Rabu, 22 Jul 2026 15:47 WIB

DPRD Heran Wali Kota Eri Cemas Soal Urbanisasi: Semua Berhak Datang

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 08 Apr 2025 17:20 WIB
Urbanisasi
Urbanisasi

selalu.id – Kekhawatiran Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi terhadap lonjakan urbanisasi pasca-Idulfitri mendapat tanggapan dari DPRD Kota Surabaya.

 

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Anggota Komisi A, Muhammad Saifuddin, menyebut urbanisasi merupakan hal wajar dan tidak bisa dihindari. Ia menegaskan bahwa seluruh warga negara Indonesia memiliki hak tinggal di kota manapun, termasuk Surabaya.

 

“Urbanisasi itu keniscayaan. Selama mereka WNI, tak bisa ditolak masuk,” ujarnya, Selasa (8/4/2025).

 

Politisi Partai Demokrat itu menambahkan, yang terpenting adalah kemampuan pendatang untuk beradaptasi dan memiliki keterampilan agar tidak menjadi pengangguran di kota besar.

 

“Harus punya keterampilan agar tidak menyulitkan diri sendiri. Peluang kerja ada, tapi harus siap bersaing,” katanya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

 

Ia juga mengapresiasi langkah Pemkot yang mendorong pendatang datang dengan kesiapan bekerja dan berkontribusi.

 

Sementara itu, Wali Kota Eri telah menginstruksikan camat, lurah, RT, dan RW untuk memperketat pengawasan dan pendataan pendatang. Tujuannya agar warga baru memiliki tujuan jelas dan tidak menambah beban sosial.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

 

“Semua pendatang wajib lapor. Pendataan penting agar kita tahu siapa yang tinggal di Surabaya,” tegas Eri.

 

Pemkot juga menyatakan akan memulangkan pendatang tanpa pekerjaan atau tujuan jelas melalui koordinasi dengan pemerintah daerah asal.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.