Rabu, 22 Jul 2026 08:49 WIB

Kasus Pencabulan di Panti Asuhan Surabaya, Pemilik Ditetapkan Tersangka

Selalu.id – Polisi menetapkan Nur Herwanto (NH) alias Heri (61), pemilik sekaligus pengasuh Panti Asuhan Budi Kencana yang berada di Jalan Barata Jaya No.7 Gang 12, RT 03 RW 05, Surabaya, Jawa Timur, sebagai tersangka kasus pencabulan terhadap anak asuhnya.  

Penetapan tersangka ini menyusul dengan adanya laporan polisi bernomor LP/B/165/I/2025/SPKT/Polda Jawa Timur, yang diajukan pada 30 Januari 2025, setelah beberapa anak melarikan diri dari panti dan melaporkan adanya dugaan kekerasan seksual.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Kasus ini terungkap setelah beberapa anak penghuni panti melarikan diri dan menceritakan pengalaman traumatis mereka kepada seorang warga berinisial S.  S kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.  Salah satu mantan penghuni panti, RF (18), memberikan kesaksian kunci kepada penyidik Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim.  

RF mengungkapkan perilaku menyimpang Heri yang kerap keluar rumah tanpa busana dan bahkan tidur telanjang bersama anak-anak asuh lainnya. "Dia sering keluar rumah telanjang bulat. Saya juga pernah melihat dia tidur telanjang bersama anak-anak asuh lainnya," ungkap RF kepada selalu.id saat ditemui dilokasi, Sabtu (1/2/2025) sore.  

RF, yang dimintai keterangan polisi pada Jumat malam (31/1/2025) bersama Heri, memberikan detail kronologi perilaku menyimpang tersebut. Menurut RF, perilaku Heri semakin menjadi-jadi sejak perceraiannya dengan istrinya pada tahun 2022. "Setelah bercerai, perilakunya semakin aneh.  Dia sering telanjang di depan kami," tambah RF. 

Kesaksian RF diperkuat oleh keterangan korban utama, IN (16), yang masih menjadi anak asuh di panti tersebut.  IN, yang mengalami trauma mendalam, menjadi korban pencabulan yang diduga dilakukan Heri sejak tahun 2022.  Hal ini menunjukkan bahwa tindak pidana tersebut telah berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jatim, Kombes Pol Farman, saat dikonfirmasi selalu.id, membenarkan penetapan Heri sebagai tersangka.  "Iya benar, dia sudah kami tetapkan sebagai tersangka," ujar Kombes Pol Farman, Sabtu (1/1/2025) malam.  

Proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan oleh tim penyidik Polda Jatim telah menemukan cukup bukti untuk menetapkan Heri sebagai tersangka. Sementara itu, Ketua RT 03 setempat, Aldy (45), menggambarkan Heri sebagai sosok yang tertutup dan jarang berinteraksi dengan warga sekitar.  Lebih mengejutkan lagi, Heri diketahui menunggak iuran RT selama tiga tahun dan selalu menghindari ketika ditagih.  Sikap tertutup dan antisosial Heri ini semakin memperkuat kecurigaan atas perilaku menyimpangnya. 

Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan dan perlindungan terhadap anak-anak di panti asuhan.  Kejadian ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan berani melaporkan setiap dugaan tindak pidana, khususnya yang melibatkan anak-anak.  

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Polda Jatim saat ini tengah fokus pada proses penyidikan lebih lanjut untuk mengumpulkan bukti-bukti tambahan dan memastikan keadilan bagi korban.  Heri terancam hukuman berat atas perbuatannya yang telah menyebabkan trauma mendalam bagi korban-korbannya.  

Pihak berwenang juga tengah menyelidiki kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor.  Proses hukum akan terus berjalan untuk mengungkap seluruh fakta dan memberikan sanksi yang setimpal bagi pelaku.  Perlindungan dan pemulihan bagi korban juga menjadi prioritas utama dalam penanganan kasus ini.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.