Jumat, 04 Sep 2026 21:26 WIB

Demo Jagal RPH Pegirian Memanas, Emak-Emak Geruduk Ruang Ketua DPRD Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 14 Jan 2026 14:42 WIB

selalu.id Puluhan jagal kembali menggelar aksi unjuk rasa menolak relokasi Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Pegirian selama tiga hari berturut-turut. Setelah sebelumnya berunjuk rasa di kawasan Tugu Pahlawan, massa kembali mendatangi Gedung DPRD Surabaya, Rabu (14/1/2026).

Pantauan selalu.id di lokasi, aksi berlangsung tegang. Massa aksi sempat mengancam akan memaksa masuk ke dalam gedung DPRD apabila tidak ditemui pimpinan dewan.

Baca Juga: Deklarasi Sidoarjo Merdeka Tanpa Narkoba Diikuti 150 Anggota Komunitas Emak-emak

“Kita bakal anarkis kalau tidak ditemui,” teriak salah satu orator di tengah aksi.

Situasi semakin memanas ketika sejumlah emak-emak yang merupakan keluarga jagal masuk hingga ke depan ruang Ketua DPRD Surabaya. Aksi tersebut diwarnai teriakan, luapan emosi, serta upaya mendorong pintu ruang hearing Komisi D.

Sejumlah peserta aksi terlihat merekam kejadian menggunakan telepon genggam. Sementara di luar gedung, massa membentangkan spanduk berisi penolakan relokasi RPH Pegirian.

Baca Juga: Besok Ratusan Massa Dikabarkan Akan Turun ke Grahadi Lagi, Ini Tuntutannya

Dalam aksi tersebut, emak-emak menyuarakan dampak langsung kebijakan relokasi terhadap kehidupan keluarga mereka. Salah satu emak-emak berteriak dengan suara bergetar di hadapan petugas dan massa aksi.

“Sudah tiga hari ini kami tolak dipindah. Tiga hari tidak makan, anak saya tidak sekolah,” teriaknya.

Baca Juga: Besok Bakal Ada Aksi Massa Lagi di Pusat Kota Surabaya, Poster Terpasang di Medsos

Massa menilai relokasi RPH Pegirian ke RPH Osowilangun dilakukan tanpa solusi yang jelas bagi keberlangsungan mata pencaharian jagal dan pedagang daging. Mereka mengaku pendapatan terhenti sejak aktivitas pemotongan terganggu.

Spanduk bertuliskan “Para Jagal dan Pedagang Daging RPH Pegirian Menolak Dipindah dengan Alasan Apapun” terbentang di luar gedung DPRD. Massa juga menyampaikan kekhawatiran akan kehilangan pelanggan serta meningkatnya biaya operasional apabila relokasi tetap dipaksakan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.

SMARTFREN Unlimited 5G, Pengalaman Digital dan Entertainment yang Semakin Dekat dengan Masyarakat

selalu.id - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) terus memperluas jaringan 5G nasional XLSMART dengan meningkatkan kualitas dan kapasitas jaringan di

Pemkot Surabaya Matangkan RDTR 2026, Bebaskan Lahan Warga yang 'Terjebak' Proyek Mangkrak

Saat ini, Pemkot mematangkan tahap penjaringan masukan akhir dari para pemangku kepentingan.

Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

Tak cuma soal izin, limbah darah hingga kotoran yang dibuang sembarangan ke saluran air dinilai membahayakan kesehatan warga.

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.