Selasa, 21 Jul 2026 19:50 WIB

Demo Jagal RPH Pegirian Memanas, Emak-Emak Geruduk Ruang Ketua DPRD Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 14 Jan 2026 14:42 WIB

selalu.id Puluhan jagal kembali menggelar aksi unjuk rasa menolak relokasi Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Pegirian selama tiga hari berturut-turut. Setelah sebelumnya berunjuk rasa di kawasan Tugu Pahlawan, massa kembali mendatangi Gedung DPRD Surabaya, Rabu (14/1/2026).

Pantauan selalu.id di lokasi, aksi berlangsung tegang. Massa aksi sempat mengancam akan memaksa masuk ke dalam gedung DPRD apabila tidak ditemui pimpinan dewan.

Baca Juga: Besok Ratusan Massa Dikabarkan Akan Turun ke Grahadi Lagi, Ini Tuntutannya

“Kita bakal anarkis kalau tidak ditemui,” teriak salah satu orator di tengah aksi.

Situasi semakin memanas ketika sejumlah emak-emak yang merupakan keluarga jagal masuk hingga ke depan ruang Ketua DPRD Surabaya. Aksi tersebut diwarnai teriakan, luapan emosi, serta upaya mendorong pintu ruang hearing Komisi D.

Sejumlah peserta aksi terlihat merekam kejadian menggunakan telepon genggam. Sementara di luar gedung, massa membentangkan spanduk berisi penolakan relokasi RPH Pegirian.

Baca Juga: Besok Bakal Ada Aksi Massa Lagi di Pusat Kota Surabaya, Poster Terpasang di Medsos

Dalam aksi tersebut, emak-emak menyuarakan dampak langsung kebijakan relokasi terhadap kehidupan keluarga mereka. Salah satu emak-emak berteriak dengan suara bergetar di hadapan petugas dan massa aksi.

“Sudah tiga hari ini kami tolak dipindah. Tiga hari tidak makan, anak saya tidak sekolah,” teriaknya.

Baca Juga: Mogok Jagal Pegirian Sempat Ganggu Pasokan, RPH Pastikan Stok Daging Surabaya Aman

Massa menilai relokasi RPH Pegirian ke RPH Osowilangun dilakukan tanpa solusi yang jelas bagi keberlangsungan mata pencaharian jagal dan pedagang daging. Mereka mengaku pendapatan terhenti sejak aktivitas pemotongan terganggu.

Spanduk bertuliskan “Para Jagal dan Pedagang Daging RPH Pegirian Menolak Dipindah dengan Alasan Apapun” terbentang di luar gedung DPRD. Massa juga menyampaikan kekhawatiran akan kehilangan pelanggan serta meningkatnya biaya operasional apabila relokasi tetap dipaksakan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.

Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Pemkab Sidoarjo menilai seluruh anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.