Selasa, 03 Feb 2026 00:13 WIB

Alun-alun Seluruh Wilayah Jawa Timur Bakal Ditutup saat Malam Tahun Baru

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 19 Des 2021 13:50 WIB
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta. Foto: istimewa
Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta. Foto: istimewa

Surabaya (selalu.id) - Mengantisipasi kerumunan pada malam tahun baru, seluruh alun-alun kabupaten dan kota di wilayah Jawa Timur ditutup. Penutupan direncanakan mulai tanggal 31 Desember 2021 hingga 1 Januari 2022.

"Sudah disampaikan, lokasi wisata dan tempat keramaian, mungkin nanti ditiadakan dan juga alun-alun nanti ditutup tanggal 31 Desember 2021 sampai dengan tanggal 1 Januari 2022," kata Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, Minggu (19/12/2021).

Baca Juga: Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026: Terjunkan 5.020 Personel, Ini yang Disasar

Nico mengatakan pada perayaan Natal dan tahun baru (Nataru) kali ini, wabah pandemi covid-19 masih belum usai. Meskipun angka penularannya mengalami penurunan yang signifikan dan relatif dapat di kendalikan.

Namun di wilayah Jatim masih terdapat beberapa yang masuk level 3 berdasarkan Inmendagri Nomor 67 tahun 2021, diantaranya Kabupaten Situbondo, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Sumenep, Kabupaten, Sampang, Kabupaten Pamekasan, Kabupaten Jember dan Kabupaten Bangkalan.

Wilayah Jatim Level 3 tersebut, lantaran daerah tingkat vaksinasi masih belum mencapai target khususnya bagi kaum lansia. Sebab itu, agar kepala daerah bisa mempercepat cakupan vaksinasi khususnya bagi daerah yang dibawah 60 persen.

Tak hanya itu dengan mulai longgarnya kegiatan PPKM sebagai efek dari diturunkannya level PPKM tersebut, menyebabkan masyarakat kurang memperhatikan lagi protokol kesehatan yang telah di tetapkan.

Baca Juga: Polisi Segera Periksa PPAT hingga Notaris dalam Kasus Pemalsuan Dokumen Nenek Elina

"Hal ini terlihat dari banyaknya kerumunan massa di beberapa lokasi Mal, tempat hiburan, dan lokasi publik lainnya, bahkan beberapa lokasi tersebut sudah abai terhadap aplikasi peduli lindungi," jelasnya.

Nico mengkhawatirkan akan menimbulkan kluster - kluster penyebaran covid-19 di ruang publik. Apalagi saat ini telah ditemukan virus varian baru yaitu Omicorn yang berdasarkan laporan dari Kemenkes RI sudah masuk ke wilayah Indonesia.

Untuk mencegah penyebaran virus varian Omicron, kata dia, pemerintah pusat melalui SKB 3 menteri telah mengeluarkan kebijakan peniadaan cuti bersama saat libur Nataru 2021 serta pemberlakuan Inmendagri No 66 tahun 2021 tentang pencegahan dan penanggulangan covid-19 pada saat Nataru 2021.

Baca Juga: Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Dukung Reformasi Polri

Ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut di keluarkan dengan tujuan untuk membatasi mobilitas masyarakat terutama pada saat libur Natal 2021 dan tahun baru 2022

"Sehingga diharapkan pasca libur Nataru 2021 tidak terjadi ledakan penyebaran covid-19 seperti yang dikhawatirkan oleh para ahli epidemiologi," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Kejadian tersebut berlansung cepat. Dan saat ini satu orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM) dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning.