saya justru dituduh penipu. Ini sudah tidak bisa ditoleransi,” tegasnya.

Baca Juga: Tuding JTV, Wawali Armuji Ceritakan Penyebab Viralnya Kasus Nenek Elina

 

Armuji juga mengecam praktik penahanan ijazah oleh perusahaan yang menurutnya bertentangan dengan perlindungan tenaga kerja. Ia menyebut praktik semacam ini bahkan sudah dilarang di sekolah-sekolah. “Bayangkan, anak muda yang sudah kuliah tiga tahun, mau cari kerja, tapi ijazahnya ditahan. Ini praktik yang tidak manusiawi,” kata Armuji.

 

Ia mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dan melihat persoalan secara jernih. “Yang saya perjuangkan ini bukan untuk saya pribadi, tapi untuk masyarakat kecil. Kalau saya dipanggil polisi, saya siap datang dan menjelaskan semuanya,” tandasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.