Selasa, 03 Feb 2026 12:56 WIB

Mendung dan Hujan di Surabaya, Tinggi 3,7 Derajat Hilal Sulit Terlihat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 28 Feb 2025 18:18 WIB
Observatorium Astronomi Sunan Ampel (OASA)
Observatorium Astronomi Sunan Ampel (OASA)

selalu.id – Pemantauan hilal Ramadan 1446 Hijriah di Surabaya menghadapi kendala akibat cuaca tak mendukung dan hujan mengguyur kota, hingga sulit terlihat.

Sejumlah mahasiswa dan dosen dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya terlibat dalam observasi rukyatul hilal ini mencoba memantau menggunakan teleskop dari Gedung Twin Tower UIN Sunan Ampel Surabaya.

Namun, sayangnya terhalang mendung tebal membuat visibilitas hilal rendah.

Penanggung Jawab Observatorium Astronomi Sunan Ampel (OASA) Fakultas Syariah dan Hukum UIN Sunan Ampel Surabaya, Novi Sopwan, menjelaskan bahwa meskipun tinggi hilal di Surabaya mencapai 3,7 derajat dengan elevasi 5,7 derajat, peluang untuk melihatnya sangat kecil.

“Jika dilihat dari visibilitas hilal, sangat sulit untuk diamati, terlebih karena cuaca beberapa jam lalu hujan dan saat ini masih mendung,” kata Novi, kepada selalu.id, Jumat (28/2/2025).

Hingga pukul 17.00 WIB, pihaknya  telah menggunakan teleskop dan berbagai alat bantu, tim pemantau tetap tidak dapat melihat hilal.

Novi menambahkan bahwa secara teori, hanya Aceh yang berpotensi bisa melihat hilal karena posisinya lebih menguntungkan.

“Secara pengalaman dan teori, hilal memang sulit terlihat di Surabaya. Kemungkinan besar, hilal baru bisa diamati di wilayah lain seperti Aceh,” tambahnya.

Sementara itu, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Jawa Timur menggelar rukyatul hilal di 30 lokasi berbeda. Pemantauan ini dilakukan menjelang maghrib, sekitar pukul 17.00 WIB.

Ketua Tim Kemasjidan, Hisab Rukyat, Pembinaan Syariah dan Sertifikasi Halal Kanwil Kemenag Jatim, M. Fauzi, mengatakan bahwa pemantauan melibatkan Kementerian Agama, ormas Islam, perguruan tinggi, ahli falak, BMKG, dan pengadilan agama.

Menurut Fauzi, ketinggian hilal di seluruh Indonesia berada di atas ufuk dengan kisaran antara 3° 5,91’ hingga 4° 40,96’, serta sudut elongasi 4° 47,03’ hingga 6° 24,14’.

“Hasil rukyatul hilal ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam Sidang Isbat yang digelar malam ini,” jelasnya.

Sidang Isbat awal Ramadan 1446 H akan diselenggarakan di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama RI, Jakarta.

Sidang ini akan dihadiri perwakilan duta besar negara sahabat, Ketua Komisi VIII DPR RI, Mahkamah Agung, MUI, BMKG, serta sejumlah lembaga riset seperti BRIN, BIG, Observatorium Bosscha ITB, dan Planetarium Jakarta.

Selain itu, pakar ilmu falak dari berbagai organisasi Islam dan perwakilan pondok pesantren juga akan turut serta dalam sidang. Keputusan resmi mengenai awal Ramadan akan diumumkan setelah sidang berlangsung.

Baca Juga: Hilal hanya Terlihat di Dua Lokasi di Jawa Timur

Editor : Ading
Berita Terbaru

Diduga Ada Penyimpangan Pengadaan Laptop untuk Pesantren, Tiga Unsur Jawa Timur Disorot

Aliansi Gempar menegaskan sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan Inspektorat Jatim, untuk segera ditindaklanjuti.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.