Rabu, 11 Feb 2026 00:57 WIB

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Ketua Umum Partai PKB, Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin saat memberikan arahan kepada seluruh jajaran DPW PKB yang baru terpilih. (Dok. DPW PKB Jatim).
Ketua Umum Partai PKB, Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin saat memberikan arahan kepada seluruh jajaran DPW PKB yang baru terpilih. (Dok. DPW PKB Jatim).

selalu.id - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar menegaskan seluruh jajaran Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB yang baru terpilih harus mengubah cara berpikir dan arah gerak organisasi. 

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan Akademi Politik dan Kebangsaan (Akpolbang) pada Senin (2/2/2026) malam.

Baca Juga: Gus Halim Kembali Pimpin PKB Jatim untuk Kali Keempat, Didukung Kader Muda

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif. 

Menurutnya, pendekatan lama yang kaku dan monoton tidak lagi relevan dalam menjalankan politik saat ini.

"Politik hari ini menuntut kecepatan, ketepatan, dan kemampuan beradaptasi. Kalau tidak berubah, kita akan ditinggal oleh zaman," tegasnya.

Cak Imin menekankan bahwa kader PKB tidak boleh hanya mengandalkan kemampuan lama atau pengalaman masa lalu. 

Pembelajaran berkelanjutan dan keterbukaan terhadap pengetahuan baru menjadi kunci agar partai tetap relevan dan mampu memberikan solusi bagi masalah bangsa.

Baca Juga: Gus Muhaimin Dorong PKB Jatim Fokus Kemiskinan & Lingkungan di Muswil Surabaya

"Jangan merasa cukup dengan kemampuan yang dimiliki hari ini. Politik tidak memberi ruang bagi kader yang berhenti belajar. Kita harus terus meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, dan memperbarui cara kerja," jelasnya.

Selain itu, Cak Imin juga menekankan pentingnya kerja kolaboratif baik di internal partai maupun dengan berbagai elemen masyarakat. Tantangan nasional, tidak dapat diselesaikan secara parsial atau individual.

"Kita harus meninggalkan cara kerja yang sektoral. PKB harus kolaboratif, saling menguatkan antarstruktur, dan mampu membangun sinergi dengan berbagai kekuatan masyarakat," paparnya.

Cak Imin berharap PKB tidak hanya kuat secara politik elektoral, tetapi juga matang dalam menyampaikan gagasan dan memberikan kontribusi bagi kemajuan kebangsaan. 

Baca Juga: DPC PKB Se Jatim Diminta Usulkan Nama Calon Ketua DPW PKB Jatim

Ia mengatakan bahwa situasi bangsa yang kompleks dan perubahan yang cepat mengharuskan kesiapan intelektual, mental, serta kemampuan bekerja sama dari seluruh kader.

Pada akhir arahannya, Cak Imin mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus DPW baru dan mengajak mereka untuk menjaga soliditas, kedisiplinan, serta semangat perjuangan dalam mengemban amanah.

"Selamat kepada sahabat-sahabat yang terpilih. Selamat berjuang, selamat mengemban amanah," tuturnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kabar Berpulangnya Adi Sutarwijono buat Gelombang Pentakziyah Padati Rumah Dinas

Hingga berita ini diturunkan, gelombang pentakziyah dari berbagai lapisan masyarakat masih terus berdatangan.

Kepergian Adi Sutarwijono Bikin Kader Terpukul, PDIP Surabaya: Terasa Seperti Mimpi!

Para kader mengaku terpukul dan tak menyangka sosok yang selama ini menjadi pengayom partai itu pergi begitu cepat.

Adi Sutarwijono Tutup Usia, DPRD Surabaya Kehilangan Figur Bersahaja dan Pengayom

Cak Awi dikenang sebagai sosok pemimpin yang tenang, bersahaja, serta mampu merangkul berbagai kalangan, baik di parlemen maupun di internal partai.

Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Berpulang

Cak Awi, sapaan akrab-Dominikus Adi Sutarwijono, mengembuskan napas terakhir pada pukul 20.36 WIB di MRCCC Siloam Hospitals Jakarta.

Satpol PP Jember Segel Billboard Tak Berizin, Jalan Jawa Jadi Sorotan Utama

"Tindakan ini dilakukan demi menjaga ketertiban umum dan kelestarian lingkungan," tegas Kasatpol PP Jember, Bambang Rudiyanto.

Mengenal Sepatu Aveka, Pemenang Shopee Jagoan UMKM asal Mojokerto

Usaha milik Muhammad Nurfuat ini mulai dirintis sejak tahun 2018. Pria asal Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan ini merupakan guru ponpes kawasan Nganjuk.