Selasa, 03 Feb 2026 00:12 WIB

Muncul Baliho Eri Cahyadi Jelang Pilwali, Pengamat: Pesan untuk Partai

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 17 Mar 2024 16:22 WIB
Baliho bergambar Eri Cahyadi di Jalan A Yani Surabaya
Baliho bergambar Eri Cahyadi di Jalan A Yani Surabaya

selalu.id - Jelang Pemilihan Kepala Daerah Serentak pada November 2024 mendatang, baliho bergambar Eri Cahyadi mulai bermunculan di Surabaya.

Pantauan selalu.id, di sekitar jalan Ahmad Yani, tampak sebuah baliho terpasang di pinggir Jalan bergambar Eri Cahyadi dengan berpakaian putih dan mengenakan peci hitam baliho tersebut bertuliskan ‘2024 manut cak Eri’.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Baliho itu terkesan dipasang oleh penggemar Eri Cahyadi yang mendukungnya kembali untuk maju di Pilwali Surabaya 2024.

"Lanjutkan Kebaikan, perbaiki yang kurang #RelawanEriCahyadi," tulisan dalam baliho tersebut.

Pengamat Politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam menyebut munculnya baliho tersebut merupakan cara relawan untuk memberikan dukungan kepada Eri agar maju lagi.

"Aksi relawan memasang baliho itu bagian dari cara menguatkan dukungan untuk mas Eri di Pilwali nanti," kata Surokim, saat dihubungi selalu.id.

Surokim menilai baliho yang dipasang tersebut sebagai bentuk pesan terhadap para Partai Politik bahwa Eri Cahyadi lanjut kembali periode dua dalam Pilihan Wali Kota Surabaya 2024-2029 mendatang.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

"Sekaligus mengirim pesan untuk partai-partai bahwa mas Eri siap untuk melanjutkan kepemimpinan di Surabaya," terangnya.

Menurutnya, sosok Eri Cahyadi masih cukup kuat untuk dicalonkan lagi meski dengan situasi politik PDIP yang berbeda Pascapilpres.

"Ya sejauh ini incumbent masih cukup kuat, tp bukan berarti tidak bisa dikalahkan. Masih terbuka peluang paslon lain untuk bisa kompetitif asal punya rekam jejak yang baik dan meyakinkan," tegasnya.

Golkar Surabaya sendiri telah menyatakan dukungannya kepada Eri Cahyadi untuk maju Pilwali nanti. Surokim menilai bahwa memang partai berlambang pohon beringin itu sudah harmonis terhadap kepimpinan Eri Cahyadi selamai ini.

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

"Ya selama ini relasi partai Golkar Surabaya dan mas Eri cukup harmonis, jadi wajar kalau memilih yang sudah sefrekuensi. Namun, itu kan aspirasi di tingkat lokal sebagai aspirasi arus bawah," jelasnya.

Namun, Surokim menambahkan Golkar Surabaya harus menunggu PDI-Perjuangan yang merupakan partai Eri Cahayadi jika ingin membuat Koalisi besar.

"Jika ada kehendak mengusung koalisi besar mereka tetap harus menunggu PDIP karena posisi PDIP tetap sentral dalam mengusung mas Eri Cahyadi,'pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.