Selasa, 21 Jul 2026 21:52 WIB

Jelang Lebaran, Harga Bawang Merah dan Daging Naik di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 26 Mar 2025 16:58 WIB
Ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional Surabaya
Ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional Surabaya

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memastikan harga dan ketersediaan bahan pangan di pasar tradisional serta agen distributor tetap stabil menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.

 

Baca Juga: Tunjungan Plaza Diserbu Pemburu Diskon, Area Mal Sampai Jalan Basuki Rahmat Padat

Namun, hasil pemantauan selama sepekan terakhir menunjukkan kenaikan harga pada beberapa komoditas, seperti bawang merah dan daging sapi.

 

Ketua Tim Kerja Pengendalian dan Distribusi Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (BPSDA) Kota Surabaya, Agung Supriyo Wibowo, mengatakan tim gabungan telah mengecek harga di berbagai pasar tradisional, termasuk Pasar Pucang Anom dan Pasar Genteng, serta agen telur di Jalan Kalibutuh.

 

“Fokus kami menjelang Lebaran adalah memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok. Kami juga telah melakukan pengecekan keamanan pangan bersama BPOM terkait penggunaan bahan pengawet di pasar tradisional,” ujar Agung, Rabu (26/3/2025).

 

Baca Juga: Tasyakuran HUT Ke-52, SIER Tegaskan Komitmen Naik Kelas dan Berkelanjutan

Hasil pemantauan menunjukkan harga bawang merah naik Rp5.000 per kilogram di Pasar Genteng dan Rp2.000 per kilogram di Pasar Pucang Anom. Harga daging sapi juga mengalami kenaikan Rp5.000 per kilogram di Pasar Genteng, menjadi Rp140.000 per kilogram untuk kualitas terbaik.

 

Sementara itu, harga telur dari Rp22.000 per kilogram di tingkat kulakan menjadi Rp24.000 per kilogram di tingkat pedagang. Minyak goreng kemasan premium naik dari Rp35.000 menjadi Rp40.000 per liter, tetapi masih dalam batas wajar.

 

Baca Juga: Cabai Meroket Jelang Nataru, DPRD Nilai Pemkot Lambat Hadapi Gejolak Harga

Pemkot juga mengawasi toko modern dan supermarket untuk memastikan produk yang dijual memiliki izin edar dan tidak kedaluwarsa. “Secara umum, izin edar aman, tetapi kami menemukan beberapa kemasan yang penyok atau rusak,” tambah Agung.

 

Pemkot Surabaya mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. “Harga pangan masih stabil, dan stok mencukupi. Maka, tidak perlu panic buying dan tetap bijak dalam berbelanja,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.