Rabu, 22 Jul 2026 07:32 WIB

Buntut Tingginya Harga Bawang Putih, Gempari Bakal Geruduk Istana Negara dan KPK 

Aksi massa
Aksi massa

selalu.id – Massa aksi yang tergabung dalam Gempari (Gerakan Pemuda Peduli Rakyat Indonesia) bakal menggelar aksi di Istana Negara Jakarta dan kantor KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), pada hari Kamis (27/2/2025). Aksi protes tersebut akan dilakukan untuk menyikapi tingginya harga bawang putih impor yang diduga permainkan harganya oleh pejabat tertentu. 

 

Baca Juga: Besok Ratusan Massa Dikabarkan Akan Turun ke Grahadi Lagi, Ini Tuntutannya

Koordinator aksi Alfian mengatakan, aksi massa akan berlangsung di Istana Negara dan Kantor KPK mulai pukul 10.00 WIB. Namun sebelum ke sana, massa aksi akan mampir terlebih dahulu di Kantor Kementerian Perdagangan untuk menabur bawang putih busuk sebagai wujud protes kepada pemerintah dan pemangku kebijakan harga impor bawang putih. 

 

“Kita kan menyikapi masalah bawang putih, terkait masalah impor bawang putih. Nah, saya dapat informasi ya dari masyarakat apa segalam macam, ini kan barang impor ini kan untuk mensejahterakan para masyarakat yang kita pikir terus kan. Cuma kan kalau importir ini, masih banyak mafia-mafia importir itu berkeliaran maka yang dirugikan tetap masyarakat,” kata Alfian saat dihubungi selalu.id via seluler, Rabu (26/2/2025) malam. 

 

Disebabkan karena adanya mafia-mafia tersebut, lanjut Alfian menerangkan, harga bawang putih impor menjadi mahal. Menurut Alfian, ketahanan pangan yang selama ini digaungkan oleh Presiden Prabowo yang dapat menjadi salah satu stabilitas ekonomi masyarakat tetap harus dijaga. Oleh karena itu, Alfian meminta kepada Presiden Prabowo untuk meberantas mafia bawang putih. 

Baca Juga: Besok Bakal Ada Aksi Massa Lagi di Pusat Kota Surabaya, Poster Terpasang di Medsos

 

Selain itu, Alfian juga meminta Presiden Prabowo melalui para penegak hukum untuk segera membersihkan Menko Bidang Pangan Indonesia, Kementerian dan Staf Khusus Perdagangan dari mafia barang impor. Sebab permainan-permainan yang dilakukan oleh mafia bawang putih ini pasti akan merugikan masyarakat dan akan mengganggu stabilitas perekonomian. 

 

Baca Juga: Demo Jagal RPH Pegirian Memanas, Emak-Emak Geruduk Ruang Ketua DPRD Surabaya

“Jadi kan gini, pak Zulkifli Hasan ini kan sebagai Menko Pangan, tentunya Menteri Perdagangan ini di bawah koordinasi Menko Pangan. Pak Budi Santoso sebagai Menteri Perdagangan diduga kuat mereka adalah yang mangatur atau aktor intelektual importir ini,” terang Alfian. 

 

Alfian huga berharap, aksi ini akan menjadi perhatian dan atensi khusus dari Presiden Prabowo agar masyarakat tidak terus menerus dipermainkan oleh mafia-mafia barang impor, khususnya bawang putih. Di samping itu, Alfian juga menegaskan, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan segera melakukan pengaduan dan pelaporan kepada KPK. 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.