Sabtu, 05 Sep 2026 18:36 WIB

Usai Retret, Eri Cahyadi-Armuji Gelar Syukuran bersama 50 Anak Yatim

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 02 Mar 2025 11:33 WIB

Selalu.id - Setelah menjalani retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Armuji kembali ke Balai Kota dengan menggelar syukuran bersama anak yatim piatu.

Acara tersebut diisi dengan silaturahmi, doa bersama, serta santunan bagi 50 anak yatim, sebagai refleksi awal Ramadan, Sabtu (1/3/2025).

Baca Juga: Gempa NTT Bikin Kiriman Uang Mahasiswa di Surabaya Tersendat, PDIP Buka Posko Bantuan

Kegiatan ini tak hanya dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Surabaya, tetapi juga melibatkan organisasi masyarakat (ormas), tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga para pengusaha.

Dalam sambutannya, Eri Cahyadi menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol kebersamaan dalam membangun Kota Surabaya.

“Saya ingin menyamakan visi-misi pembangunan kota ini bersama masyarakat. Surabaya tidak bisa maju hanya dengan kerja pemerintah, tetapi harus melibatkan semua pihak,” ujar Cak Eri, sapaan akrabnya.

Baca Juga: Soal Foto Armuji Tak Dipasang di Poster Soekarno Cup 2026, Begini Jawaban Halus Panitia

Di momen ini, Cak Eri juga mengajak warga Surabaya yang mampu untuk ikut berkontribusi dalam membantu mereka yang kurang beruntung.

“Hari ini saya memulai dengan berbagi bersama anak yatim, karena saya ingin menggerakkan semangat gotong royong. Warga yang mampu, ayo sisihkan sedikit rezeki untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ucapnya.

Baca Juga: Ketika Foto Armuji Tak Dimasukkan dalam Poster Soekarno Cup 2026, Ada Apa dengan PDIP?

Ajakan ini bukan tanpa alasan. Cak Eri menegaskan bahwa anggaran Pemkot Surabaya sebesar Rp 12 triliun tidak cukup untuk mengentaskan seluruh persoalan kota, termasuk penanganan banjir yang bisa mencapai Rp 9,3 triliun, Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (Bopda) Rp 2 triliun, serta bantuan kesehatan sebesar Rp 1,4 triliun.

“Dengan keterbatasan anggaran, kita harus menetapkan skala prioritas. Namun, jika ada partisipasi dari warga yang mampu, kita bisa lebih cepat membantu masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.