Kamis, 23 Jul 2026 11:52 WIB

Muncul Baliho Eri Cahyadi Jelang Pilwali, Pengamat: Pesan untuk Partai

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 17 Mar 2024 16:22 WIB
Baliho bergambar Eri Cahyadi di Jalan A Yani Surabaya
Baliho bergambar Eri Cahyadi di Jalan A Yani Surabaya

selalu.id - Jelang Pemilihan Kepala Daerah Serentak pada November 2024 mendatang, baliho bergambar Eri Cahyadi mulai bermunculan di Surabaya.

Pantauan selalu.id, di sekitar jalan Ahmad Yani, tampak sebuah baliho terpasang di pinggir Jalan bergambar Eri Cahyadi dengan berpakaian putih dan mengenakan peci hitam baliho tersebut bertuliskan ‘2024 manut cak Eri’.

Baca Juga: Diperiksa Bapenda Surabaya soal Kepatuhan Pajak PBJT, Manajemen RM Ayam Goreng Ny Suharti Bungkam

Baliho itu terkesan dipasang oleh penggemar Eri Cahyadi yang mendukungnya kembali untuk maju di Pilwali Surabaya 2024.

"Lanjutkan Kebaikan, perbaiki yang kurang #RelawanEriCahyadi," tulisan dalam baliho tersebut.

Pengamat Politik Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam menyebut munculnya baliho tersebut merupakan cara relawan untuk memberikan dukungan kepada Eri agar maju lagi.

"Aksi relawan memasang baliho itu bagian dari cara menguatkan dukungan untuk mas Eri di Pilwali nanti," kata Surokim, saat dihubungi selalu.id.

Surokim menilai baliho yang dipasang tersebut sebagai bentuk pesan terhadap para Partai Politik bahwa Eri Cahyadi lanjut kembali periode dua dalam Pilihan Wali Kota Surabaya 2024-2029 mendatang.

Baca Juga: 75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

"Sekaligus mengirim pesan untuk partai-partai bahwa mas Eri siap untuk melanjutkan kepemimpinan di Surabaya," terangnya.

Menurutnya, sosok Eri Cahyadi masih cukup kuat untuk dicalonkan lagi meski dengan situasi politik PDIP yang berbeda Pascapilpres.

"Ya sejauh ini incumbent masih cukup kuat, tp bukan berarti tidak bisa dikalahkan. Masih terbuka peluang paslon lain untuk bisa kompetitif asal punya rekam jejak yang baik dan meyakinkan," tegasnya.

Golkar Surabaya sendiri telah menyatakan dukungannya kepada Eri Cahyadi untuk maju Pilwali nanti. Surokim menilai bahwa memang partai berlambang pohon beringin itu sudah harmonis terhadap kepimpinan Eri Cahyadi selamai ini.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

"Ya selama ini relasi partai Golkar Surabaya dan mas Eri cukup harmonis, jadi wajar kalau memilih yang sudah sefrekuensi. Namun, itu kan aspirasi di tingkat lokal sebagai aspirasi arus bawah," jelasnya.

Namun, Surokim menambahkan Golkar Surabaya harus menunggu PDI-Perjuangan yang merupakan partai Eri Cahayadi jika ingin membuat Koalisi besar.

"Jika ada kehendak mengusung koalisi besar mereka tetap harus menunggu PDIP karena posisi PDIP tetap sentral dalam mengusung mas Eri Cahyadi,'pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Ada yang Tidak Konsisten, Tapi Keberuntungan juga Datang

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini keberuntungan juga datang.

Langkah Nyata Pemkab Jember dalam Hadirkan Layanan Gratis dan Sejahterakan Guru Ngaji

Pemkab Jember berharap informasi mengenai layanan administrasi, kesehatan, pendidikan, hingga program kesejahteraan dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.