Kamis, 24 Sep 2026 21:29 WIB

DPRD Surabaya: Program MBG Kurang Tepat Sasaran, Lima Kawasan Termiskin Tak Kebagian

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 24 Mar 2025 18:19 WIB
Progam MBG di Surabaya
Progam MBG di Surabaya

selalu.id – Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Imam Syafii, menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih belum tepat sasaran, terutama bagi wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi.

Meski telah berkembang dari lima menjadi 38 sekolah sejak Januari 2025, Imam menyoroti ketimpangan distribusi MBG. Dari data DPRD, lima kelurahan termiskin di Surabaya—Moro Krembangan, Pegirian, Kapas Madya, Sidotopo, dan Tanjung Perak—belum tersentuh program ini.

Baca Juga: DPRD Surabaya Telusuri Riwayat Tanah di Karangpoh, BPN Mangkir RDP

Uraian data tersebut adalah Moro Krembangan (Kecamatan Krembangan) terdapat 4.116 jiwa miskin, 1.300 KK. Pegirian (Kecamatan Semampir) terdapat 2.294 jiwa miskin, 895 KK.

Kemudian, Kapas Madya (Kecamatan Tambaksari) terdapat 2.765 jiwa miskin, 884 KK. Sidotopo, (Kecamatan Semampir) terdapat 2.737 jiwa miskin, 856 KK. Lalu, Tanjung Perak, (Kecamatan Pabean Cantikan) terdapat 2.739 jiwa miskin, 758 KK.

"Sekarang ini, sekolah penerima MBG justru berada di wilayah seperti Wonocolo, Rungkut, Tambaksari, Bulak, dan Gubeng. Padahal, lima kelurahan di atas sama sekali belum mendapatkan program ini,” ujarnya, Senin (24/3/2025).

Imam meminta Pemkot Surabaya lebih dilibatkan dalam perencanaan dan distribusi MBG agar program ini benar-benar tepat sasaran. Ia juga menyoroti kurangnya transparansi dalam perencanaan.

"Pemkot punya data lengkap dan perangkat yang bisa membantu agar program ini lebih efektif. Jangan sampai anggaran besar dari APBN tidak tepat sasaran,” tegasnya.

Baca Juga: Pungli Rekrutmen Pemkot Surabaya: Jangan Cuma Tangkap Kroco, Seret Penikmat Aliran Dananya!

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jalan Karangbong Sidoarjo Dalam Ancaman Banjir dan Kerusakan, DPRD Bilang Begini

Selain infrastruktur fisik, ulah kendaraan bertonase besar yang melintas tidak sesuai jam operasional turut memicu kerusakan.

Momen Siswa SMP Labschool Unesa 3 Surabaya dan Mahasiswa Asing Belajar Bahasa hingga Kuliner Tradisional

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen nyata SMP Labschool Unesa 3 dalam mencetak generasi muda yang berwawasan global tanpa melupakan akar budaya.

Kapasitas Pelabuhan Meningkat, Pakar UGM: Integrasi Logistik Darat jangan Diabaikan!

Prof. Kuncoro Harto Widodo, mengatakan pertumbuhan arus peti kemas perlu diimbangi dengan penguatan seluruh simpul dalam ekosistem logistik. 

6,1 Juta Batang Rokok dan Ribuan Liter Miras di Pasuruan Dimusnahkan

Gus Shobih menyebut tindakan ini juga bagian dari transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) hasil operasi penindakan.

Polda Jatim Bongkar Penipuan Kripto dan Saham Jaringan Internasional, Sita Uang Rp81,5 M

Atas ungkap ini, Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto pun mewanti-wanti masyarakat agar tidak gampang tergiur iming-iming investasi berimbal hasil tidak wajar.

7 Jam Geledah BPN Jatim, Ini Barang Bukti yang Disita KPK

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut perkara dugaan korupsi yang sebelumnya diungkap tim lembaga antirasuah di BPN Kota Mojokerto.