Selasa, 20 Okt 2026 06:23 WIB

Mogok Jagal Pegirian Sempat Ganggu Pasokan, RPH Pastikan Stok Daging Surabaya Aman

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 12 Jan 2026 19:31 WIB
Direktur Utama PT RPH Surabaya Perseroda, Fajar Arifianto Isnugroho
Direktur Utama PT RPH Surabaya Perseroda, Fajar Arifianto Isnugroho

selalu.id - Aksi mogok massal yang dilakukan para jagal di Rumah Potong Hewan (RPH) Pegirian sempat berdampak pada distribusi daging segar di Kota Surabaya. 

 

Baca Juga: Harga Daging Sapi Kelas Satu Naik, RPH Surabaya Sarankan Langsung Beli di Lapak Mitra

Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat kesulitan mendapatkan pasokan daging. Meski begitu, manajemen PT Rumah Potong Hewan (RPH) Surabaya Perseroda memastikan ketersediaan daging sapi di Kota Pahlawan masih dalam kondisi aman.

 

Direktur Utama PT RPH Surabaya Perseroda, Fajar Arifianto Isnugroho, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas dampak aksi mogok tersebut.

 

“Yang pertama saya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Surabaya. Akibat mogok pemotongan sapi di RPH Pegirian, pasokan daging segar sempat terganggu,” ujar Fajar di Balai Kota Surabaya, Senin (12/1/2026).

 

Namun, Fajar menegaskan masyarakat tidak perlu panik. Berdasarkan hasil pemantauan tim monitoring, aktivitas pemotongan sapi masih berjalan di RPH Surabaya Unit Kedurus.

 

“Saya pastikan ketersediaan daging hari ini masih cukup. Karena kami masih memiliki RPH Kedurus yang tetap beroperasi melakukan pemotongan sapi,” jelasnya.

 

Selain dari RPH Kedurus, distribusi daging juga tetap disuplai melalui outlet resmi RPH Surabaya. Masyarakat dapat membeli daging sapi melalui RPH Surya Mart maupun pasar tradisional yang menjadi mitra distribusi.

 

“Ada 11 outlet di pasar tradisional yang tetap disuplai oleh mitra jagal dari Kedurus. Jadi masyarakat tetap bisa mendapatkan daging sapi yang berkualitas,” kata Fajar.

 

Terkait rencana relokasi aktivitas pemotongan sapi dari RPH Pegirian ke RPH Tambak Osowilangun (TOW), Fajar kembali menegaskan bahwa yang dipindahkan hanyalah lokasi pemotongan, bukan pusat perdagangan daging.

 

“Pasar Daging Arimbi sebagai sentra perkulakan daging terbaik di Surabaya tidak pindah. Lokasinya tetap di Jalan Arimbi, Pegirian,” tegasnya.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Pemkot Copot Direksi BUMD yang Terus Merugi

Manajemen RPH Surabaya juga memberikan masa transisi hingga akhir Idulfitri 2026. Selama Januari hingga Maret, aktivitas pemotongan akan dilakukan di dua lokasi secara paralel.

 

“RPH Pegirian dan TOW sama-sama kami operasikan. Ini untuk memastikan kesiapan teknis, fasilitas, dan sertifikasi di TOW,” ujarnya.

 

Fajar mengungkapkan, kebutuhan daging sapi di Surabaya mencapai sekitar 40 ton per hari, dengan sekitar 20 ton dipenuhi dari pemotongan RPH Surabaya. Oleh karena itu, stabilitas operasional menjadi perhatian utama di tengah aksi mogok.

 

Dalam masa transisi, manajemen juga memprioritaskan jagal Pegirian untuk beroperasi di RPH TOW. Meski terdapat minat dari jagal luar daerah, pihaknya masih fokus mengakomodasi jagal lokal.

 

“Respons dari luar daerah cukup banyak, tapi kami prioritaskan dulu jagal Pegirian,” katanya.

 

Baca Juga: Besok Ratusan Massa Dikabarkan Akan Turun ke Grahadi Lagi, Ini Tuntutannya

Menurut Fajar, secara fasilitas RPH TOW sudah siap beroperasi dan bahkan lebih modern dibanding RPH Pegirian yang telah berusia hampir satu abad. RPH TOW mampu menampung hingga 150 ekor sapi Brahman Cross (BX) dan 80 ekor sapi lokal, dengan fasilitas pengolahan limbah yang lebih maksimal.

 

Untuk menjaga pasokan jangka pendek, RPH Surabaya juga akan melakukan pemotongan mandiri dalam sepekan ke depan.

 

“Insyaallah kebutuhan daging masyarakat Surabaya tetap bisa terpenuhi,” imbuhnya.

 

Ia berharap aksi mogok para jagal tidak berlarut-larut karena berpotensi merugikan pelaku usaha sendiri.

 

“Kalau mogok terus, pelanggan bisa mencari pemasok lain. Itu yang kami khawatirkan,” pungkas Fajar.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).