Selasa, 03 Feb 2026 12:41 WIB

Sepi, Usai Pileg Rapat Paripurna DRPD Surabaya Hanya Dihadiri 10 Anggota

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 21 Mar 2024 10:45 WIB
Foto: Rapat Paripurna DPRD Surabaya
Foto: Rapat Paripurna DPRD Surabaya

selalu.id - Usai pemilihan legislatif (Pileg) Pemilu 2024, rapat Paripurna tampak tak lagi menarik lagi bagi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya.

Hal ini terlihat ketika Rapat Paripurna di Kantor DPRD Surabaya, pada Rabu (20/03/2024) kemarin, yang hanya dihadiri segelintir dewan.

Baca Juga: Atap Kelas SMPN 60 Surabaya Ambruk, DPRD Desak Evaluasi Total Bangunan Sekolah

Menanggapi itu, Pimpinan Rapat Paripurna, Reni Astuti menyampaikan bahwa rapat paripurna tersebut telah mencapai quorum, menurut absen daftar hadir anggota dewan. Bahkan, ia sempat mengajak anggota dewan yang lain untuk mengikuti Rapat Paripurna.

"Ya kalau itu, sebenarnya beragam. Teman-teman sebenarnya tadi ada, secara quorumnya tadi terpenuhi. Mungkin ada yang dimana, dimana. Tapi ini kita udah (mengajak) ke temen-temen juga, ayo-ayo. Guyonan saya itu kan kadang 'kursi iki angel lo anu ne ngolehine' (kursi ini sulit lo mendapatkannya)," kata Reni.

Diketahui Rapat Paripurna yang dihadiri oleh Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji itu mengundang Pimpinan dan Para Anggota DPRD Kota Surabaya, dengan nomor surat 000.1.5/1595/436.5./2024 di tanda tangani Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono ini bersifat penting.

Dengan agenda Penyampaian Penjelasan Walikota Surabaya atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Surabaya Tahun Anggaran 2023.

Agenda kedua, pembacaan jawaban pengusul atas pandangan Fraksi terhadap Usul Prakarsa dan ketiga ada agenda penetapan rancangan keputusan DPRD Kota Surabaya tentang:

Dalam pantauan Selalu.id, kemarin, di dalam Ruang Rapat Utama lantai 3 Gedung DPRD Kota Surabaya ini, hanya diikuti sepuluh anggota dewan dan dua pimpinan dewan, diantaranya:
1. Pimpinan Rapat Paripurna, Reni Astuti (PKS)
2. Wakil pimpinan Rapat Paripurna, Adi Sutarwijono (PDI Perjuangan)
3. Siswo Cahyo Utomo (PKS)
4. Lembah Setyowati (Golkar)
5. Luthfiyah (Gerindra)
6. Ahmad Suyanto (PKS)
7. Syaiful Bahri (Nasdem)
8. Budi Leksono (PDI Perjuangan)
9. Juliana Evawati (PAN)
10. Norma Yunita (PDI Perjuangan)
11. dr. Zuhrotul Mar'ah (PAN)
12. Airlangga Justitia (Demokrat)

Baca Juga: Rapor Merah Dari DPRD Surabaya untuk Setahun Kepemimpinan Eri-Armuji

Editor : Ading
Berita Terbaru

Diduga Ada Penyimpangan Pengadaan Laptop untuk Pesantren, Tiga Unsur Jawa Timur Disorot

Aliansi Gempar menegaskan sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan Inspektorat Jatim, untuk segera ditindaklanjuti.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Libra Mulai Temukan Kebahagiaan, Pisces Akhirnya Keluar dari Zona Nyaman

Lalu, bagaimana ramalan zodiak kalian? Berikut ramalan zodiak hari ini, dibahas lengkap.

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya, Nanang Sigit selaku SMC mengatakan, korban ditemukan berjarak sekitar 1 mil laut dari titik awal kejadian.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.