Selasa, 03 Feb 2026 01:41 WIB

Ini Aturan Baru untuk Masuk ke Alun-alun Bawah Tanah Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 17 Jan 2022 17:36 WIB
Alun-alun Suroboyo
Alun-alun Suroboyo

selalu.id - Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (DKKORP) Kota Surabaya telah mengubah aturan untuk para pengunjung atau wisatawan yang ingin ke Alun-alun Kota Surabaya, harus wajib daftar tiket masuk melalui formulir digital di situs tiketwisata.surabaya.go.id.

Aturan tersebut telah berlaku untuk mengendalikan para wisatawan dari dalam maupun dari luar area Alun-alun Kota Surabaya.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

"Sekali dibuka kan banyak sekali ya pengunjungnya. Supaya terkontrol serta in dan out-nya jelas, maka kita buatkan jadwal melalui website tersebut, sebelum wisatawan datang ke alun-alun," kata Kepala DKKORP Wiwiek Widayati, Minggu (16/1/2022).

Untuk mendapatkan tiket, pengunjung terlebih dahulu mengisi formulir pendaftaran secara digital melalui situs. Lalu mendapatkan tiket dengan mengunduh atau dengan menangkap layar ponsel (screenshot).

"Selanjutnya, tanda bukti pendaftaran itu ditunjukkan kepada petugas sebelum masuk ke dalam area galeri Alun-alun Surabaya," jelas Wiwiek.

Alun-alun Surabaya, lanjut Wiwiek, dibuka mulai dari jam sembilan pagi hingga jam delapan malam. Sebagai upaya patuh prokes, lokasi alun-alun Surabaya ini terbatas bagi seratus pengunjung saja tiap tiga puluh menit.
Setelahnya, petugas akan mengarahkan para wisatawan secara humanis untuk keluar dari area Alun-alun.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Kecuali untuk anak-anak yang main skateboard ya, yang diubah aturannya kan untuk yang berkunjung di area galeri seni. Setelah semua keluar, area galeri kita sterilkan selama 10 menit menggunakan desinfektan," urainya.

Pembatasan jumlah waktu berkunjung di Alun-alun Surabaya ini, sebagai ikhtiar untuk mencegah penyebaran Covid-19. Begitupun juga dengan metode pendaftaran yang dilakukan secara digital. Wisatawan yang berkunjung juga diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat dan scan barcode PeduliLindungi.

Kepala UPTD Museum dan Gedung Seni Balai Budaya, Saidatul Ma’munah, tak hanya jadwal kunjungan yang akan dievaluasi. Pengunjung yang berada di luar area galeri Alun-alun Surabaya juga diatur. Tujuannya, agar tidak ada kerumunan berlebih dan wisatawan yang mengantre terlalu lama.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

"Banyak yang antre, bahkan kalau weekend Sabtu-Minggu itu hampir empat ribu wisatawan dari luar kota," lanjut Saidatul.

Aturan ini merupakan hasil dari evaluasi asesmen ulang, setelah awal Alun-alun Surabaya dibuka. Tiket pendaftaran yang bebas biaya, membuat animo warga tinggi, dan menyebabkan kunjungan membludak. (Ade/SL2)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.