• Loadingselalu.id
  • Loading

Minggu, 19 Mei 2024 00:31 WIB

Sepi, Usai Pileg Rapat Paripurna DRPD Surabaya Hanya Dihadiri 10 Anggota

Foto: Rapat Paripurna DPRD Surabaya

Foto: Rapat Paripurna DPRD Surabaya

selalu.id - Usai pemilihan legislatif (Pileg) Pemilu 2024, rapat Paripurna tampak tak lagi menarik lagi bagi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya.

Hal ini terlihat ketika Rapat Paripurna di Kantor DPRD Surabaya, pada Rabu (20/03/2024) kemarin, yang hanya dihadiri segelintir dewan.

Baca Juga: Arif Fathoni, Antara Dampingi dan Saingi Eri Cahyadi di Pilwali Surabaya

Menanggapi itu, Pimpinan Rapat Paripurna, Reni Astuti menyampaikan bahwa rapat paripurna tersebut telah mencapai quorum, menurut absen daftar hadir anggota dewan. Bahkan, ia sempat mengajak anggota dewan yang lain untuk mengikuti Rapat Paripurna.

"Ya kalau itu, sebenarnya beragam. Teman-teman sebenarnya tadi ada, secara quorumnya tadi terpenuhi. Mungkin ada yang dimana, dimana. Tapi ini kita udah (mengajak) ke temen-temen juga, ayo-ayo. Guyonan saya itu kan kadang 'kursi iki angel lo anu ne ngolehine' (kursi ini sulit lo mendapatkannya)," kata Reni.

Diketahui Rapat Paripurna yang dihadiri oleh Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji itu mengundang Pimpinan dan Para Anggota DPRD Kota Surabaya, dengan nomor surat 000.1.5/1595/436.5./2024 di tanda tangani Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono ini bersifat penting.

Dengan agenda Penyampaian Penjelasan Walikota Surabaya atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Surabaya Tahun Anggaran 2023.

Agenda kedua, pembacaan jawaban pengusul atas pandangan Fraksi terhadap Usul Prakarsa dan ketiga ada agenda penetapan rancangan keputusan DPRD Kota Surabaya tentang:

Dalam pantauan Selalu.id, kemarin, di dalam Ruang Rapat Utama lantai 3 Gedung DPRD Kota Surabaya ini, hanya diikuti sepuluh anggota dewan dan dua pimpinan dewan, diantaranya:
1. Pimpinan Rapat Paripurna, Reni Astuti (PKS)
2. Wakil pimpinan Rapat Paripurna, Adi Sutarwijono (PDI Perjuangan)
3. Siswo Cahyo Utomo (PKS)
4. Lembah Setyowati (Golkar)
5. Luthfiyah (Gerindra)
6. Ahmad Suyanto (PKS)
7. Syaiful Bahri (Nasdem)
8. Budi Leksono (PDI Perjuangan)
9. Juliana Evawati (PAN)
10. Norma Yunita (PDI Perjuangan)
11. dr. Zuhrotul Mar'ah (PAN)
12. Airlangga Justitia (Demokrat)

Baca Juga: DPRD Surabaya Minta Pemkot Percepat Pengentasan Kemiskinan

Editor : Ading