Minggu, 15 Feb 2026 11:28 WIB

Mediasi Selesai, Begini Isi Surat Pernyataan Armuji ke Madas

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 06 Jan 2026 18:23 WIB
Surat permohonan maaf dan klarifikasi Armuji kepada Ormas Madas
Surat permohonan maaf dan klarifikasi Armuji kepada Ormas Madas

selalu.id – Wakil Wali Kota Surabaya Armuji secara resmi menyampaikan permohonan maaf dan klarifikasi kepada Organisasi Masyarakat Madura Asli Sedarah (Madas) melalui surat pernyataan tertulis yang ditandatangani pada Januari 2026.

Surat berjudul “Pernyataan Permohonan Maaf dan Klarifikasi” tersebut beredar luas dan menjadi penanda berakhirnya polemik yang sempat mencuat terkait peristiwa pembongkaran rumah Nenek Elina.

Baca Juga: Capaian Satu Tahun Eri-Armuji Pimpin Surabaya

Dalam surat itu, Armuji mengakui adanya kekeliruan dan ketidakcermatan dalam penyampaian pernyataan sebelumnya yang menyebut nama Ormas Madas, sehingga menimbulkan kesalahpahaman dan kegaduhan di tengah masyarakat.

“Saya menyampaikan permohonan maaf kepada Ormas Madura Asli Sedarah serta kepada seluruh masyarakat Madura atas kekeliruan dan ketidakcermatan saya dalam menyampaikan pernyataan,” tulis Armuji dalam surat tersebut.

Armuji juga menegaskan bahwa dalam peristiwa pembongkaran rumah Nenek Elina tidak terdapat penggunaan atribut Ormas Madas, sebagaimana isu yang sebelumnya berkembang.

“Perlu saya tegaskan bahwa dalam peristiwa tersebut tidak terdapat penggunaan atribut Ormas Madas. Namun dalam pernyataan saya sebelumnya tertulis dan disebutkan kata ‘Madas’, sehingga menimbulkan kesalahpahaman,” lanjutnya.

Atas kekeliruan itu, Armuji menyatakan permohonan maaf secara terbuka dengan penuh kesadaran dan kerendahan hati kepada Ormas Madas serta masyarakat Madura secara luas.

Dengan surat pernyataan tersebut, Armuji juga mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan menjaga kondusivitas Kota Surabaya.

Baca Juga: Polisi Juga Bakal Panggil Anggota DPRD Surabaya dalam Kasus Bimtek, Siapa Jadi Tersangka?

“Mari kita menenangkan suasana, saling bergandengan tangan, serta bersama-sama menjaga persaudaraan dan kondusivitas. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama membangun dan menjaga Kota Surabaya agar tetap aman, damai, dan lebih baik ke depannya,” tulisnya.

Sebelumnya, permohonan maaf itu disampaikan Armuji dalam pertemuan mediasi terbuka bersama Ketua Umum DPP Madas, Mohammad Taufik, di Unitomo, Selasa (6/1/2026).

“Saya khilaf menyebut nama ormas. Saya mohon maaf. Tidak ada niat sedikit pun untuk menstigmatisasi Madas,” ujar Armuji.

Armuji menjelaskan, sidak tersebut dilakukan setelah dirinya menerima banyak laporan masyarakat. Peristiwa itu kemudian viral setelah diberitakan media dan tersebar di media sosial.

Baca Juga: Selain Armuji, Ketua DPRD Jatim Musyafak juga Diperiksa Polrestabes

“Yang memviralkan bukan saya, tapi televisi JTV. Lalu ada telepon ke saya terus berdering, banyak laporan masuk, makanya saya datang,” jelasnya.

Ia mengakui dalam dialog yang disiarkan melalui kanal YouTube dan medsos pribadinya, sempat menyebut nama Madas ketika menanggapi pertanyaan soal oknum yang terlibat. Namun, menurutnya, penyebutan itu dilakukan secara spontan dan tidak dimaksudkan untuk menyudutkan organisasi.

“Saya khilaf, menyebut itu sekali. Bahkan saya kira logonya Madas, ternyata setelah diklarifikasi itu bukan, ternyata tulisan gong xi fa cai,”imbuhnya.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Paskibraka 2026, Ini Syaratnya bagi Pelajar Kelas X 

Pemkot Surabaya mengajak pelajar yang memenuhi syarat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ajang pembentukan karakter.

Target Suara Golkar Naik 20 Persen, Arif Fathoni Gelar Ziarah Wali Lima di Dapil 3 Surabaya

Ziarah dipilih karena memiliki makna spiritual sekaligus mempererat komunikasi langsung antara wakil rakyat dan warga.

Dispendik Surabaya Buka Seleksi Dewan Pendidikan 2026–2030, Ini Jadwal dan Syaratnya

Seleksi terbuka bagi seluruh unsur masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, praktisi pendidikan, pengusaha, hingga aktvis organisasi masyarakat dan agama.

Lebaran Idul Fitri Tahun Ini, Penjahit Padat Karya Surabaya Cairkan Tabungan Rp50,4 Juta

Uci menjelaskan, skema tabungan dilakukan dengan menyisihkan sebagian ongkos jahit setiap kali menerima pekerjaan.

Mengalirkan Kebaikan di HUT ke-52 SIER, Dirut Danareksa Turut Donorkan Darah

Peserta donor berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari karyawan aktif SIER, para pensiunan, tenant kawasan industri, hingga masyarakat umum.

Komitmen Green Party, PKB Jatim Kampanye Anti-Plastik Sekali Pakai

Gus Halim menuturkan, isu lingkungan memang menjadi perhatian serius PKB sejak awal.