Selasa, 03 Feb 2026 18:54 WIB

Jelang Lebaran, Harga Bawang Merah dan Daging Naik di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 26 Mar 2025 16:58 WIB
Ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional Surabaya
Ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional Surabaya

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan harga dan ketersediaan bahan pangan di pasar tradisional serta agen distributor tetap stabil menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.

 

Baca Juga: Cabai Meroket Jelang Nataru, DPRD Nilai Pemkot Lambat Hadapi Gejolak Harga

Namun, hasil pemantauan selama sepekan terakhir menunjukkan kenaikan harga pada beberapa komoditas, seperti bawang merah dan daging sapi.

 

Ketua Tim Kerja Pengendalian dan Distribusi Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (BPSDA) Kota Surabaya, Agung Supriyo Wibowo, mengatakan tim gabungan telah mengecek harga di berbagai pasar tradisional, termasuk Pasar Pucang Anom dan Pasar Genteng, serta agen telur di Jalan Kalibutuh.

 

“Fokus kami menjelang Lebaran adalah memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok. Kami juga telah melakukan pengecekan keamanan pangan bersama BPOM terkait penggunaan bahan pengawet di pasar tradisional,” ujar Agung, Rabu (26/3/2025).

 

Baca Juga: Dispendik Surabaya Cek Kantin SMPN 37 Usai Temuan Harga Jajanan Naik

Hasil pemantauan menunjukkan harga bawang merah naik Rp5.000 per kilogram di Pasar Genteng dan Rp2.000 per kilogram di Pasar Pucang Anom. Harga daging sapi juga mengalami kenaikan Rp5.000 per kilogram di Pasar Genteng, menjadi Rp140.000 per kilogram untuk kualitas terbaik.

 

Sementara itu, harga telur dari Rp22.000 per kilogram di tingkat kulakan menjadi Rp24.000 per kilogram di tingkat pedagang. Minyak goreng kemasan premium naik dari Rp35.000 menjadi Rp40.000 per liter, tetapi masih dalam batas wajar.

 

Baca Juga: Cegah Urbanisasi Pasca Lebaran, Anggota DPRD: Tak Jelas, Dipulangkan

Pemkot juga mengawasi toko modern dan supermarket untuk memastikan produk yang dijual memiliki izin edar dan tidak kedaluwarsa. “Secara umum, izin edar aman, tetapi kami menemukan beberapa kemasan yang penyok atau rusak,” tambah Agung.

 

Pemkot Surabaya mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. “Harga pangan masih stabil, dan stok mencukupi. Maka, tidak perlu panic buying dan tetap bijak dalam berbelanja,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.