Minggu, 01 Feb 2026 15:22 WIB

Tuding JTV, Wawali Armuji Ceritakan Penyebab Viralnya Kasus Nenek Elina

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 06 Jan 2026 16:18 WIB

selalu.id - Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mengaku bahwa dirinya bukan pihak yang pertama kali memviralkan peristiwa kasus rumah Nenek Elina  melainkan media televisi yang lebih dahulu meliput kejadian tersebut.

Hal itu disampaikan Armuji di konferensi mediasi dan Dialog Terbuka bersama ormas Ketum DPP Madas Muhammad Taufik, di Universitas Unitomo (Unitomo), Selasa (6/1/2026).

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

“Singkat cerita, saat saya melakukan sidak ke rumah Nenek Elina karena ada laporan yang masuk, yang pertama kali memviralkan itu bukan saya. Tapi televisi JTV. Karena itu untuk kepentingan pemberitaan,” ujar Armuji, saat konpres.

Ia menjelaskan, kedatangannya ke lokasi murni karena adanya laporan masyarakat yang masuk secara berulang. Dalam pertemuan tersebut, Armuji menekankan agar Nenek Elina dan keluarganya diposisikan sebagai korban.

“Saya datang ke sana dan saya sampaikan, harus dikatakan bahwa Nenek Elina dan keluarganya adalah korban,” tegasnya.

Dalam proses dialog di lokasi, Armuji mengaku baru mengetahui nama seseorang bernama Samuel saat diskusi berlangsung antara pihak keluarga korban dan RT/RW setempat. Seluruh dialog tersebut, menurutnya, direkam secara utuh tanpa pemotongan.

“Video yang beredar di YouTube itu durasinya panjang dan tidak pernah saya putus, supaya jelas dan gamblang,” katanya.

Terkait polemik penyebutan atribut organisasi, Armuji menegaskan bahwa sejak awal ia berkali-kali menyebut istilah “oknum”, bukan organisasi tertentu atau Madas.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

“Berulang kali, sekitar 10 kali, saya menyebut ‘oknum’. Tapi saya akui, mungkin ada kekhilafan saya satu kali menyebut nama Madas,” ucapnya.

Armuji menjelaskan, kekeliruan tersebut muncul saat terjadi dialog lanjutan dengan beberapa pihak di lokasi yang mempertanyakan oknum dimaksud. Ia menyebut, tulisan pada atribut yang dikenakan seseorang sempat disalahartikan.

“Ternyata itu bukan atribut Madas, melainkan atribut Gong xi fa cai atas kekhilafan itu, saya mohon maaf sebesar-besarnya,” ujar Armuji.

Ia menegaskan tidak memiliki niat sedikit pun untuk menstigma organisasi tertentu. Menurutnya, kekeliruan tersebut murni kesalahan pribadi yang terjadi di tengah situasi dialog yang dinamis.

Baca Juga: Surabaya Mulai Kewalahan Tampung Hujan Ekstrem, 12 Sistem Drainase Diperbesar

“Tidak ada niatan apa pun ke arah sana. Hati kecil saya tidak pernah berniat menuduh Madas. Sekali lagi, saya mohon maaf,” katanya.

Armuji juga menyampaikan apresiasi atas sikap Ketua Umum Madas, Mohammad Taufik, yang telah lebih dahulu menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Surabaya dan warga Madura secara luas.

Ia berharap peristiwa ini menjadi pembelajaran bersama agar ke depan tidak terjadi kesalahpahaman serupa.

“Ini menjadi bahan introspeksi, koreksi, dan pembelajaran bagi kita semua. Tidak ada manusia yang lepas dari kesalahan,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.

Konflik Lahan di Jember Masih Rawan, DPRD Dorong Peran Posbakum Desa

Konflik tersebut tidak hanya terjadi di kawasan pedesaan, tetapi juga merambah wilayah perkotaan dan berpotensi memicu gesekan sosial di tengah masyarakat.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Keberuntungan Disemua Bintang, Mulai Karier hingga Percintaan

Ramalan seputar keuangan, karier dan jodoh, seluruh zodiak untuk hari ini juga diulas lengkap oleh astrotalk. Cek segera.

DPC PDIP Magetan Buka Rekrutmen Anggota Baru, Sasar Generasi Muda

Menurut Diana Sasa, rekrutmen ini memberikan beragam pilihan jalur pengabdian melalui organisasi sayap dan badan partai yang ada.