Selasa, 03 Feb 2026 16:04 WIB

Pasca Lebaran, DPRD Surabaya Bahas RPJMD dan Raperda Pemakaman

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 09 Apr 2025 15:50 WIB
Rapat Paripurna DPRD Surabaya
Rapat Paripurna DPRD Surabaya

selalu.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya menggelar rapat paripurna perdana usai libur panjang Idulfitri 1446 H pada Rabu (9/4/2025).

 

Baca Juga: Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji

Agenda utama rapat adalah pembahasan nota kesepakatan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 serta penyampaian pandangan fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pengelolaan Pemakaman dan Kremasi Jenazah.

 

Rapat turut dihadiri oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surabaya, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat, 37 anggota legislatif, serta awak media.

 

Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono, memimpin sidang pembuka sebelum menyerahkan pimpinan rapat kepada Wakil Ketua DPRD Bahtiyar Rifai. Adi harus menghadiri undangan halal bihalal bersama Gubernur Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, yang juga dihadiri Wali Kota Eri Cahyadi. Dalam rapat, posisi Wali Kota diwakili oleh Sekda Ikhsan.

 

Dalam sambutannya, Adi menekankan pentingnya rapat paripurna ini sebagai pijakan arah pembangunan Kota Surabaya lima tahun ke depan. Nota kesepahaman yang dibahas merupakan hasil pembahasan awal RPJMD 2025–2029 yang diajukan melalui surat resmi Wali Kota tertanggal 25 Maret 2025, berdasarkan ketentuan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017.

 

“Kolaborasi ini menjadi langkah strategis agar arah pembangunan kota tidak hanya ditentukan oleh eksekutif, tapi juga disepakati bersama legislatif sebagai representasi masyarakat,” ujar Adi.

 

Sebelumnya, rancangan awal RPJMD telah dibahas dalam forum konsultasi bersama DPRD dan Pemkot Surabaya pada 8 April 2025. Hasil diskusi tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman yang akan menjadi acuan dalam penyusunan dokumen final RPJMD.

 

Setelah pembahasan RPJMD, rapat paripurna dilanjutkan dengan penyampaian pandangan fraksi-fraksi terhadap Raperda Pengelolaan Pemakaman dan Kremasi Jenazah.

Baca Juga: Atap Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, DPRD Desak Evaluasi Total Bangunan Sekolah

 

Salah satu sorotan datang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Melalui juru bicaranya, Hj. Enny Minarsih, PKS menekankan pentingnya mempertimbangkan dimensi sosial, budaya, dan psikologis dalam penyusunan regulasi pemakaman.

 

“Penentuan lokasi pemakaman harus diselaraskan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Selain itu, PKS mendorong agar aturan teknis berupa peraturan wali kota segera diterbitkan untuk mendukung implementasi perda di lapangan,” ujar Enny.

 

Fraksi PKS juga menyoroti perlunya pembinaan terhadap pengelolaan Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang saat ini banyak ditangani oleh RT, RW, atau lembaga lokal. Mereka menilai perlu dilakukan pendataan serta penyelesaian konflik yang kerap muncul dalam pengelolaan TPU di berbagai wilayah.

 

Baca Juga: Kasus Bimtek DPRD Surabaya Kembali Dibuka, Begini Tanggapan Sekwan

Selain itu, PKS mendorong Pemerintah Kota Surabaya menyediakan layanan mobil jenazah dan petugas pemakaman secara gratis sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah berduka.

 

Terkait rencana pembentukan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) untuk mengelola layanan pemakaman, PKS mengingatkan pentingnya pendekatan yang berhati-hati.

 

“Karena ini menyangkut urusan kematian dan nilai-nilai kemanusiaan, pendekatannya tak bisa semata-mata bersifat komersial,” tegas Enny.

 

Mengakhiri pandangan fraksinya, PKS juga mengusulkan agar makam-makam yang memiliki nilai sejarah dan religius, termasuk makam wali, dimasukkan dalam perlindungan perda.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.

Jelang HUT ke-18, Gerindra Surabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis pada Lansia 

Selain pemeriksaan dasar, warga juga mendapatkan edukasi terkait kewaspadaan terhadap penyakit menular, termasuk Virus Nipah.

Pelindo Petikemas Luruskan Kabar Antrean Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak 

Widyaswendra mengatakan bahwa tidak ada keterlambatan pelayanan yang berakibat cukup signifikan dan berpengaruh pada jadwal sandar kapal.

Diduga Ada Penyimpangan Pengadaan Laptop untuk Pesantren, Tiga Unsur Jawa Timur Disorot

Aliansi Gempar menegaskan sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan Inspektorat Jatim, untuk segera ditindaklanjuti.

31 Ribu Kursi Tiket Kereta Lebaran 2026 di Daop 8 Surabaya Telah Terjual

Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah seiring dibukanya masa pemesanan tiket secara bertahap.