Selasa, 03 Feb 2026 05:08 WIB

Harga Eceran Minyakita Naik, Mendag: Sudah Waktunya Dinaikkan

Foto: Minyak Kita
Foto: Minyak Kita

selalu.id - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengusulkan untuk menaikkan harga eceran tertinggi (HET) Minyakita menjadi Rp15.500 per liter dari HET berlaku saat ini sebesar Rp14.000 per liter.

"Saya akan usulkan Rp1.500 naiknya. Usulnya (jadi) Rp15.500," ujar Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan, usai Penandatanganan Kerja Sama Implementasi dan Pengawasan Jaminan Produk Halal di Bidang Perdagangan di Jakarta, Selasa (28/5/2024).

Zulkifli juga menegaskan pihaknya saat ini sudah menunggu rencana kenaikan harga Minyakita untuk diteruskan ke Kemenko Perekonomian dan selanjutnya disahkan.

"Kan, lagi belum rapat. Sudah waktunya untuk dinaikkan. Ada rapat Kemenko kalau ada undangan saya usul," terangnya.

Menurutnya, evaluasi Kementerian Perdagangan menyoroti opsi menaikkan harga Minyakita sudah layak karena harga yang dibanderol saat ini belum pernah diperbarui hampir dua ahun.

Baca Juga: Cabai Meroket Jelang Nataru, DPRD Nilai Pemkot Lambat Hadapi Gejolak Harga

"Memang sudah layak ya dari Rp14.000. Kan, sudah dua tahun untuk (dinaikkan) Rp15.000 atau Rp15.500," ucapnya.

Sebagai informasi, berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 41 Tahun 2022, HET Minyakita telah ditetapkan sebesar Rp14.000 per liter. HET tersebut belum pernah mengalami kenaikan dalam dua tahun ini.

Evaluasi HET Minyakita pernah dilakukan pada akhir Februari 2024. Hal itu merupakan respons atas temuan Minyakita yang dijual dengan harga di atas HET.

Informasi berkaitan evaluasi harga minyak subsidi tersebut juga kembali mencuat pada Mei 2024, di mana direncanakan harga eceran akan naik sekitar Rp1.000 - Rp1.500 per liter. 

Baca Juga: Jelang Lebaran, Harga Bawang Merah dan Daging Naik di Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.