Jumat, 05 Jun 2026 20:01 WIB

DPRD Jatim Desak Pemerintah Pusat Atasi Kerusakan Fasum Akibat Koin Jagat

Anggota DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi
Anggota DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi

selalu.id –  Anggota DPRD Jawa Timur, Fuad Benardi, mendesak pemerintah pusat, khususnya Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap maraknya permainan "Koin Jagat" yang telah menyebabkan kerusakan sejumlah fasilitas umum di Kota Surabaya. 

Permainan berbasis aplikasi ini, yang tengah viral di Indonesia, mengharuskan pemain mencari koin virtual di lokasi-lokasi nyata, dan telah menimbulkan dampak negatif yang signifikan. "Kami menerima banyak laporan tentang kerusakan taman-taman kota akibat aktivitas perburuan koin ini," ungkap Fuad kepada selalu.id di Surabaya, Senin (20/1/2025). 

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Ia menjelaskan bahwa para pemain, dalam upayanya mencari koin emas, perak, dan perunggu virtual, seringkali menginjak-injak tanaman dan merusak fasilitas publik lainnya di berbagai taman di Surabaya. Fuad, yang juga anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, menekankan pentingnya perlindungan fasilitas umum yang dibangun dengan biaya APBD dan diperuntukkan bagi kesejahteraan masyarakat. 

"Taman-taman kota merupakan ruang publik yang vital, berfungsi sebagai paru-paru kota dan tempat rekreasi warga.  Kerusakan yang ditimbulkan oleh permainan Koin Jagat ini tidak dapat dibiarkan begitu saja," tegasnya.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Kerusakan fasilitas umum akibat permainan ini, lanjut Fuad, tidak hanya menimbulkan kerugian materiil berupa biaya perbaikan dan perawatan yang membengkak, tetapi juga mengurangi nilai estetika dan fungsi taman sebagai ruang publik yang nyaman dan bermanfaat bagi masyarakat.  Ia khawatir jika dibiarkan, fenomena ini akan semakin meluas dan menimbulkan kerusakan yang lebih parah di berbagai wilayah di Jawa Timur.

Fuad mendesak Kominfo untuk segera mengeluarkan regulasi yang dapat membatasi dan mengatur permainan berbasis lokasi seperti Koin Jagat.  Regulasi tersebut, menurutnya, harus mampu mencegah dampak negatif terhadap fasilitas umum dan ketertiban masyarakat.  Ia juga menyarankan agar pengembang aplikasi Koin Jagat turut bertanggung jawab atas kerusakan yang ditimbulkan oleh para pemainnya.

Baca Juga: Polemik Pajak Rumah Kos di Surabaya Tuai Protes

"Permainan yang memanfaatkan teknologi lokasi dan realitas tertambah (augmented reality) seperti ini perlu diawasi secara ketat agar tidak mengganggu ketertiban umum dan merusak fasilitas publik," tegas Fuad. 

Ia berharap pemerintah pusat dapat segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah ini sebelum kerusakan yang lebih besar terjadi dan merugikan masyarakat luas.  DPRD Jawa Timur siap berkolaborasi dengan pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk mencari solusi terbaik dalam mengatasi fenomena Koin Jagat ini.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Surabaya dipilih sebagai lokasi awal karena telah memiliki berbagai inisiatif pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.