Selasa, 03 Feb 2026 13:29 WIB

Mahasiswa Mesum di Kampus, Begini Klarifikasi Warek UINSA

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 17 Mei 2024 17:32 WIB
Foto: Video mesum mahasiswa UINSA
Foto: Video mesum mahasiswa UINSA

selalu.id - Viral beredar rekaman video mesum yang diduga dilakukan mahasiswa di salah satu gedung kampus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya.

Dalam rekaman video yang beredar tersebut, diperlihatkan sepasang melakukan asusila di dalam gedung. Kegiatan asusila mereka bahkan terlihat melalui jendela kaca.

Baca Juga: Diduga Mesum, Lima Pasangan Terjaring Razia Kos di Mojokerto

Wakil Rektor III UINSA Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Prof Abdul Muhid pun memberikan klarifikasi tentang video viral tersebut. Ia menyebut pihak kampus masih melakukan proses investigasi kejadian video mesum itu.

“Kejadin itu masih proses investigasi,” kata Prof Abdul, saat dihubungi, Jumat (17/5/2024).

Prof Abdul menyampaikan melihat lokasi dalam video tersebut itu berada di gedung UINSA yang berada di Gunung Anyar, Surabaya.

“Kalau lihat gedungnya tempatnya, karena itu diambil dari jarak jauh kan, dan gedungnya seperti di UINSA, di kampus Gunung Anyar. Kampus UINSA Gunung Anyar,” katanya.

Baca Juga: Mendung dan Hujan di Surabaya, Tinggi 3,7 Derajat Hilal Sulit Terlihat

Saat ini pihak kampus, kata dia, sedang melakukan rapat untuk membahas video viral tersebut. Ia pun membenarkan dua orang yang ada di video itu merupakan mahasiswanya.

“Sudah (mereka mahasiswa). Tapi masih dikonfirmasi karena bisa jadi bukan dia. Tapi kan sudah dapat. Ini sedang rapat,” jelasnya.

Lebih lanjut prof Abdul menyampaikan akan memberi sanksi sesuai kode etik mahasiswa terkait pelanggaran apa yang sudah mereka lakukan. Saat ini pihaknya sudah memanggil salah satu orang tua wali dari mahasiswa tersebut.

Baca Juga: Warga Laporkan Ada Panti Pijat Plus di Surabaya, Satpol PP Gerak Cepat

“Nanti kita serahkan ke komite etik. Di UINSA itu ada senat yang nanti minta petunjuk atau minta telaah secara etik,” tuturnya.

Ia menambahkan sanksinya masiih menunggu dan dari kode etik mahasiswa saja. Sanksi berupa, mulai teguran hingga dikeluarkan atau DO.

“Namanya juga hukuman. Kita belum bisa memastikan sebelum hasil investigasi selesai dan diserahkan ke komite etik,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Diduga Ada Penyimpangan Pengadaan Laptop untuk Pesantren, Tiga Unsur Jawa Timur Disorot

Aliansi Gempar menegaskan sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan Inspektorat Jatim, untuk segera ditindaklanjuti.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.