• Loadingselalu.id
  • Loading

Minggu, 14 Apr 2024 20:39 WIB

Alun-alun Seluruh Wilayah Jawa Timur Bakal Ditutup saat Malam Tahun Baru

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta. Foto: istimewa

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta. Foto: istimewa

Surabaya (selalu.id) - Mengantisipasi kerumunan pada malam tahun baru, seluruh alun-alun kabupaten dan kota di wilayah Jawa Timur ditutup. Penutupan direncanakan mulai tanggal 31 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022.

"Sudah disampaikan, lokasi wisata dan tempat keramaian, mungkin nanti ditiadakan dan juga alun-alun nanti ditutup tanggal 31 Desember 2021 sampai dengan tanggal 1 Januari 2022," kata Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, Minggu (19/12/2021).

Baca Juga: Kapolda Jatim Pastikan Rekapitulasi Pemilu Berjalan Aman dan Lancar

Nico mengatakan pada perayaan Natal dan tahun baru (Nataru) kali ini, wabah pandemi covid-19 masih belum usai. Meskipun angka penularannya mengalami penurunan yang signifikan dan relatif dapat di kendalikan.

Namun di wilayah Jatim masih terdapat beberapa yang masuk level 3 berdasarkan Inmendagri Nomor 67 tahun 2021, diantaranya Kabupaten Situbondo, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Sumenep, Kabupaten, Sampang, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Jember dan Kabupaten Bangkalan.

Wilayah Jatim Level 3 tersebut, lantaran daerah tingkat vaksinasi masih belum mencapai target khususnya bagi kaum lansia. Sebab itu, agar kepala daerah bisa mempercepat cakupan vaksinasi khususnya bagi daerah yang dibawah 60 persen.

Tak hanya itu dengan mulai longgarnya kegiatan PPKM sebagai efek dari diturunkannya level PPKM tersebut, menyebabkan masyarakat kurang memperhatikan lagi protokol kesehatan yang telah di tetapkan.

Baca Juga: Ini Penyebab Ledakan di Markas Brimob Surabaya

"Hal ini terlihat dari banyaknya kerumunan massa di beberapa lokasi Mal, tempat hiburan, dan lokasi publik lainnya, bahkan beberapa lokasi tersebut sudah abai terhadap aplikasi peduli lindungi," jelasnya.

Nico mengkhawatirkan akan menimbulkan kluster - kluster penyebaran covid-19 di ruang publik. Apalagi saat ini telah ditemukan virus varian baru yaitu Omicorn yang berdasarkan laporan dari Kemenkes RI sudah masuk ke wilayah Indonesia.

Untuk mencegah penyebaran virus varian Omicron, kata dia, pemerintah pusat melalui SKB 3 menteri telah mengeluarkan kebijakan peniadaan cuti bersama saat libur Nataru 2021 serta pemberlakuan Inmendagri No 66 tahun 2021 tentang pencegahan dan penanggulangan covid-19 pada saat Nataru 2021.

Baca Juga: Hasil Forensik Ledakan Markas Brimob Surabaya Ditemukan Kandungan Zat Ini

Ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut di keluarkan dengan tujuan untuk membatasi mobilitas masyarakat terutama pada saat libur Natal 2021 dan tahun baru 2022

"Sehingga diharapkan pasca libur Nataru 2021 tidak terjadi ledakan penyebaran covid-19 seperti yang dikhawatirkan oleh para ahli epidemiologi," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi